Tag: Sederet

Sederet rekor Man Utd usai menyingkirkan Roma di Liga Europa, Agregat 8-5

Sederet rekor Man Utd usai menyingkirkan Roma di Liga Europa, Agregat 8-5

Bola Gila – Manchester United mencetak sejumlah rekor ketika mereka akhirnya mencapai final pertama mereka di bawah Ole Gunnar Solskjaer, setelah menyingkirkan AS Roma di semifinal Liga Europa.

Manchester United berhak menggelar tiket ke Stadion Miejski, Gdańsk, Polandia meski kalah 3-2 dari AS Roma pada leg kedua semifinal di Olimpico, Jumat (7/5) dini hari WIB, karena masih unggul. dengan skor agregat 8-5.

Sebelumnya di leg pertama di Old Trafford, Setan Merah berhasil menang dengan skor telak 6-2, kemenangan besar yang terbukti menjadi faktor krusial dalam kepindahan mereka ke final pertama mereka di bawah asuhan manajer Ole Gunnar Solskjaer sejak 2018.

Bagi Manchester United, ini adalah kedelapan kalinya mereka mencapai puncak kompetisi klub besar Eropa, dengan Liverpool satu-satunya tim Inggris yang mencapai lebih banyak final dengan 14 kemenangan.

Sementara itu, skor agregat 8-5 Manchester United untuk Roma menghasilkan total 13 gol dalam dua pertandingan, penghitungan tertinggi kedua di dua leg semifinal kompetisi besar UEFA (Europa League atau Champions). League), di belakang skor agregat 12-4 Rangers Eintracht Frankfurt di kompetisi besar. Klub-klub Eropa pada musim 1959-60.

Rekor 13 gol itu menyamai jumlah 13 gol yang melibatkan Liverpool 7-6 AS Roma pada pertemuan semifinal Liga Champions 2018, ketika Orang Komunis menang 5-2 di Anfield sebelum kalah 4-2 di Olimpico.

Manchester United juga menjadi tim kedua dalam sejarah Piala UEFA atau Liga Europa yang mencetak 8+ gol di kedua leg semifinal, setelah Alavés mencetak 9 gol melawan FC Kaiserslautern pada 2000-01.

Manajer Ole Gunnar Solskjaer juga mencetak rekor, dengan dia menjadi orang pertama yang mencapai final kompetisi klub besar Eropa sebagai pemain dan manajer Manchester United, setelah memimpin timnya untuk memenangkan Liga Champions pada tahun 1999.

sumber: Sederet rekor Man Utd setelah menyingkirkan Roma di Liga Europa, Agregat 8-5

Phil Foden, Callum Hudson-Odoi dan Sederet Anak Gawang yang Jadi Pesepak Bola Papan Atas

Phil Foden, Callum Hudson-Odoi dan Sederet Anak Gawang yang Jadi Pesepak Bola Papan Atas

Gilabola.com – Sebagian anak pastinya bermimpi untuk menonton pertandingan sedekat mungkin, dan hanya berjarak beberapa meter saja dari pemain pujaan mereka di lapangan.

Jadi, pastinya, anak-anak ini senang menjadi ball boys untuk klub-klub lokal mereka dan menjadi saksi dari hebatnya penampilan pahlawan mereka dari jarak dekat. Namun, lebih baik tentunya menjadi bintang di lapangan, yang akhirnya diwujudkan para mantan anak gawang ini. Berikut ini mantan ball boy yang kini jadi andalan klub mereka di banyak pertandingan, seperti dilansir The Sun:

Phil Foden

Saat Stevan Jovetic rayakan golnya di laga Manchester City melawan Swansea, seorang anak duduk di pinggir lapangan sembari menyaksikan atraksi pemain asal Montenegro tersebut.

Belum lama ini, Foden membagikan foto dirinya di media sosial, saat ia tengah duduk mengamati Jovetic yang disandingkan dengan foto aksinya mencetak gol ke gawang Liverpool.  “Bagaimana ini semua dimulai, beginilah perkembangannya,” demikian caption foto tersebut.

Callum Hudson-Odoi

Suatu kali seorang anak gawang menjadi bintang dalam sebuah pertandingan. Itu terjadi pada Hudson-Odoi, saat ia masih berusia 13 tahun, ketika Samuel Eto’o mencetak gol ketiga dalam hattrick-nya ke gawang Manchester United di tahun 2014.

Bintang Chelsea asal Kamerun tersebut merayakan keberhasilannya tersebut bersama Hudson-Odoi yang terduduk di pinggir lapangan, dan mereka terlihat saling berpegangan tangan sembari tersenyum.

Bernardo Silva

Sebelum dia menjadi bintang Manchester City, pemain internasional Portugal itu memiliki darah Benfica. Dia lulus dari akademi mereka yang terkenal, di mana Ederson dan Renato Sanches bermain di waktu yang sama.

Sebelum itu, tepatnya di tahun 2008, Silva juga berpengalaman sebagai seorang anak gawang di sebuah pertandingan Liga Europa saat Benfica bertanding melawan Napoli.

Donny van De Beek

Di Ajax, menjadi seorang ball boy adalah bagian dari progres kelulusan dan dirancang untuk mengajari seorang pemain sepak bola rasa tanggung jawab.

‘Profesi’ itupun pernah dilakoni Van de Beek, dan ia senang bisa membagikan foto-foto masa lalunya itu di media sosial. Salah satunya, foto ketika ia dengan gembira berfoto dengan bintang Ajax – ketika itu, Luiz Suarez.

Matthijs de Ligt

Seperti halnya Van de Beek, De Ligt juga mengembangkan karirnya di Ajax hingga sekarang menjadi bintang di Juventus.

Dia juga sempat berfoto dengan Luis Suarez jelang sebuah pertandingan yang akan digelar Ajax. Kini, keduanya bahkan bisa bertarung satu sama lain di Liga Champions musim ini.

Brahim Diaz

Penyerang Real Madrid itu sebelumnya merupakan seorang anak gawang di Malaga pada tahun 2012, di mana dia biasa menyaksikan Santi Cazorla dan Isco melakukan selebrasi gol dari pinggir lapangan.

Tujuh tahun kemudian, Diaz gabung Real Madrid, lalu bermain bersama pesepak bola yang pernah dia saksikan tampil gemilang di Costa del Sol.

Diaz bahkan menjadi pemberi assist untuk pemain internasional Spanyol itu, saat ia mencetak gol di laga melawan Huesca. Isco pun dengan senang hati membagikan foto kepada followers-nya dan memberinya judul, ‘kamu membuat saya menjadi tua’.