Tag: gagal

Pochettino mengecewakan PSG gagal menang melawan Rennes

Pochettino mengecewakan PSG gagal menang melawan Rennes

Bola Gila – Mauricio Pochettino terang-terangan tidak senang dengan hasil timnya melawan Rennes pada lanjutan Ligue 1, Senin (10/5) WIB.

Bermain di Roazhon Park, raksasa Liga Prancis itu memimpin di penghujung babak pertama lewat penalti kontroversial Neymar. Namun, pada menit ke-70 kubu Rennes berhasil menyamakan kedudukan melalui sundulan Serhou Guirassy.

Dengan demikian, hasil pertandingan antara PSG melawan Rennes pun ditutup dengan skor 1-1. Sementara satu poin didapat di tandang, membuat tim asuhan Mauricio Pochettino kini tertinggal tiga poin dengan Lille yang kini memuncaki klasemen dengan sisa dua pertandingan. Di sisi lain, hal tersebut membuat peluang Les Parisiens menjadi juara Ligue 1 2020/21 semakin tipis.

Selain itu, bukan hanya gelar saja yang harus dikhawatirkan PSG, namun posisi mereka juga belum sepenuhnya aman untuk bermain di Liga Champions musim depan. Pasalnya, jarak poin mereka dengan AS Monaco dan Lyon yang berada tepat di posisi ketiga dan keempat tidak begitu jauh di klasemen. Seperti diketahui, klub asal Prancis itu hanya mendapat dua tiket otomatis lolos berlaga di kompetisi bergengsi benua biru.

Baca juga:
Ole Gunnar Solskjaer diklaim tak percaya sepenuhnya pada Paul Pogba
Arema menginginkan satu hal setelah ahli taktik anyar itu datang
Willian Menerima Peringatan dari Pelatih

Meski PSG dalam tekanan, Mauricio Pochettino tak mau menyerah. Ia pun mengimbau para pemainnya untuk fokus memenangi sisa dua pertandingan liga domestik musim ini.

Kepada awak media, pelatih sepak bola yang pernah bekerja dengan klub Liga Inggris itu mengatakan, menjelang akhir musim liga, masih banyak yang bisa terjadi. Namun, eks pelatih Tottenham Hotspur itu mengaku kecewa dengan hasil melawan Rennes.

Meski PSG gagal menang, Mauricio Pochettino tetap memberikan pujian kepada lawannya. Menurutnya, tim tuan rumah bermain sangat bagus. Sementara itu, ia meminta timnya memenangkan pertandingan berikutnya agar bisa menjadi juara.

Pelatih asal Argentina itu sadar PSG mengalami banyak pasang surut musim ini, tapi klub seperti Les Parisiens pasti punya masa depan yang bagus. Selain itu, ia juga mengatakan ingin timnya terus berbenah.

Jika Mauricio Pocehttino gagal memberikan gelar Ligue 1, maka pelatih masih bisa mempersembahkan Piala Prancis. Pasalnya, PSG kini melaju ke babak semifinal dan Montpellier sudah ditunggu-tunggu.

sumber: Pochettino Kecewa PSG gagal menang melawan Rennes

Hasil Liga Prancis: Sudah 5 Pertandingan, PSG Gagal Mengambil Alih Posisi Teratas Ligue 1

Hasil Liga Prancis: Sudah 5 Pertandingan, PSG Gagal Mengambil Alih Posisi Teratas Ligue 1

Bola Gila – Sejak terakhir kali menguasai puncak klasemen Liga Prancis pada pekan ke-30, lima matchday telah berlalu bagi Neymar dan kawan-kawan tanpa satupun kembali menempati posisi pertama klasemen Ligue 1. Memang benar PSG menang dan naik ke peringkat pertama berlangsung pada Sabtu malam 1 Mei, tetapi nasib mereka tergantung pada Lille.

Paris Saint-Germain menang 2-1 atas Lens pada Sabtu (1/5) berkat gol dari dua pemain Brazil, Neymar di menit ke-33 dan kemudian Marquinhos di menit ke-59 Ignatius Ganago kemudian membalaskan satu gol untuk tim tamu dan skor pun berakhir. 2-1 bertahan sampai akhir.

Hasil tiga poin tersebut membawa skuad Mauricio Pochettino memuncaki klasemen Liga Prancis dengan koleksi 75 poin dari 35 pertandingan. Dalam waktu sekitar dua jam, pada Minggu pagi tanggal 2 Mei, Lille akan bermain untuk menjamu Nice dan mereka memiliki kesempatan untuk merebut kembali tempat pertama dengan kemenangan.

Pertandingan di Parc des Princes pada Sabtu malam berlangsung sengit di babak kedua, ketika PG masih mempertahankan keunggulan dominasi atas bola namun kedua tim sama-sama memiliki dua serangan tepat sasaran. Sayangnya Lens kurang beruntung hanya mendapatkan satu gol melalui Ganago.

Baca juga:
Hasil Liga Spanyol: Real Madrid Kalahkan Osasuna 2-0, Atletico Menempel Ketat
Setelah membeli dua gol kemenangan Chelsea, Havertz menginginkan starter vs Real Madrid
Hasil Liga Italia: AC Milan Tambah Tiga Poin, 5 Besar Klasemen Semakin Ketat!

