Tag: Fonseca

Fonseca bisa ditendang oleh Roma sebelum musim berakhir

Fonseca bisa ditendang oleh Roma sebelum musim berakhir

Bola Gila – Kekalahan dari Sampdoria bisa membuat pelatih AS Roma, Paulo Fonseca dikabarkan dipecat dari posisinya sebelum menunggu musim ini berakhir, meski masa jabatannya juga akan segera habis.

Masa depan pelatih AS Roma asal Portugal, Paulo Fonseca memang sudah tertekan sejak awal musim ini. Performa yang menjanjikan di awal musim membuatnya bahkan berharap bisa memperpanjang masa kontraknya satu tahun lagi, namun perkiraan tersebut tidak bertahan lama.

Menjelang pekan-pekan terakhir musim ini, situasi Fonseca ternyata semakin terpuruk, apalagi setelah performa mereka di Serie A sempat menurun dalam beberapa pertandingan terakhir. Kekalahan dari Manchester United 6-2 di leg pertama Liga Europa membuat kondisi semakin sulit dan jatuhnya I Giallorossi dari Sampdoria di partai Serie A akhir pekan lalu kini bisa menjadi penutup karir Fonseca di Piala Eropa. Ibukota Italia.

Menurut kabar dari Calciomercato.com, meski masa bakti Fonseca memang akan berakhir di penghujung musim, peluang dirinya untuk dipecat lebih awal saat ini terbuka lebar. Kemungkinan itu muncul usai pertemuan antara manajemen klub dan perwakilan dari sang ahli taktik yang berlangsung kurang dari satu jam pada Senin (03/05) pagi.

Baca juga:
Hasil Liga Inggris: West Ham Menang, Menang Spurs dan Mendekati Chelsea, Kompetisi Big 4 Lebih Seru
Minta Manajemen Arsenal Belanja Transfer, Mikel Arteta Bahkan Terancam Dipecat
Hasil Liga Spanyol: Sevilla kalah di detik-detik terakhir, gagal membuat Barcelona dan Real Madrid berdebar kencang

Tidak jelas hal-hal apa yang sedang dibahas, tetapi rumor yang berkembang adalah bahwa masa depan Fonseca dapat diakhiri oleh manajemen I Giallorossi. Namun, jika ingin menggulingkan pelatih asal Portugal tersebut, Roma harus bisa mencari pelatih pengganti yang bersifat sementara karena dia hanya bertugas menangani tim hingga musim berakhir.

Dengan rencana I Giallorossi mendatangkan Maurizio Sarri musim depan, tentunya yang bisa mereka lakukan hanyalah mencari ahli taktik sementara. Jika itu tidak berhasil, sepertinya Roma akan mempertahankan Fonseca hingga akhir musim, karena memang tidak banyak pertandingan tersisa.

Manajemen Roma mungkin khawatir situasinya bisa menjadi lebih buruk dan tim mereka bisa meluncur lebih jauh ke klasemen. Selain itu, potensi penurunan mental pemain akibat performa buruk bisa jadi menjadi perhatian tambahan petinggi klub.

sumber: Fonseca Bisa Diusir Roma Sebelum Musim Ini Berakhir

Fonseca mengungkapkan kunci bagi Roma untuk bisa kembali mengatasi Ajax

Fonseca mengungkapkan kunci bagi Roma untuk bisa kembali mengatasi Ajax

Bola Gila – Pelatih AS Roma, Paulo Fonseca mengungkapkan bahwa kunci timnya untuk bisa kembali mengatasi perlawanan dari Ajax Amsterdam adalah bertahan dengan baik dan tidak melakukan kesalahan.

Mampu menang 2-1 pada pertemuan pertama di kandang lawan tak membuat AS Roma merasa betul-betul aman melaju ke babak selanjutnya di Europa League. Masih harus menjamu Ajax Amsterdam di stadion Olimpico tengah pekan ini di leg kedua, I Giallorossi setidaknya harus bisa kembali meredam tim asuhan Henk Ten Cate itu.

