Tag: Gareth

Lihat Gareth Bale Menjadi Pahlawan, Sikut Kepala Ondrej Kudel, Revenge Glen Kamara

Lihat Gareth Bale Menjadi Pahlawan, Sikut Kepala Ondrej Kudel, Revenge Glen Kamara

Bola Gila – Gareth Bale dan para pemain Welsh bermain melawan Republik Ceko di kualifikasi Piala Dunia tadi malam dalam sebuah misi. Mungkin dua. Tapi yang utama adalah membalas dendam pada Glen Kamara. Siapa? Siapa? Apa yang salah?

Adegan di bawah ini terjadi hanya beberapa menit sebelum laga Wales vs Ceko pada Rabu 31 Maret 2021 berakhir, dengan skor terjaga 1-0 dari sundulan pemain Manchester United Daniel James pada menit ke-81. mengamati siapa pemain di belakangnya sebelum melompat dan melepaskan siku yang keras ke wajah Odrej Kudela. Buruk!

Pemain Ceko itu tidak bisa melanjutkan permainan dan harus digantikan oleh Antonin Barak. Dengan Odrej Kudela jatuh, dua misi berhasil diselesaikan. Wales meraih tiga poin atas Ceko dan balas dendam atas nama Glen Kamara pun usai.

Jika masih ingat kejadian beberapa pekan lalu, tepatnya 19 Maret 2021, saat Kudela yang kala itu bermain sebagai Slavia Praha membisikkan ejekan rasis ke telinga pemain Rangers usai laga Liga Europa menang dengan agregat. skor 1-3. UEFA tidak mengambil tindakan apapun atas ejekan "bangsawan monyet **" di telinga Glen Kamara sehingga penerapan keadilan kemudian dilakukan oleh Gareth Bale dan kawan-kawan dari timnas Wales. Anda bisa melihat pukulan striker Real Madrid itu di depan pemain Slavia Praha itu.

Kemenangan 1-0 ini adalah Dragons & # 39; kemenangan pertama saat jeda internasional pada Maret 2021, setelah mereka menderita kekalahan 3-1 di tangan Belgia pada 24 Maret 2021.

Hasil tiga poin atas Ceko membuat Wales menempati posisi ketiga klasemen Grup E zona Eropa, satu poin dan satu posisi di belakang Ceko yang menempati posisi kedua dengan hasil satu kemenangan, satu seri dan satu kekalahan.

Jika Kudela ingin kembali ke pemain pinjaman Real Madrid di Tottenham maka dia harus menunggu hingga 8 Oktober 2021 ketika skuad Ceko menjamu Wales.

Hasil Piala FA tadi malam: Gareth Bale mencetak gol tetapi Tottenham menang keras di Wycombe

Hasil Piala FA tadi malam: Gareth Bale mencetak gol tetapi Tottenham menang keras di Wycombe

Bola Gila – Foto tersebut memperlihatkan Gareth Bale mencetak gol untuk Tottenham Hotspur pada pertandingan putaran keempat Piala FA di Wycombe Wanderers, Selasa pagi (26/1). Tapi tim Jose Mourinho membutuhkan gol telat untuk memastikan mereka maju melawan Everton di putaran kelima kompetisi.

Tottenham Hotspur tertinggal lebih dulu melalui menit ke-25 Fred Onyedinma sebelum Gareth Bale menyamakan kedudukan di detik-detik terakhir babak pertama ketika Lucas Moura mengirimkan umpan silang rendah ke gawang. Menunggu beberapa saat untuk mencegah dirinya dari offside, Bale kemudian menyambar bola lambung dengan kaki kirinya dan mencetak gol penyeimbang.

Spurs tampak perkasa dengan bola mendominasi 73 persen, terutama di babak kedua saat mereka membanjiri pertahanan Wycombe dengan serangan demi serangan, namun pemenang yang ditunggu-tunggu tak kunjung tiba. Hingga 10 menit jelang akhir pertandingan terdapat 19 peluang dan lima tembakan tepat sasaran, namun gol lanjutan belum juga datang sejak gol Gareth Bale di masa injury time babak pertama. Tim yang mendekam di dasar klasemen Championship atau divisi dua Liga Inggris itu berhasil meredam serangan anak buah Jose Mourinho.

