Tag: Musuh

Belanda vs Spanyol: Teman Lama di Barcelona, Musuh di Tim Nasional

Belanda vs Spanyol: Teman Lama di Barcelona, Musuh di Tim Nasional

Gila Bola – Belanda vs Spanyol yang akan digelar di Amsterdam ArenA pada Kamis (12/11) dinihari WIB, akan mempertemukan dua sahabat lama yang akan menjadi musuh di bench masing-masing.

Keduanya, Frank de Boer dan Luis Enrique, pernah bersama-sama selama empat setengah musim sebagai pemain Barca. Saat sudah menjadi pelatih, keduanya pernah pernah pada tahun 2014, dengan hasil imbang yang sangat menguntungkan bagi pihak Spanyol.

Dini hari nanti, Enrique dan De Boer akan kembali saling bertarung, sesuatu yang tak pernah terlintas dalam pikiran mereka di tahun 1999 hingga 2003. Selama empat setengah musim bersama-sama membela Camp Nou, mantan pemain bertahan asal Belanda itu kebetulan bersahabat dengan Enrique.

Mereka sudah jalani 121 pertandingan bersama-sama dan membawa raksasa Catalan itu menjadi juara liga di tahun 1999, dan dalam satu tahapan yang paling mengejutkan bagi Blaugrana.

Berita Bola Terbaru:
Liverpool Tak Jelas, Wijnaldum Bungkam Soal Kontrak Barunya
Update Berita 11/11/2020: Alasan Ronaldo Dicintai, Trisula Atletico Madrid, Jude Bellingham Termuda, Keuangan Barca Gawat!
Belanda vs Spanyol: Teman Lama di Barcelona, Musuh di Tim Nasional
Luke Shaw Absen Enam Pekan Bela Man United, Berkah Bagi Alex Telles!

Keduanya kemudian sama-sama menjadi pelatih 10 tahun kemudian, dan sama-sama mengukir kesuksesan. Sebelum pertemuan Belanda vs Spanyol dini hari nanti, mereka baru bertemu satu kali, di tahun 2014, saat Ajax dan Barca bertemu di fase grup Liga Champions.

Dominasi Luis Enrique sangat besar, hingga akhirnya Barca menang agregat 5-1 (hasil dari kemenangan kandang 3-1 dan tandang 0-2), namun kedua mantan pemain yang saling bersahabat itu saling memuji.

“Luis dan saya punya hubungan yang luar biasa baik, baik di dalam lapangan maupun di luar lapangan,” tandas De Boer saat itu, seperti dilansir AS.

“Dia wakil kapten tim, serta punya mentalitas juara dan pejuang. Dia seorang pemain sepak bola profesional yang patut diteladani,” demikian komentar Enrique mengenai De Boer ketika itu.

Satu tahun setengah kemudian, tepatnya pada musim panas 2015, kelanjutan karir Luis Enrique di Camp Nou dipertanyakan, sementara nama Frank de Boer melejit di media massa. Berikutnya, lima tahun kemudian, tepatnya Kamis (12/11) dini hari nanti, kedua sosok pelatih papan atas inipun akan bertemu kembali saat Belanda vs Spanyol digelar di Amsterdam.

Kedua tim akan bertemu dalam sebuah laga persahabatan, sebelum mereka lakoni dua pertandingan UEFA Nations Legue di jeda bulan ini. Timnas Spanyol dijadwalkan akan berlaga di kandang Swiss pada Minggu (15/11), yang kemudian akan dilanjutkan dengan laga terakhir di fase grup melawan Jerman yang akan digelar di Sevilla tiga hari berikutnya.

Sedangkan Belanda, setelah menjamu Spanyol di laga persahabatan tengah pekan ini, akan langsung menjamu Timnas Bosnia di laga UEFA Nations League pada Senin (16/11), yang dilanjutkan dengan laga terakhir fase grup di ajang itu melawan Polandia tengah pekan depan.

Sumber: Belanda vs Spanyol: Teman Lama di Barcelona, Musuh di Tim Nasional
Berita Bola
Video Berita Bola
Video Cerita Bola

Musuh Neymar Terima Ancaman Mati, Usai Nomor Telepon Tersebar

Musuh Neymar Terima Ancaman Mati, Usai Nomor Telepon Tersebar

Gila Bola – Alvaro Gonzalez, pemain Marseille yang kepalanya ingin ditendang dan diinjak-injak oleh bintang PSG Neymar, menerima ancaman pembunuhan secara masif setelah nomor teleponnya tersebar di media sosial.