Gol Neymar sebenarnya berawal dari umpan terobosan yang berhasil dicegat pemain Lens tersebut. Namun pergerakan sang pemain mudah terbaca dan bola dengan cepat dicuri oleh Julian Draxler yang mengumpannya ke arah Neymar. Mantan bintang Barcelona itu tak kesulitan menaklukkan kiper Wuilker Farinez.

Menit 14 setelah babak kedua dimulai, kapten tim Marquinhos menyarangkan gol kedua dengan sundulan, memanfaatkan tendangan sudut Neymar dari kanan. Bertujuan tepat di depan gawang, rekan Brasil itu tidak kesulitan menaklukkan kiper Lens.

Ini merupakan balas dendam atas kekalahan 1-0 terakhir yang diderita pada 11 September 2020, ketika gol pemain yang sama yang mencetak gol malam ini, Ignatius Ganago membuat PSG menderita kekalahan.

Kini tiga poin mengangkat posisi Paris Saint-Germain (75) dua poin di atas Lille (73). Namun jika kejutan klub Ligue 1 menang dalam dua jam atas Nice maka tuntas, lima pekan berturut-turut tak akan pernah bisa menguasai puncak klasemen.

PSG terancam gagal lolos ke final Liga Champions, tertinggal 2-1 jelang leg kedua di Manchester City pekan depan.

sumber: Hasil Liga Prancis: Sudah 5 Pertandingan, PSG Gagal Mengambil Alih Posisi Teratas Ligue 1

Tak Pernah Gagal di Roma, Kiper Senior Ajax Tak Mengincar Dendam

Tak Pernah Gagal di Roma, Kiper Senior Ajax Tak Mengincar Dendam

Bola Gila – Sempat mengalami kegagalan saat membela AS Roma, penjaga gawang Ajax Amsterdam Maarten Stekelenburg mengaku tak berniat balas dendam saat kedua tim kembali bertemu.

Absen dari pertandingan pertama perempat final Liga Europa melawan AS Roma, penjaga gawang Ajax Amsterdam Marteen Stekelenburg diharapkan bisa menghadapi mantan klubnya itu pada pertemuan kedua di tengah pekan. Mengejar ketinggalan 2-1 pada laga pertama di Amsterdam, Stekelenburg tentu berharap bisa membantu rekan-rekan setimnya untuk menang dan lolos ke babak selanjutnya.

Mengalahkan Roma sendiri selain membantu timnya, sebenarnya juga bisa memberikan kepuasan bagi Stekelenburg mengingat sempat mengalami masa-masa sulit saat memperkuat tim asal ibu kota Italia tersebut pada musim 2011-2013. Namun, sang kiper rupanya mengaku sama sekali tidak punya motivasi untuk membalas dendam terhadap I Giallorossi.

Berbicara kepada media dalam jumpa persnya yang dilansir Football Italia, Stekelenburg mengatakan bahwa masa sulitnya bergabung dengan Roma beberapa tahun lalu adalah kesalahannya sendiri. Ia sebenarnya mengaku bahagia saat bermain bersama I Giallorossi, meski dinilai kurang sukses dan hanya bertahan dua tahun sebelum hengkang ke Fulham.

Baca juga:
Tak Pernah Gagal di Roma, Kiper Senior Ajax Tak Mengincar Dendam
Keberhasilan membungkam kritik, Zidane Woles: Madrid belum memenangkan apapun
Bayern Munchen bersiap-siap ditinggal sang pelatih usai tersingkir di Liga Champions

Penjaga gawang tersebut saat itu merasa belum siap karena baru pertama kali meninggalkan Ajax. Stekelenburg mengaku tidak pernah menyesali keputusannya bergabung dengan Roma saat itu karena itu bagian dari studinya.

Meski tak punya motivasi untuk membalas dendam pada Roma, Stekelenburg tetap berambisi membantu timnya memberikan yang terbaik dan pasti menang. Bagi kiper berusia 38 tahun tersebut tentunya tak butuh rasa balas dendam untuk menambah semangatnya meraih hasil maksimal bersama Ajax di stadion Olimpico.

Sepotong nasihat yang dia berikan kepada rekan satu timnya untuk mengalahkan Roma bahkan lebih baik dalam penyelesaian. Menurut Stekelenburg, pertahanan tim Italia sangat kuat sehingga Ajax tidak boleh terlalu banyak menyia-nyiakan peluang di depan gawang.

sumber: Pernah gagal di Roma, Kiper Senior Ajax Tidak Mengincar Dendam

Hasil Kazakhstan vs Prancis: Les Bleus Menang Dengan Meyakinkan Meski Mbappe Gagal Penalti

Hasil Kazakhstan vs Prancis: Les Bleus Menang Dengan Meyakinkan Meski Mbappe Gagal Penalti

Bola Gila – Hasil pertandingan Kazakhstan vs Prancis pada Kualifikasi Piala Dunia 2022 berakhir dengan skor 0-2, Minggu (28/3) malam.