Berita terbaru:
Sisi Gelap Lain Antonio Rudiger: Pemain Muda Bully, Membawa Kapten Chelsea ke Pertarungan Tinju
Barcelona sekarang bisa mulai menang tanpa Lionel Messi
Zidane tidak cocok digantikan oleh pelatih River Plate
Berduri Dalam Daging, Ini Dua Pengkhianat Chelsea Keluhkan Pemecatan Lampard

Tottenham Dipaksa Menurunkan Harry Kane dan Son Heung-min

Manajer asal Portugal yang telah menyelamatkan Harry Kane dan Son Heung-min pada laga bigmatch melawan Liverpool di Premier League pada Jumat (29/1) itu terpaksa bermain keduanya masing-masing pada menit 58 dan 68, selain Tanguy Ndombele di menit yang sama. dengan Son. Sebelumnya pada awal babak kedua Mourinho memasukkan juara tanpa rasa sakitnya, Pierre-Emile Hoejbjerg, tetapi tidak dapat mengubah skor.

Empat pemain Spurs yang ditarik secara berurutan menurut menit adalah Japhet Tanganga, Carlos Vinicius dan Erik Lamela dan Lucas Moura. Yang terakhir adalah pemberi assist untuk gol Bale. Sementara itu, hanya berselang beberapa menit masuk, Son Heung-min nyaris saja mencetak gol. Serangannya di menit ke-73 melebar di tiang jauh.

Wycombe Wanderers tak keberatan bertahan sampai mati demi masuk ke perpanjangan waktu 2 × 15 menit bahkan hingga ke babak adu penalti. Sejak sekitar 65 menit, hampir tidak mungkin bagi para pemain tuan rumah untuk meninggalkan area mereka sendiri. Pasukan Gareth Ainsworth berada di posisi terbawah klasemen Championship dan akan berusaha semaksimal mungkin untuk mengecewakan Tottenham, selain mencari hiburan untuk lolos ke putaran kelima Piala FA.

Di masa lalu Wycombe telah dicap sebagai tim pembunuh raksasa, melaju ke semifinal Piala FA pada 2001, mengalahkan Leicester City dan Wolves, sebelum disingkirkan oleh Liverpool di empat besar. Mereka juga merupakan semifinalis Piala EFL 2007. Jadi Wycombe akan mencoba semua yang mereka bisa untuk mengejutkan sekali lagi.

Namun, dua gol berturut-turut di menit 86 dan 87 melalui Harry Winks dan Tanguy Ndombele memastikan Spurs & # 39; maju ke babak kelima Piala FA. Gol kedua terjadi setelah kiper Ryan Allsop memblok serangan Kane dan bola disumbat oleh Winks dengan tembakan melengkung.

Sementara itu, semenit kemudian Son mengemudi sendirian di depan gawang dan seharusnya mencetak gol atas namanya, tetapi memilih mengoper untuk Ndombele.

Ketika semua orang yakin skor akan berakhir dengan 1-3, Ndombele menambahkan satu gol lagi di menit ketiga masa injury. Skor akhir Wyombe vs Tottenham di babak keempat Piala FA berakhir dengan skor 1-4! Spurs akan menghadapi Everton di babak kelima.

Gareth Bale Dapat Sorotan Usai Laga Royal Antwerp

Gareth Bale Dapat Sorotan Usai Laga Royal Antwerp

Gila Bola – Glenn Hoddle mempertanyakan kebugaran Gareth Bale setelah kemenangan 2-0 di Liga Europa atas Royal Antwerp, Jumat (11/12) dini hari WIB.

Bertanding di Tottenham Hotspur Stadium, dua gol kemenangan tim papan atas Liga Inggris masing-masing dicetak oleh Carlos Vinicius dan Giovani Lo Celso. Dan menariknya, kemenangan itu membuat mereka melaju ke babak 32 besar.

Di sisi lain, pemain internasional Wales dimainkan sebagai starter. Akan tetapi, Gareth Bale di menit ke 58 harus ditarik keluar dan Jose Mourinho memutuskan untuk memainkan Song Heung-min.

Usai jalannya pertandingan, Glenn Hoddle menilai pemain yang dipinjamkan dari Real Madrid itu belum menunjukkan ketajamannya di lini depan. Dia pun berharap pemain yang pernah memenangi 4 trofi Liga Champions itu dapat membuktikan kualitasnya di laga berikutnya.

