Tag: Europa

Daftar Tim Teratas Yang Akan Menarik 32 Besar Liga Europa: Man Utd, AC Milan, Napoli, Arsenal, AS Roma

Daftar Tim Teratas Yang Akan Menarik 32 Besar Liga Europa: Man Utd, AC Milan, Napoli, Arsenal, AS Roma

Bola Gila – Manchester United adalah salah satu dari 16 tim teratas dalam undian 32 besar Liga Europa. Selain Setan Merah, mereka yang masuk dalam daftar tim unggulan adalah tiga tim terbaik lainnya di posisi ketiga klasemen Liga Champions dan juara grup Liga Europa yang finis pada Jumat (11/12).

Selain Manchester United, Arsenal dan Leicester City dari Inggris serta AC Milan dan AS Roma dan Napoli dari Italia masuk dalam daftar unggulan pengundian 32 besar Europa League pada Senin, 14 Desember 2020. Arsenal memenangkan Grup B dengan skor sempurna 18 setelah memenangkan enam pertandingan mereka, semacam kompensasi atas penampilannya yang buruk di Liga Premier. Sedangkan Napoli berhasil lolos sebagai juara grup meski hanya bermain imbang di laga terakhirnya melawan Real Sociedad.

Pada laga Jumat (11/12), Tottenham Hotspur berhasil membalas dendam kepada Royal Antwerp dengan unggul 2-0 untuk menempati peringkat pertama Grup J, selain itu AC Milan menang 0-1 atas Sparta Prague untuk mendominasi puncak klasemen. dari Grup H.

Manchester United kalah dalam dua pertandingan pertama mereka di Grup H Liga Champions, 1-3 oleh PSG pada 2 Desember 2020 dan kemudian kalah lagi 3-2 di Leipzig pada 8 Desember. Dua kekalahan itu membuat mereka duduk di posisi ketiga klasemen dan turun ke Liga Europa. Namun, mereka berada di posisi teratas untuk mengumpulkan 9 poin, tertinggi dari semua tim urutan ketiga Liga Champions.

Berita Sepak Bola Terbaru:
Daftar Tim Teratas Yang Akan Menarik 32 Besar Liga Europa: Man Utd, AC Milan, Napoli, Arsenal, AS Roma
Undian babak 16 besar Liga Champions: Daftar lawan potensial untuk Real Madrid, Juventus, Chelsea, Liverpool, PSG, Barcelona
Hasil Napoli vs Real Sociedad: Juara Kedua Liga Spanyol Lolos Secara Dramatis Oleh Gol Kedua Terakhir
Hasil Dundalk vs Arsenal: The Gunners Against Another Goal, Domestik Buruknya Kompensasi Performa

Pengundian babak 32 besar Liga Europa berlangsung pada hari Senin, dengan 12 juara grup, ditambah empat tim peringkat ketiga Liga Champions teratas, ada di daftar unggulan. Keunggulan tim unggulan 32 besar itu adalah mereka menjadi tuan rumah pada leg kedua sehingga diasumsikan memiliki peluang lebih besar untuk menguasai hasil knockout babak pertama. Daftar 16 tim teratas adalah:

  • AS Roma (pemenang Grup A)
  • Arsenal (pemenang Grup B)
  • Bayer Leverkusen (pemenang Grup C)
  • Rangers (pemenang Grup D)
  • PSV Eindhoven (pemenang Grup E)
  • Napoli (pemenang Grup F)
  • Leicester City (pemenang Grup G)
  • AC Milan (pemenang Grup H)
  • Villarreal (pemenang Grup I)
  • Tottenham Hotspur (pemenang Grup J)
  • Dinamo Zagreb (pemenang Grup K)
  • Hoffenheim (pemenang Grup L)
  • Manchester United
  • Club Brugge
  • Shakhtar Donetsk
  • Ajax Amsterdam

Jose Mourinho bisa memenangkan Liga Europa untuk Manchester United

Jose Mourinho bisa memenangkan Liga Europa untuk Manchester United

Gilabola.com – Jose Mourinho menyebut Manchester United adalah salah satu tim papan atas yang tidak pantas berlaga di kompetisi Liga Europa namun diprediksi hal itu akan terjadi karena harus bertemu klub kuat di Grup H Liga Champions.

