Tag: FIFA

Messi Kalahkan Ronaldo! 10 Pemain Dengan Rating Tertinggi Di FIFA 21 Terbaru

Messi Kalahkan Ronaldo! 10 Pemain Dengan Rating Tertinggi Di FIFA 21 Terbaru

Gilabola.com – Kendati memiliki musim yang kurang mengesankan di level klub, Lionel Messi sekali lagi menjadi pemain dengan rating tertinggi di game FIFA 21 terbaru, mengalahkan rival sengitnya Cristiano Ronaldo.

Superstar Argentina itu, yang sempat menjalani saga transfer kontroversial dengan pihak klub karena ingin memaksakan kepindahan ke Manchester City, mendapatkan rating hingga 93 dari EA Sports. Pemenang 6 Ballon d’Or itu juga merupakan pemain dengan rating tertinggi di FIFA 20 dengan rating 94.

Dia mengalahkan megabintang Portugal yang hanya memiliki rating 92 kendati mencetak 37 gol dan 7 assist musim lalu bagi Juventus dan memenangkan Serie A, yang disebut sebagai Piamonte Calcio karena masalah lisensi di game ini.

Ketika rating ini diperkenalkan ke publik oleh BR Football, tak pelak banyak fans yang mempertanyakan bagaimana Lionel Messi bisa memiliki rating tertinggi dan mengalahkan Cristiano Ronaldo padahal dia di level klub sangat buruk.

Barcelona untuk pertama kali dalam 13 tahun gagal memenangi trofi apapun, sementara mereka juga menelan kekalahan paling memalukan dalam sejarah Liga Champions mereka dalam kekalahan 8-2 dari Bayern Munchen di perempat final.

Meski di level individu penyerang 33 tahun tersebut masih menunjukkan level yang sangat tinggi, mencetak 31 gol dan 26 assist dan bahkan membawanya keluar sebagai top skor La Liga musim 2019/2020 dengan 25 gol.

Sementara itu, Robert Lewandowski yang tampil spektakuler membawa Bayern Munchen memenangi treble winners kedua dalam sejarah mendapatkan rating 91 usai mencetak 55 gol dan 10 assist, hal yang oleh sebagian fans sepak bola menganggap bahwa dia seharusnya bisa menjadi pemain dengan rating tertinggi di versi FIFA 21 ini.

Kevin de Bruyne, yang baru saja memenangi PFA Player of the Year, menjadi pemain dengan rating tertinggi di Premier League dengan rating 91 juga, bersama dua pemain lain yaitu penyerang PSG Neymar dan kiper Atletico Madrid Jan Oblak.

Sementara Eden Hazard, yang memiliki rating 91 di FIFA 20, kini harus tersingkir di 10 besar ini lantaran menjalani musim yang mengecewakan di Real Madrid akibat banyak terganggu oleh masalah kebugaran.

Trio Liverpool baru menyusul di belakang mereka dengan Virgil van Dijk, Mohamed Salah, dan Sadio Mane bersama Kylian Mbappe semua melengkapi 10 besar dengan sama-sama memiliki rating 90.

Tapi sebenarnya kiper The Reds Alisson Becker dan kiper Barcelona Marc-Andre Ter Stegen juga sama-sama memiliki rating 90 dalam FIFA 21 ini, mengalahkan Manuel Neuer degan hanya rating 89 bersama Sergio Ramos, Sergio Aguero, Karim Benzema, Casemiro, dan Thibaur Courtois.

Berikut 10 pemain dengan rating tertinggi di game FIFA 21 terbaru dari EA Sports :

1. Lionel Messi (Barcelona) – 93

2. Cristiano Ronaldo (Juventus) – 92

3. Robert Lewandowski (Bayern Munchen) – 91

4. Kevin de Bruyne (Manchester City) – 91

5. Neymar (PSG) – 91

6. Jan Oblak (Atletico Madrid) – 91

7. Virgil van Dijk (Liverpool) – 90

8. Kylian Mbappe (PSG) – 90

9. Mohamed Salah (Liverpool) – 90

10. Sadio Mane (Liverpool) – 90

Sumber: Messi Kalahkan Ronaldo! 10 Pemain Dengan Rating Tertinggi Di FIFA 21 Terbaru
Berita Bola
Video Berita Bola
Video Cerita Bola

FIFA Kasihan Muramnya Korea Utara vs Korea Selatan

FIFA Kasihan Muramnya Korea Utara vs Korea Selatan

Gilabola.com – FIFA kasihan melihat muramnya laga Kualifikasi Piala Dunia Korea Utara vs Korea Selatan. Tanpa penonton bukan satu-satunya masalah.