Menyadari bahaya yang masih bisa ditimbulkan Ajax di Italia, pelatih asal Roma, Paulo Fonseca mengungkapkan bahwa timnya harus melakukan beberapa hal penting agar bisa kembali unggul atas lawannya. Berbicara kepada media dalam jumpa persnya yang dilansir Football Italia, sang pelatih menjelaskan bahwa yang harus dilakukan anak buahnya adalah bertahan dengan baik dan tidak melakukan kesalahan.

Fonseca juga ingin para pemainnya memiliki sikap yang sama seperti saat menghadapi Ajax di Amsterdam. Pastinya, sang juru taktik berharap I Giallorossi bisa bermain sempurna karena lawannya tetap berbahaya meski sempat tertinggal 2-1 di pertemuan pertama.

Baca juga:
Dortmund sudah unggul satu gol, pemain muda Inggris bisa menggagalkan Manchester City untuk lolos
Skor masih 0-0, bus Real Madrid diserang suporter Liverpool, kasus kedua sejak 2018
Milan masih tertarik mendatangkan striker muda Sassuolo itu

Pelatih sendiri menilai laga leg kedua melawan Ajax akan menjadi laga terpenting bagi timnya musim ini. Memiliki peluang melaju ke babak semifinal Europa League dengan menyisihkan salah satu tim paling berbahaya di turnamen tersebut, tentunya bisa memberikan peluang yang lebih besar bagi tim asal ibu kota Italia tersebut untuk memenangkan persaingan antar kasta kedua Eropa tersebut. klub.

Meski cukup mewaspadai lawan dari Ajax, Fonseca tetap percaya diri dengan peluang timnya karena kondisi fisik dan mental timnya masih bagus. Sang ahli taktik mengatakan bahwa mereka sangat menyadari betapa pentingnya leg kedua dan pasti akan berusaha memberikan yang terbaik agar lawan mereka tidak bisa bermain maksimal dalam pertandingan di Olimpico tersebut.

sumber: Fonseca Mengungkap Kunci Agar Roma Kembali Mengatasi Ajax

Edin Dzeko Berhasil Membuat Fonseca Bahagia

Edin Dzeko Berhasil Membuat Fonseca Bahagia

Gilabola.com – Paulo Fonseca memuji Edin Dzeko usai tampil impresif dalam kemenangan 2-0 AS Roma atas SC Braga, Jumat (19/2) dini hari WIB.

Leg pertama babak 32 besar Europa League, yang digelar di Estadio Municipal de Braga, klub papan atas liga Italia, memimpin pada menit kelima melalui striker internasional Bosnia dan Herzegovina.

Di paruh kedua pertandingan, AS Roma unggul dalam jumlah pemain karena Ricardo Esgaio dari SC Braga mendapat kartu kuning kedua dari wasit. Klub Liga Italia tersebut tak puas dengan satu gol pun dan hasilnya mereka tambah lagi pada menit ke-86 melalui Borja Mayoral. Ia sendiri tampil pada pertandingan tersebut setelah menggantikan Edin Dzeko.

Hingga pertandingan usai papan skor tidak berubah, tetap 2-0 untuk kemenangan AS Roma. Sementara itu, kemenangan di Portugal tentunya menjadi aset bagus bagi tim asuhan Paulo Fonseca untuk menatap leg kedua Liga Europa menjamu SC Braga.

Berita terbaru:
Aguero menyesal meninggalkan Atletico Madrid
Southampton vs Chelsea: Pemain Termahal & Termurah The Blues Siap Kembali!
Edin Dzeko Berhasil Membuat Fonseca Bahagia
Ole Gunnar Solskjaer berjanji akan segera memberi Amad Diallo debut penuh di Manchester United

Usai pertandingan, pelatih senang dengan penampilan Edin Dzeko dan dia juga memuji Jordan Veretout karena bermain bagus sebagai full-back.