Pertandingan tampak miring, karena Didier Deschamps & # 39; Tim bisa dengan leluasa membombardir pertahanan tuan rumah, bahkan sejak awal pertandingan. Prancis yang saat ini berada di puncak klasemen Grup D memang menghadapi lawan lemah yang berada di posisi caretaker dan belum mengantongi poin sama sekali.

Tampil menekan sejak awal pertandingan, Prancis sudah memimpin sejak menit ke-20 lewat gol Ousmane Dembele. Skor ini kemudian digandakan lewat gol bunuh diri bek Kazakhstan, Sergiy Malyi, pada menit ke-44.

Prancis seharusnya bisa menang banyak, atau setidaknya tiga gol, andai saja Kylian Mbappe berhasil mengeksekusi penalti yang diberikan wasit pada menit ke-75. Sementara di laga ini, Prancis juga kehilangan Anthony Martial yang cedera.

Baca juga:
Pedri Fly! Barcelona Akan Marah Melihat Tackle Pemain Georgia Ini Tadi Malam
Memperkenalkan pemain Serie A berusia 20 tahun yang mencatatkan 2 gol dan 2 assist tadi malam
Hasil Kualifikasi Piala Dunia: Kemenangan Pertama Spanyol, Georgia Gagal Pertahankan Keunggulan!

Jalannya pertandingan

Ronde pertama

Kazakhstan mencoba untuk menguasai permainan di awal pertandingan, tetapi Prancis, dengan banyak pemain bintangnya, terus unggul dalam penguasaan bola (41:59).

Namun di awal pertandingan, Azat Nurgaliev dari Kazakhstan mencoba membangun serangan dengan mengoper umpan silang di dekat area penalti Prancis. Hugo Lloris langsung keluar untuk mengejar bola.

Giliran Prancis melakukan serangan balik. Berawal dari operan Ousmane Dembele, Antoine Griezmann mencoba menembak si kulit bundar ke arah gawang Aleksandr Mokin saat laga baru berjalan delapan menit. Namun, upaya ini berhasil diblokir.

Hal yang sama terjadi ketika Anthony Martial mencoba menyerang gawang Kazakhstan enam menit kemudian.

Namun, upaya yang dilakukan Didier Deschamps & # 39; skuad akhirnya membuahkan gol lewat aksi tepat Ousmane Dembele di menit ke-20. Pemain sayap Barcelona ini sukses memanfaatkan umpan Martial. GGOOOLL !! 0-1 Untuk Prancis!

Selanjutnya, tuan rumah Kazakhstan harus melihat gawang mereka terus menerus menghadapi gempuran bertubi-tubi tim tamu.

Alih-alih membalas dan menyamakan kedudukan, Kazakhstan meningkatkan keunggulan Prancis menjadi 0-2 setelah Sergiy Malyi mencetak gol bunuh diri hanya satu menit sebelum turun minum. GGOOLL !!

Bahkan Prancis seharusnya bisa unggul dengan banyak gol tanpa balas di babak pertama ini, andai saja upaya menyerang yang dilakukan oleh Griezmann, Lemar dan juga Paul Pogba dimanfaatkan dengan baik. Prancis pun harus puas menang 0-2 di babak pertama pertandingan melawan Kazakhstan ini.

Putaran kedua

Meski unggul 0-2 di babak pertama, Prancis tetap tampil menekan di babak kedua. Sayangnya, mereka harus kehilangan Martial karena cedera dan posisinya digantikan oleh Kylian Mbappe pada menit ke-59, meski sudah terus bermain setelah mendapat perawatan di sela-sela sebelumnya. Tentu, ini menjadi kabar buruk bagi Manchester United.

Di menit yang sama, Deschamps juga melakukan beberapa pergantian pemain. Griezmann ditarik dan digantikan oleh Wissam Ben Yedder, dan Pogba yang digantikan oleh Adrien Rabiot, seluruhnya karena alasan taktis.

BANGKIT! Clement Lenglet nyaris menambah koleksi gol Prancis di pertandingan ini dengan sundulan di menit ke-62. Sayangnya, peluang bek Barca ini digagalkan oleh kiper Kazakhstan tersebut.

Sementara itu, peluang Kurt Zouma beberapa saat kemudian juga tak membuahkan gol tambahan karena masih melebar.

DIHILANGKAN !! Ousmane Dembele nyaris menambah golnya pada menit ke-69, namun upayanya ditepis oleh kiper lawan. Tendangan sudut tidak membuahkan hasil.

Kylian Mbappe juga memiliki satu peluang emas ketika posisinya berseberangan dengan penjaga gawang tuan rumah. Namun, dia ditangani oleh Nuraly Alip di area terlarang, PENALTI!!

Namun, alih-alih menambah koleksi gol Prancis lewat peluang penalti yang coba dieksekusi pada menit ke-75, Mbappe gagal melepaskan tembakan dari titik penalti ke gawang Kazakhstan. GAGAL!!

Tepat di menit 90, Deschamps menarik keluar pencetak gol, Ousmane Dembele, dan menggantinya dengan Kingsley Coman karena alasan taktis.