Musuh bebuyutan Korea Utara dan Korea Selatan telah menuntaskan laga kualifikasi Piala Dunia pada hari Selasa waktu setempat. Pertandingan ini merupakan laga pertama mereka di Utara dalam 30 tahun!

Meski bersejarah, namun tidak ada fans yang diperbolehkan hadir di tribun dan Pyongyang menolak untuk menyiarkan pertandingan secara langsung. Jika masih kurang, laga itu juga tidak menghasilkan gol sama sekali di stadion yang minim penerangan di beberapa tempat tersebut.

Tercatat jika terakhir kali kedua belah pihak bertemu di kualifikasi Piala Dunia adalah di Seoul 10 tahun yang lalu, ketika pihak Utara kalah 1-0 sebelum menuduh Korea Selatan sengaja meracuni makanan pemain mereka. Hubungan mereka jadi memburuk lagi.

Kedua negara secara teknis masih dalam status gencatan senjata, bukan perjanjian damai. Lagu kebangsaan dari kedua belah pihak sempat dimainkan sebelum pertandingan dimulai di Stadion Kim Il Sung dan bendera dari kedua negara dikibarkan.

Dua kualifikasi sebelumnya yang dijadwalkan untuk Korea Utara harus dialihkan ke Shanghai setelah Pyongyang menolak untuk menaikkan bendera Selatan atau memainkan lagu kebangsaan lawan. Korea Utara telah berjanji untuk memberikan cuplikan dari pertandingan melalui DVD, kata Kementerian penyatuan Selatan.

“Kami perlu waktu untuk melakukan pemeriksaan teknis, tetapi meskipun ada beberapa penundaan, masyarakat kami akan dapat menonton jalannya pertandingan,” jelas seorang pejabat Kementerian Korut yang takut menyebutkan namanya.

Kantor berita resmi KCNA Korea Utara telah mengeluarkan laporan singkat dan garing pada hari Rabu waktu setempat. Mereka mengatakan bahwa kualifikasi berakhir dengan 0-0 setelah serangkaian “serangan dan serangan balasan”.

Presiden FIFA Gianni Infantino hadir di stadion untuk menyaksikan pertandingan tersebut dan merasa kasihan campur sedih. Ia berkata dalam sebuah pernyataan “Saya kecewa melihat tidak adanya suporter yang mengisi tribun”.

Korea Utara vs Korea Selatan mengecewakan

“Kami terkejut dengan kenyataan ini dan oleh beberapa isu yang berkaitan dengan siaran langsung. Kami juga kaget dengan masalah berkaitan dengan visa dan akses untuk wartawan asing,” lanjutnya lagi kepada Guardian.

Kondisi itu masih belum apa-apa. Skuad Korea Selatan, termasuk striker Tottenham Hotspur Son Heung-min, tiba di Pyongyang pada hari Senin dengan pesawat melalui Beijing. Mereka datang bukan rute yang lebih pendek dengan melintasi DMZ atau perbatasan darat antara kedua Korea, setelah berbulan-bulan tidak ada tanggapan dari Pyongyang.

Salah satu suporter Korea Selatan dari portal Web Naver di Selatan mengatakan: “Parah. Bagaimana kita bisa menjadi pembawa acara Olimpiade nantinya ketika kita bahkan tidak bisa menonton satu pertandingan kualifikasi?”

Yang lain malah mencemaskan keselamatan para pemain Korsel: “Bagus situasinya jika kita menang lawan mereka, tapi tetap baik jugalah kalau kalah. Saya hanya berharap pemain kami bisa kembali dengan selamat. Atuut..”

Sumber: FIFA Kasihan Muramnya Korea Utara vs Korea Selatan
Berita Bola
Video Berita Bola
Video Cerita Bola