Berbicara dengan Sky Italia, Paulo Fonseca mengatakan secara keseluruhan AS Roma bermain bagus. Dia juga berterima kasih kepada Jordan Veretout karena bermain sangat baik melawan SC Braga.

Selain itu, Fonseca juga mengungkapkan bahwa Edin Dzeko bermain bagus melawan klub asal Portugal tersebut begitu pula penggantinya. Pelatih menjelaskan bahwa SC Braga bukanlah tim sembarangan yang beberapa kali merepotkan, namun ia sangat senang karena timnya berhasil memblok peluang yang dimiliki tuan rumah.

Perlu diketahui, laga antara SC Braga dan AS Roma ini merupakan yang pertama kali di Europa League.

Sedangkan pada pertandingan kali ini Edin Dzeko tidak memakai ban kapten dan Fonseca menitipkannya pada Bryan Cristante.

Tanpa Gol di Liga Europa Tadi Malam, Fonseca: Roma Main Lambat, Tanpa Intensitas

Tanpa Gol di Liga Europa Tadi Malam, Fonseca: Roma Main Lambat, Tanpa Intensitas

Gila Bola – Kendati menguasai hingga 63 persen penguasaan bola dan 21 tembakan sepanjang laga, AS Roma dipaksa puas bermain imbang tanpa gol saat menjamu CSKA Sofia, Jumat (30/10).

Manajer Paulo Fonseca mengaku kecewa, menyebut Roma bermain lambat dan tanpa intensitas yang tepat yang membuat mereka gagal mencetak gol ke gawang CSKA Sofia dalam laga kedua fase grup Liga Europa mereka di Olimpico.

Tuan rumah turun dengan formasi 3-4-3 untuk mengejar gol, menurunkan Carles Perez, Henrikh Mkhitaryan dan Borja Mayoral secara bersamaan di lini depan, sementara Edin Dzeko, Lorenzo Pellegrini, dan Pedro Rodriguez masuk sebagai pengganti pada babak kedua.

Sayang masih tak ada gol tercipta di Olimpico, membuat Roma harus puas berada di posisi runner up Grup A Liga Europa dengan 4 poin dari 2 laga, dan Paulo Fonseca mengaku kecewa dengan hasil imbang tanpa gol itu. “Saya pikir kami bermain tanpa intensitas dalam menyerang. Kami sampai di sana berkali-kali dan melakukan umpan terakhir yang salah, tetapi kami melakukannya dengan lambat dan tanpa intensitas yang tepat,” kata sang pelatih kepada Sky Sport Italia.

Chris Smalling dan Borja Mayoral bergabung ke Roma jelang penutupan bursa transfer, dengan bek Inggris datang dalam kesepakatan permanen dari Manchester United sementara penyerang Spanyol dipinjam dari Real Madrid.

“Chris Smalling belum berlatih lama dan tidak mungkin baginya untuk memainkan seluruh pertandingan. Kami akan melihat apakah dia bisa bermain pada hari Minggu atau tidak, tetapi saya memutuskan untuk tidak mengambil risiko membiarkan dia bermain lebih lama malam ini.”

“Ini adalah pertandingan kedua Borja Mayoral bersama kami, dia masih muda dan perlu beradaptasi dengan sepak bola kami. Dia sedang bekerja, tetapi harus diberi waktu untuk beradaptasi. Saya pikir kami bermain bagus akhir-akhir ini dan mencetak banyak gol. Jika kami ingin membandingkan dengan bagaimana kami memulai musim lalu, tim musim ini dalam kondisi yang jauh lebih baik sekarang.”

Sumber: Tanpa Gol di Liga Europa Tadi Malam, Fonseca: Roma Main Lambat, Tanpa Intensitas
Berita Bola
Video Berita Bola
Video Cerita Bola