Susunan Pemain

Kazakhstan (5-4-1): Aleksandr Mokin; Marat Bystrov, Temirlan Erlanov, Sergiy Malyi, Nuraly Alip, Ruslan Valiullin; Serikzhan Muzhikov, Askhat Tagybergen, Vladislav Vasijev, Azat Nurgaliev; Maxim Fedin.

Prancis (4-2-3-1): Hugo Lloris; Lucas Digne, Clement Lenglet, Kurt Zouma, Leo Dubois; Paul Pogba, Tanguy Ndombele; Thomas Lemar, Antoine Griezmann, Ousmane Dembele; Anthony Martial.

Arsenal Tersingkir Oleh Gol Bunuh Diri Pemain 517 Milyar Ini, Gagal Clean Sheet Pertama Dalam 5 Laga

Arsenal Tersingkir Oleh Gol Bunuh Diri Pemain 517 Milyar Ini, Gagal Clean Sheet Pertama Dalam 5 Laga

Gila Bola – Usai Gabriel Magalhaes terkena kartu merah untuk pelanggarannya terhadap Theo Walcott pada pertengahan Desember 2020, tadi malam (23/1) pemain Brasil ini jadi penyebab kekalahan Arsenal usai melakukan gol bunuh diri pada menit 24 pertandingan FA Cup di Southampton. Lihat golnya.

Arsenal selaku juara bertahan Piala FA tersingkir pada babak keempat usai menelan kekalahan 1-0 di tangan Southampton, tim yang sama dengan siapa mereka bermain 1-1 pada 16 Desember 2020 lalu. Pemain yang sama yang diusir keluar pada laga The Gunners menjamu The Saints pada bulan Desember itu, menjadi penyebab kekalahan skuad Mikel Arteta itu pada Sabtu malam.

Dalam sebuah serangan menit 24, tuan rumah berhasil mencuri bola dari satu pemain Arsenal dan kemudian memindahkan bola ke sisi kanan lapangan melewati tiga pemain sebelum Kyle Walker-Peters menembak melewati kaki Cedric Soares dan memantul di kaki Gabriel, yang sepertinya berusaha menahan bola tapi malah membelokkan si bundar di luar jangkauan kiper Bernd Leno.

Berita Terkini:
Inzaghi Tetap Optimis Lazio Tetap Bisa Tampil Bagus Tanpa Bintangnya asal Spanyol
Arsenal Tersingkir Oleh Gol Bunuh Diri Pemain 517 Milyar Ini, Gagal Clean Sheet Pertama Dalam 5 Laga
Roma Diminta Harus Menang Untuk Redam Permasalahan dalam Klub
Hasil Southampton vs Arsenal, Orang-orang Suci Singkirkan Juara Bertahan Piala FA

Gabriel tak bisa sepenuhnya disalahkan. Arteta menurunkan tim yang sedikit lebih lemah daripada biasanya. Tidak ada Pierre-Emerick Aubameyang, selain tujuh pergantian lainnya dibandingkan starting XI yang turun dalam kemenangan 3-0 atas Newcastle United terakhir kali. Dua pemain yang diragukan Nicolas Pepe dan Willian turun. Demikian juga Mohamed Elneny.

Ini merupakan kebobolan pertama yang diderita Bernd Leno setelah berhasil menjaga gawang The Gunners tetap bersih dalam lima laga terkininya di semua kompetisi:

  • kemenangan 0-1 di Brighton pada 30 Desember 2020
  • kemenangan 0-4 di West Brom pada 3 Januari 2021
  • kemenangan 2-0 atas Newcastle United di ajang FA Cup pada 10 Januari 2021
  • imbang 0-0 melawan Crystal Palace pada 15 Januari 2021
  • kemenangan 3-0 atas Newcastle pada 19 Januari 2021

Gabriel Magalhaes didatangkan dengan nilai 517 Milyar pada 1 September 2020 dari Lille, sebuah klub Liga Perancis. Ia dianggap sebagai bek ideal karena tingginya yang mencapai 190 centimeter.

Paradoks De Jong Malam Terakhir: Gol Hebat, Handball Menyebabkan Gol Lawan dan Adu Penalti Gagal

Paradoks De Jong Malam Terakhir: Gol Hebat, Handball Menyebabkan Gol Lawan dan Adu Penalti Gagal

Bola Gila – Penampilan Frenkie de Jong benar-benar memukau di laga semifinal Supercopa de Espana, Kamis pagi (14/1). Pemain asal Belanda itu mencetak satu gol hebat ke gawang Real Sociedad, namun melakukan handball yang mengakibatkan penalti lawan, sebelum juga gagal melakukan tugasnya sebagai first time shooter lewat adu penalti.

Sulit menyebut Frenkie de Jong sebagai pahlawan Barcelona di semifinal Piala Super Spanyol, Kamis, meski ia mencetak gol hebat di menit ke-39. Hanya berselang beberapa menit, di awal babak kedua pemain asal Belanda itu menjadi penyebab penalti bagi Sociedad yang berbuah gol. oleh Mikel Oyarzabal. Tak cukup dosa bagi Barca, de Jong gagal saat ditempatkan sebagai penembak pertama lewat adu penalti di penghujung laga babak reguler semifinal.