Berita Bola Terbaru:
Komputer Prediksi Hasil Drawing 16 Besar Liga Champions: Real Madrid, Chelsea, Liverpool, Barcelona, PSG, Juventus
Arsenal Bersemangat Jelang Hadapi Burnley
Barcelona Kembali Tanpa Philippe Coutinho Saat Menjamu Levante
Marcus Rashford Belum Nyerah Raih Trofi

Berbicara kepada awak media, Glenn Hoddle mengatakan Gareth Bale ketika bermain melawan Royal Antwerp belum terlihat tampil oke. Menurutnya, dia masih tampak tidak percaya diri dengan tubuhnya. Bahkan ia merasa kecepatannya masih biasa-biasa saja.

Mantan pemain Tottenham Hotspur itu pun meminta kepada Bale agar lebih tampil agresif lagi dan menunjukkannya kepada Jose Mourinho kalau memang ia layak bermain di tim utama. Selain itu, Hoddle juga menilai digantinya sang pemain di laga kontra Royal Antwerp sangat aneh.

Sementara Gareth Bale tercatat telah bermain dalam 9 pertandingan di semua kompetisi dan sudah mengemas 2 gol.

Sebagai informasi, pertandingan selanjutnya kubu Tottenham Hotspur akan menghadapi Crystal Palace di pekan ke 12 Liga Premier pada Minggu (13/12) malam WIB.

Menarik untuk di tunggu apakah Jose Mourinho akan kembali memberikan kesempatan bagi Gareth Bale sebagai starter atau tidak.

Gareth Southgate Layak Digantikan Arsene Wenger Usai Inggris Kalah dari Denmark

Gareth Southgate Layak Digantikan Arsene Wenger Usai Inggris Kalah dari Denmark

Gila Bola – Gareth Southgate didesak mundur dari Timnas Inggris usai kalah dari Denmark. Arsene Wenger disebut-sebut layak lanjutkan kerja pelatih 50 tahun itu bulan depan.

Suporter Inggris yang saksikan kekalahan 0-1 The Three Lions dari Denmark dari rumah mereka, mendesak Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) untuk datangkan Wenger dan gantikan Southgate dengan mantan pelatih Arsenal itu.

Di laga kontra Denmark yang digelar di Stadion Wembley itu, Inggris harus bermain dengan 10 pemain setelah Harry Maguire dikartu merah di menit 31 usai lakukan pelanggaran terhadap pemain lawan.

Denmark pun memimpin lewat hadiah penalti – usai kekacauan yang dilakukan antara Jordan Pickford dan Kyle Walker, hingga wasit menunjuk titik putih dan sukses dieksekusi Christian Eriksen.

Tim asuhan Gareth Southgate itu cukup kesulitan untuk mengejar ketertinggalan mereka setelah berjuang hanya dengan 10 pemain. Kini, suporter The Three Lions pun dikabarkan kehilangan kesabaran mereka melihat kinerja pelatih dan stafnya, menyusul serangkaian pilihan pemain yang dinilai salah dan penampilan tim yang tak menarik.

Khususnya, keputusan Southgate untuk mainkan hingga TUJUH pemain bertahan di awal laga dalam tiga pertandingan kompetitif terakhir, terbukti tidak populer. Khususnya, terkait kekuatan menyerang Inggris secara mendalam.

Fans mendesak FA segera datangkan Arsene Wenger untuk menjadi pelatih Timnas Inggris, menjelang Piala Eropa 2020 yang akan digelar tahun depan.

“Pecat Southgate dan datangkan Wenger,” demikian desakan frontal salah seorang pecinta The Three Lions di laman media sosial.

“Saya suka banget kalau Gareth Southgate tak lagi menjadi manajer Inggris, Arsene Wenger lebih layak mengisi posisinya,” ungkap suporter lainnya.

Arsene Wenger yang kini telah berusia 70 tahun, tak lagi mengasuh klub sejak ia tinggalkan The Gunners pada musim panas 2018. Ia sempat diisukan akan melatih klub lagi, tapi malah sama sekali belum dapatkan pekerjaan baru.

Meski demikian, pelatih asal Prancis itu mengakui, dia berharap bisa kembali mengasuh klub sepak bola, terutama jika ada tawaran bagus yang datang untuknya. Meskipun karirnya cukup mentereng puluhan tahun bersama Arsenal, tapi banyak fans The Gunners yang berharap Wenger tinggalkan Emirates, jauh hari sebelum musim panas 2018. Kini, ia digadang-gadang layak gantikan Gareth Southgate, saat fans Inggris mainkan tagar #SouthgateOut.

Sumber: Gareth Southgate Layak Digantikan Arsene Wenger Usai Inggris Kalah dari Denmark
Berita Bola
Video Berita Bola
Video Cerita Bola