Timnas Spanyol Mengejutkan dengan Lini Serang 20-an

Timnas Spanyol Mengejutkan dengan Lini Serang 20-an

Gila Bola – Timnas Spanyol asuhan Luis Suarez tampil mengejutkan dengan barisan lini serang yang rata-rata berusia 20 tahun usai mereka menang 1-0 atas Swiss, Minggu (11/10) WIB.

Sepak bola modern saat ini benar-benar telah berubah. Pemainan tiki-taka Spanyol memang tandai sebuah era (sulit bagi siapapun untuk merangkaikan Euro – Piala Dunia – Euro – Euro lagi), tapi itu terjadi sudah lama sekali. Demikian diungkapkan AS.

Ini menjadi bukti dari kegagalan terakhir yang dialami La Roja di Piala Dunia maupun Piala Eropa, dan itulah bagaimana Enrique memahaminya. Dalam pertandingan melawan Swiss, revolusi radikal telah diterapkan di skuad La Roja, di mana pelatih 50 tahun tersebut turunkan barisan lini serang yang rata-rata berusia 20 tahunan. Yakni, Mikel Oyarzabal (23 tahun), Ansu Fati (17 tahun) dan Ferran Torres (20 tahun).

Kini, sentuhan itu dibarengi dengan tekanan tinggi dan intensitas yang sempat hilang dalam waktu yang cukup lama. Evolusi gaya lebih baik dibandingkan demarkasi ekstrim lainnya, yang terletak dalam diri pemain seperti Torres, Ansu dan Adama Traore.

Berita Bola Terbaru:
Juventus Bakal Sulit Juara Dilatih Andrea Pirlo
Frenkie de Jong Dikritik Koeman, Begini Responnya
Beraninya Cavani, Baru 5 Hari Sudah Nasihati Pemain Manchester United
Liverpool Lega, Thiago Keluar dari Isolasi Jelang Bertemu Everton

Ketiga pemain sepak bola dengan bakat berlimpah, berani berhadapan langsung dengan pemain lawan dan tampil menekan. Ketiga banyak mendorong tim, karena sentuhan yang mereka lakukan di lapangan juga menjadi ciri khas, yang tak pernah pudar, di samping lihai dalam mencuri bola dan berlari. Dan, jika ketiganya tengah berada di area lawan, mereka malah bisa tampil lebih baik.

Baca:  Berdasarkan trofi tersebut, inilah starting XI terbaik untuk tim Ballon d'Or Dream

Perubahan itupun membuahkan kemenangan 1-0 atas Swiss. Ketiga penyerang muda itu terus menekan area lawan, dengan Mikel Merino (23 tahun) ikut mendampingi, dan Dani Olmo (22 tahun), yang juga ada di antara mereka. Perubahan yang dilakukan dan bermainnya banyak pemain muda, telah menyegarkan dan mengubah gaya permainan Timnas Spanyol.

Sepak bola tanpa penonton memang telah kehilangan esensinya, walau tak adanya hiruk-pikuk suporter ikut memberi sedikit kebaikan pada tim yang bertanding. Di antaranya, para pemain bisa dengarkan arahan Luis Enrique yang tanpa lelah terus mengarahkan gerakan Ansu dan Ferran yang harus tampil menekan di lapangan.

Dan, ini menjadi musim pertama untuk mulai percaya bahwa para pemain dan pelatih punya satu tujuan. Enrique dihujani banyak pujian, sementara semua pemain terlihat terus berlari – tak peduli striker atau bek, dan mereka semua berusaha mencuri bola.

Saat seorang pesepak bola berupaya memanfaatkan momentum untuk mencuri bola sebaik dan sebanyak mereka bisa mencetak gol, tentunya hal itu akan berikan hasil. Kini, hal itupun tengah terjadi di La Furia Roja saat ini.

Sumber: Timnas Spanyol Mengejutkan dengan Lini Serang 20-an
Berita Bola
Video Berita Bola
Video Cerita Bola