Gol eks pemain Ajax Amsterdam itu sejatinya adalah gol yang bagus saat ia membungkuk untuk menanduk bola Antoine Griezmann dari sisi kiri kotak penalti. Anda bisa lihat sendiri pada foto di atas, seolah tidak ada gaya gravitasi yang menarik tubuh pemain Belanda itu. Dan siapa yang tahu apa yang dilakukan bek La Real ke arah yang berbeda.

Berita Sepak Bola Terbaru:
Juventus Tidak Akan Terburu-buru di Pasar Transfer
Luka Modric Isyarat untuk Tetap di Real Madrid
Ronald Koeman: Riqui Puig diminta menjadi eksekutor penalti kelima Barcelona
Paradoks De Jong Malam Terakhir: Gol Hebat, Handball Menyebabkan Gol Lawan dan Adu Penalti Gagal

Jika ada yang pantas disebut pahlawan, itu adalah kiper Marc-Andre ter Stegen, yang melakukan setidaknya enam penyelamatan selama 90 menit permainan, salah satunya terjadi pada menit ke-119, yang akan membuat Blaugrana keluar dari gawang. .

Penjaga gawang ter Stegen juga menyelamatkan dua dari lima tendangan penalti selama pertarungan nasib di akhir semifinal Piala Super Spanyol. Tiga pemain Sociedad yang gagal adu penalti adalah Jon Bautista, Oyarzabal dan Willian Jose. Sedangkan dua eksekutor gagal dari Blaugrana adalah Antoine Griezmann dan De Jong. Sungguh ironis karena keduanya sama-sama menjadi pencipta gol pada menit ke-39.

PSG Gagal Menang, Pochettino Beri Kritik Kepada Bintangnya

PSG Gagal Menang, Pochettino Beri Kritik Kepada Bintangnya

Bola Gila Pelatih baru PSG, Mauricio Pochettino, mengkritik striker bintangnya Kylian Mbappe karena bisa memperbaiki performanya lagi setelah raksasa Ligue 1 itu ditahan imbang oleh St Petersburg. Etienne.

Mantan bos Tottenham Hotspur Mauricio Pochettino gagal memulai masa kepelatihannya di PSG dengan kemenangan setelah timnya hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Saint-Etienne. Pelatih mengaku tidak puas dengan hasil tersebut karena merasa timnya sebenarnya memiliki peluang yang cukup untuk memenangkan pertandingan.

Secara keseluruhan, Pochettino juga tak lupa mengevaluasi performa timnya, termasuk striker bintang PSG, Kylian Mbappe. Meski sang pelatih mengaku cukup puas dengan penampilan penyerang asal Prancis itu, pemain berusia 21 tahun itu juga tak luput dari kritik.

Kepada media seusai laga seperti dilansir Marca, Pochettino mengatakan meski menjadi pemain bintang, Mbappe diharapkan bisa terus meningkatkan performanya. Sang ahli taktik mengatakan, penyerang asal Prancis itu juga tidak boleh puas dengan penampilannya melawan Saint-Etienne, karena gagal mencetak gol.

Berita Sepak Bola Terbaru
Bintang Senior Lolos dari Cedera Ligamen, Fiorentina Lega
PSG Yakin Pochettino Bisa Meraih Mantan Unggulannya Dari Hotspur
PSG Gagal Menang, Pochettino Beri Kritik Kepada Bintangnya
Wolves Resmi Melaporkan Striker Muda Italia Dari Pinjaman

Tentu kritik yang membangun tidak hanya ditujukan kepada Mbappe, tapi juga kepada pemain PSG lainnya. Meski demikian, Pochettino sendiri tidak terlalu mengkhawatirkan performa anak-anak asuhnya, karena mereka baru berlatih bersama kurang lebih tiga hari, sehingga tentunya masih butuh waktu bagi para pemain untuk menunjukkan apa yang diminta mantan pelatih Spurs itu.

Mbappe sendiri memang tampil sejak menit awal laga tengah pekan, namun tak mampu mencetak satu gol pun hingga pertandingan usai. Satu-satunya gol yang dicetak skuad Pochettino dihasilkan oleh pemain pinjaman dari Everton, yakni Moise Kean.

Tentunya dengan target yang tinggi, Pochettino sangat berharap para pemain bintangnya, termasuk Mbappe, bisa segera menemukan bentuk terbaiknya. Hanya berlaga kembali usai sempat istirahat sejenak bisa sedikit mempengaruhi ketajaman para punggawa PSG saat menghadapi Saint-Etienne sehingga sang pelatih kini akan berusaha mengembalikan kondisi anak asuhnya ke level terbaik.

Gattuso Ungkap Penyebab Napoli Gagal Kalahkan AZ Alkmaar di Europa League

Gattuso Ungkap Penyebab Napoli Gagal Kalahkan AZ Alkmaar di Europa League

Bola Gila – Pelatih Napoli Gennaro Gattuso mengatakan bahwa alasan kegagalan timnya untuk mencetak tiga poin di Liga Europa melawan AZ Alkmaar adalah karena timnya kehilangan kendali di babak kedua dan pesaing pengganti tidak berkontribusi.