Kedua pemain ini terlibat dalam pertikaian usai perkelahian massal yang melibatkan beberapa pemain PSG dan Marseille dalam Le Classique di ajang Liga Perancis, Senin (14/9) dinihari. Laporan terkini menyebutkan, bek Spanyol itu telah menerima ancaman pembunuhan usai nomor teleponnya tersebar di media sosial.

Duel Le Classique di pekan ke-3 Ligua 1 berlangsung ricuh saat wasit Jerome Brisard dipaksa mengeluarkan hingga 14 kartu kuning dan 5 kartu merah untuk para pemain Paris Saint-Germain dan Marseille, menyusul perkelahian massal kedua kubu pada masa injury time pertandingan Liga Perancis itu, Senin (14/9).

Dalam laga yang akhirnya dimenangkan tim tamu lewat gol tunggal Florian Thauvin itu, Neymar termasuk di antara pemain yang diusir oleh wasit usai terlibat konflik fisik dengan Alvaro Gonzalez pada masa injury time itu. Namun saat pengusiran itu, mantan bintang Barcelona itu mengaku menerima ejekan rasis dari bek 30 tahun tersebut, dengan sang bintang Brasil mengatakan, “Sekarang saya ingin melihat rekaman kata-kata rasis saat dia memanggil saya ‘monyet’. Saya mau lihat!”

Berita Bola Terbaru:
Update Berita 15/9: Neymar Terancam Skorsing, Chelsea Lumat Brighton, Hasil DFB Pokal
Gara-gara Messi, 12 Pemain Barcelona Masuk Daftar Jual!
Duo Arsenal Rayu Eks Chelsea Untuk Bergabung
Premier League Baru Pekan Pertama, Sudah Empat Kasus Positif Covid-19

Alvaro Gonzalez kemudian membantahnya dan menyangkal tuduhan itu via akun Twitter miliknya, dengan pihak Paris Saint-Germain lantas memberikan dukungan pada Neymar dan menuntut dilakukannya penyelidikan oleh otoritas Ligue 1 untuk mencari kebenaran atas kasus ini.

Kini Marseille ikut turun tangan membela pemain mereka, mengatakan bahwa mantan pemain Espanyol tersebut kini menerima ancaman pembunuhan akibat nomor teleponnya tersebar pada media sosial di Brasil.

“Olympique de Marseille bangga dengan kemenangan kompetitif kemarin atas Paris Saint-Germain. Kemenangan ini, didapatkan dengan cara yang adil, dimainkan di lapangan berkat komitmen dan dedikasi para pemain kami, yang mampu memahami dan memainkan strategi dan rencana permainan yang tepat.”

“Alvaro Gonzalez tidak rasis, seperti yang dia tunjukkan melalui perilaku sehari-harinya sejak bergabung dengan klub, dan juga seperti yang telah dikonfirmasi oleh rekan satu timnya. Klub tetap tunduk pada komite disiplin dan bekerja sama sepenuhnya dalam penyelidikan atas kasus ini, yang terjadi selama pertandingan, ataupun 24 jam berikutnya.”

“Kontroversi ini serius dan telah menghasilkan konsekuensi serius. Klub mengutuk penyebaran nomor telepon pribadi Alvaro Gonzalez dan kerabatnya di media sosial Brasil dalam semalam, sehingga menimbulkan pelecehan terus menerus kepada pemain kami – termasuk ancaman pembunuhan.”

“Olympique de Marseille adalah simbol anti-rasisme dalam olahraga profesional Prancis, mengingat sejarahnya dan [mewakili] kota Marseille, yang kebhinekaannya berdiri kokoh dalam perjuangan tanpa henti melawan rasisme. Para pemain mendemonstrasikan hal ini dalam komitmen sehari-hari mereka di atas lapangan.”

Jika terbukti memukul bagian belakang kepala Alvaro Gonzalez maka menurut aturan Liga Perancis, Neymar bisa dihukum larangan turun bertanding sampai enam laga ke depan. Namun sebaliknya, jika Gonzalez terbukti melontarkan kata-kata “monyet” maka bek Marseille itu bisa kena skorsing sampai 10 pertandingan.

Sumber: Musuh Neymar Terima Ancaman Mati, Usai Nomor Telepon Tersebar
Berita Bola
Video Berita Bola
Video Cerita Bola