Berpeluang mengamankan tempat di babak selanjutnya Liga Europa, Napoli rupanya harus menunggu hingga laga terakhir sebelum menentukan nasibnya. Tim dari Gennaro Gattuso membutuhkan tiga poin dalam pertandingan tengah pekan melawan AZ Alkmaar, tapi tim yang bermarkas di stadion San Paolo itu hanya mampu meraih hasil imbang 1-1.

Napoli sebenarnya mampu unggul di awal babak kedua melalui Dries Mertens dan juga cukup menguasai jalannya pertandingan di 45 menit pertama. Namun situasi berubah usai turun minum dan Alkmaar mampu menyamakan kedudukan melalui gol Bruno Martins Indi yang membuat partai kuat berakhir merata.

Gattuso sendiri mengaku kecewa dengan hasil tersebut, karena timnya masih harus berjuang di partai terakhir sebelum memastikan lolos ke babak selanjutnya. Pelatih pun menyebut ada beberapa hal yang membuat timnya gagal meraih skor penuh di partai tersebut, yakni karena timnya tersesat di babak kedua dan pemain pengganti gagal berkontribusi memperbaiki situasi.

Berita Sepak Bola Terbaru:
Gelandang Liverpool berisiko jika bergabung dengan Barcelona
Bek muda asal Skotlandia ini mengaku tidak menyesal menolak Bayern untuk pindah ke Bologna
Erling Haaland Cedera, Ini Rencana Borussia Dortmund
Bayern Munchen Kesulitan Membawa Para Pemain Menembak

Pelatih sebenarnya mengakui Napoli tidak mampu mengontrol pertandingan selama 90 menit baik dengan maupun tanpa bola. Kondisi ini secara tidak langsung membuat lawannya mampu menyamakan kedudukan bahkan nyaris membalikkan keadaan.

Karena itu pada akhirnya, meski kecewa dengan kegagalan timnya menang, Gattuso tetap bisa menerima hasil imbang yang didapatnya. Meski gagal mempertahankan keunggulan di babak pertama, Napoli juga bisa saja kalah di penghujung pertandingan.

Kini menurut sang pelatih, anak-anak asuhnya harus berjuang kembali dalam pertandingan terakhir babak penyisihan grup Liga Europa melawan Real Sociedad untuk mengamankan satu posisi di babak selanjutnya. Dengan total 10 poin, anak buah Gattuso sebenarnya akan bisa lolos dengan hasil imbang, namun bermain untuk mencari satu poin terkadang bisa menjadi ancaman yang harus diwaspadai.

1,1 Triliun Pemain Chelsea Tanggapi Sweet French Revenge, Portugal Gagal

1,1 Triliun Pemain Chelsea Tanggapi Sweet French Revenge, Portugal Gagal

Bola Gila – Prancis sukses membalas kekalahan terakhir mereka empat tahun lalu dengan menyingkirkan Portugal dari empat besar UEFA Nations League. Apapun yang terjadi di matchday keenam Grup A3, Les Bleus dipastikan lolos ke final berkat pemain Chelsea 1,1 triliun itu.

Prancis bermain sangat dominan selama paruh pertama pertandingan UEFA Nations League di kandang melawan Portugal di Estadio da Luz di Lisbon, dan seharusnya melakukannya. Unggul satu atau dua gol dari tiga peluang emas didapatkan gelandang Setan Merah, Anthony Martial. Namun satu-satunya gol dalam laga Portugal vs Prancis datang dari pemain tak terduga, N & # 39; Golo Kante.

Gelandang Chelsea dengan market value Rp1,1 triliun itu berdiri di posisi dan timing yang tepat saat serangan Adrien Rabiot dari sudut ditepis kiper Rui Patricio, namun bola melambung ke depan N'Golo Kante dan pemain tidak menyia-nyiakan kesempatan untuk merebutnya pada kesempatan itu. pertama. Bukan gol yang indah, tapi itu cukup untuk membalaskan dendam Les Bleus & # 39; Sakit hati usai kalah 1-0 pada final Euro 2016 di Stade de France, Saint-Denis. Rakyat Prancis saat itu sangat berharap bisa menjadi juara Eropa, namun digagalkan oleh gol Eder dalam perpanjangan waktu 109 menit.

Prancis memenangkan hadiahnya sendiri setelah memenangkan Piala Dunia 2018 dan sekarang menang 0-1 di Estadio da Luz melalui gol tunggal N & # 39; Golo Kante telah memastikan bahwa mereka tidak hanya lolos ke final UEFA Nations League tetapi juga mengalahkan juara bertahan kompetisi ini. Dengan keunggulan head-to-head atas Portugal, bagaimanapun juga, Les Bleus masih akan memimpin klasemen Grup A3. Saat ini putra Didier Deschamps (13 poin) unggul tiga poin dari Fernando Santos & # 39; tim (10). Prancis akan menjamu Swedia pada matchday enam, sementara Portugal bertandang ke Kroasia pada 18 November 2020.

Berita Sepak Bola Terbaru:
1,1 Triliun Pemain Chelsea Tanggapi Sweet French Revenge, Portugal Gagal
Gol Terbanyak Saat Penalti, Sergio Ramos mengakhiri rangkaian 25 penalti tanpa putus
Duet Ziyech dan Werner akan membuat Chelsea jadi menakutkan musim ini
Hasil Sepak Bola Malam Terakhir – Skor Akhir Semua Pertandingan Sepak Bola

Sumber: Pemain Chelsea 1,1 Triliun Dendam Manis Prancis, Portugal Gagal
Berita Sepak Bola
Video Berita Sepak Bola
Video Cerita Bola

Gagal Cetak Gol Lawan Belanda, Immobile Tetap Disanjung Bek PSG

Gagal Cetak Gol Lawan Belanda, Immobile Tetap Disanjung Bek PSG

Gila Bola – Meskipun kembali gagal menyumbangkan gol dalam laga Nations League dari timnas Italia saat menghadapi Belanda, Ciro Immobile tetap mendapatkan dukungan dan pujian dari rekan setimnya di Gli Azzurri yang juga bek PSG, Alessandro Florenzi.

Mendapatkan kesempatan lagi untuk tampil sejak menit awal saat tim nasional Italia menjamu Belanda pada laga Nations League Kamis (15/10) dini hari tadi, Immobile kembali gagal melesakkan gol. Performa yang kurang tajam di depan gawang tersebut kembali membuat sang penyerang mendapatkan kritik yang cukup tajam dari banyak pihak.

Namun, tidak semua pihak tentunya memberikan respons negatif kepada Immobile karena sang penyerang mendapatkan dukungan kuat dari rekan-rekannya, terutama bek milik PSG, Alessandro Florenzi. Berbicara kepada RAI Sport, Florenzi justru balik memberikan kecaman bagi siapapun yang memberikan perlakuan buruk terhadap rekan setimnya yang juga bomber andalan dari Lazio tersebut.

Florenzi mengaku tidak paham mengapa Immobile diperlakukan kurang menyenangkan di media, padahal sang penyerang bisa dibilang adalah sosok yang penting bagi sepak bola Italia. Kemampuan dari striker tajam itu dalam menorehkan 36 gol di Serie A musim lalu sekaligus memenangkan gelar sepatu emas Eropa seharunya cukup untuk membuatnya dianggap sebagai pahlawan.

Berita Bola Terbaru:
Barcelona Minus Miralem Pjanic di Getafe Akhir Pekan Ini
Zlatan Ibrahimovic Siap Untuk Tampil di Derby Milan
Thomas Partey Diharapkan Starter Hadapi Man City
Mesut Ozil Jarang Main, Pelatih Akademi Sentil Arteta

Bek kanan PSG itu juga menambahkan bahwa kegagalan dari Immobile untuk mencetak gol atau menyelesaikan peluang dalam satu atau dua pertandingan adalah hal yang biasa dan tidak seharusnya dianggap seperti sebuah bencana. Menurut Florenzi lagi, sosok bintang Lazio tersebut adalah pemain yang penting bagi tim nasional Italia, jadi penampilannya tetap sangat dihargia oleh pemain-pemain lainnya dan hanya pihak-pihak luar yang sering memberikan kritik pada ex-Borussia Dortmund itu.

Immobile sendiri memang cukup sering mendapatkan kecaman akibat performanya di tim nasional yang terksean tidak setajam saat di klub. Akan tetapi, hal tersebut memang bukan sesuatu hal yang aneh, karena memang tidak mudah untuk bisa mencetak gol pada laga internasional untuk tim nasional manapun.

Namun, memang sang penyerang tetap harus segera menunjukkan kontribusinya yang lebih nyata pada lini depan dari skuad asuhan Roberto Mancini pada pertandingan selanjutnya. Sementara itu, akhir pekan ini, Immobie akan kembali memperkuat Lazio saat mereka akan berhadapan dengan Sampdoria di lanjutan Serie A.

Sumber: Gagal Cetak Gol Lawan Belanda, Immobile Tetap Disanjung Bek PSG
Berita Bola
Video Berita Bola
Video Cerita Bola

Hasil UEFA Nations League: Gol baru striker Chelsea gagal membantu Jerman mengalahkan Spanyol

Hasil UEFA Nations League: Gol baru striker Chelsea gagal membantu Jerman mengalahkan Spanyol

Bola Gila – Hasil Jerman vs Spanyol berakhir dengan skor 1-1 berkat gol dari striker baru Chelsea Timo Werner dan balasan dari Jose Gaya pada laga perdana UEFA Nations League Grup A4 di Mercedes-Benz Arena, Stuttgart, Jumat. (4/9).

Gol Timo Werner diawali oleh gelandang Real Madrid Toni Kroos & # 39; operan ke kiri ke arah Robin Gosens, yang kemudian mengirimkan bola rendah ke tengah kanan di perbatasan kotak penalti. Striker baru Chelsea ada di sana, menunjukkan ketenangan yang luar biasa untuk tiga sentuhan, sebelum melepaskan tembakan rendah ke sudut kanan bawah gawang Spanyol dan sebuah gol!

Yang menarik untuk disimak adalah kiper asal Spanyol tersebut dijaga oleh David De Gea, kiper Manchester United. Jadi gol itu seperti pesan yang dikirim Timo Werner ke seluruh Liga Premier tentang betapa menakutkan serangan yang akan dia lepaskan di musim baru.

Anda harus melihat sendiri gol dari striker baru Chelsea. Sangat memuaskan! Tiga sentuhan keren di tepi kotak penalti, tanpa satu tantangan pun dari pemain Spanyol itu. Dan ia melepaskan tembakan di antara kedua kaki pemain La Roja tersebut, hingga memblok mata David De Gea.

Berita Sepak Bola Terbaru:
Hasil UEFA Nations League: Gol baru striker Chelsea gagal membantu Jerman mengalahkan Spanyol
Sandro Tonali Tolak Man United dan Barcelona! Pilih AC Milan, ini alasannya!
Singkirkan Ivan Rakitic dan Arturo Vidal, Barcelona Hemat Rp 702 Miliar!
Christian Eriksen dan punahnya pemain nomor 10 di sepakbola modern!

Sudut berbeda disajikan di bawah ini. Apa yang tidak terlihat dalam cuplikan di atas, adalah dalam adegan gol di bawah ini: Gelandang Real Madrid Toni Kroos & # 39; bola panjang ke kiri lapangan, ke arah Robin Gosens Atalanta. Kroos & # 39; Bola panjang akurat mengirim bola ke belakang para pemain La Roja dan mengarah ke formasi empat-empat di dalam kotak penalti Spanyol.

Gol Jerman vs Spanyol hanyalah masalah waktu

Sebenarnya sejak babak pertama sudah terlihat bahwa gol hanya tinggal menunggu waktu saja. Sepanjang babak pertama ada tiga peluang untuk Die Mannschaft dan dua peluang untuk La Roja, tetapi tidak satupun dari itu adalah gol.

Pada menit ke-18, misalnya, Leroy Sane melepaskan tendangan keras kaki kiri yang dibacakan De Gea dengan baik, namun tendangannya melewati mistar gawang. Tiga menit sebelumnya, umpan pemain baru Bayern Munich mencapai Julian Draxler, tetapi serangan pertama dengan kaki kanannya diblok oleh kiper Setan Merah dengan kakinya.

Sementara itu, dua peluang terbaik Spanyol datang melalui Sergio Busquets pada menit ke-23, dengan sundulan dari Pau Torres menjangkau gelandang Barcelona tersebut namun serangannya mengarah tepat ke kiper Kevin Trapp. Setelah itu, di detik-detik akhir babak pertama, pemain baru Leeds United Rodrigo Moreno berhasil melepaskan diri dari Emre Can dan hanya berhadapan satu lawan satu dengan kiper asal Jerman tersebut. Namun serangannya berhasil dipatahkan oleh Kevin Trapp.

Hanya berselang beberapa menit setelah gol Timo Werner, Toni Kroos nyaris mencetak gol kedua Die Mannschaft. Untunglah bola yang sempat melambung di Pau Torres & # 39; kaki diselamatkan oleh David De Gea. Setelah itu di menit ke-61, umpan dari Sane sampai ke pemain baru Chelsea, tetapi serangan kaki kirinya hanya membentur gawang.

Peluang terbaik anak asuh Luis Enrique datang di menit 58 melalui serangan dari Rodrigo Moreno. Mendapatkan bola dari Fabian Ruiz dengan punggung ke gawang, pemain Leeds United yang baru berbalik dan melepaskan tembakan dengan kaki kirinya tetapi bola hanya melayang di atas mistar. Sangat buruk!

Di menit 78 nyaris terjadi gol tambahan bagi pasukan Joachim Loew. Sekali lagi serangan dimulai oleh Kroos, melakukan umpan silang ke Niklas Suele dan dia melepaskan tembakan yang sangat keras yang masih bisa ditepis De Gea di atas mistar gawang. Dan hanya tiga menit dari akhir, seharusnya terjadi yang kedua Nationalelf! Berawal dari Toni Kroos & # 39; sepak pojok, bola melayang dan disundul keras oleh Antonio Ruediger, namun hanya meleset tipis di atas mistar gawang David De Gea.

Sementara semua orang yakin tidak ada gol lagi setelah itu, ada gol di detik-detik terakhir pertandingan ini di Mercedes-Benz Arena. Jose Gaya menyelamatkan satu poin untuk tim nasional Spanyol. Hasil pertandingan perdana UEFA Nations League Grup A4 antara Jerman vs Spanyol berakhir dengan skor 1-1. Sebuah gol dari striker baru Chelsea Timo Werner dimentahkan oleh gol Jose Gaya.

Sumber: Hasil UEFA Nations League: Gol baru striker Chelsea gagal membantu Jerman mengalahkan Spanyol
Berita Sepak Bola
Video Berita Sepak Bola
Video Cerita Bola