Setan Merah gagal menang dalam laga hidup mati melawan RB Leipzig dengan skor 3-2, Rabu (9/12). Padahal United setidaknya butuh hasil imbang tapi bermain terlalu ceroboh dan sudah tertinggal dua gol sejak babak pertama.

Hasil pertandingan PSG vs Istanbul Basaksehir yang ditunda ternyata tidak mempengaruhi nasib Setan Merah dan anak asuh Ole Gunnar Solskjaer harus duduk di posisi ketiga Grup H, hingga kompetisi Liga Europa.

Apalagi di Indonesia, kegagalan Manchester United sudah menjadi hitungan bulan karena akun Indonesia Pejabat klub pernah mengeluarkan tweet merendahkan dengan kata-kata "Apa kelompok neraka ini?" pada akhir Oktober 2020, ketika mereka menang dua kali berturut-turut melawan PSG dan RB Leipzig.

Berita Sepak Bola Terbaru:
Giroud Terancam Batal Bergabung dengan Inter Milan
Giorgio Chiellini hampir saja bergabung dengan Arsenal
Gagal melakukan servis di PSG vs Basaksehir, Ofisial Pertandingan Berhenti Bermain
Buffon, Neymar, Benzema dalam 11 Liga Champions Terbaik Minggu Ini

Jose Mourinho ternyata juga melontarkan komentar soal kegagalan United, yang meyakini eks klubnya tak pantas berada di Liga Europa karena pantas menjadi salah satu unggulan di Liga Champions.

"Manchester United adalah salah satu benih untuk memenangkan kompetisi ini [Liga Europa]. Tim-tim yang tertahan di Liga Champions biasanya tim-tim kuat dan biasanya tidak pantas berada di level Liga Europa, ”kata pria asal Portugal itu dalam jumpa pers jelang pertandingan Tottenham Hotspur. melawan Royal Antwerp.

“United adalah salah satu tim teratas. Kelompok [H itu] adalah grup yang sulit diisi dengan Paris Saint-Germain dan Leipzig. Kami sudah tahu sejak awal bahwa grup tidak akan mudah bagi mereka dan tim yang kuat akan pergi ke Liga Europa. "

Tetapi Mourinho, yang melatih Setan Merah dari 2016 hingga 2018 dan dipecat hanya beberapa bulan setelah memenangkan trofi lapis kedua Eropa, mengatakan dia tidak mendukung sistem bahwa tim yang gagal di Liga Champions dapat memainkan kompetisi kasta lain di bawahnya. .

"Tapi dari sudut pandang olahraga, ini menurut saya tidak adil. Sebuah tim yang tidak berhasil dalam satu kompetisi akan turun ke kompetisi lainnya. Bayangkan tim ketiga di Liga Europa – sekarang ada kompetisi lain – dan tim ketiga, alih-alih menyelesaikan, pergi ke kompetisi lain dalam hierarki sepak bola Eropa. Dalam sepak bola, ketika karena suatu alasan kami gagal, sial, [ya tunggu] Musim selanjutnya. Tapi begitulah dan tidak masalah buat saya. "

Ditanya tentang insiden rasis yang terjadi pada pertandingan PSG melawan Istanbul Basaksehir yang diakhiri dengan penundaan pertandingan, Jose Mourinho mengutuk tindakan rasisme dalam sepakbola. “Setiap bentuk rasisme harus dilawan dan tidak boleh diterima,” tegasnya.

Gattuso Ungkap Penyebab Napoli Gagal Kalahkan AZ Alkmaar di Europa League

Gattuso Ungkap Penyebab Napoli Gagal Kalahkan AZ Alkmaar di Europa League

Bola Gila – Pelatih Napoli Gennaro Gattuso mengatakan bahwa alasan kegagalan timnya untuk mencetak tiga poin di Liga Europa melawan AZ Alkmaar adalah karena timnya kehilangan kendali di babak kedua dan pesaing pengganti tidak berkontribusi.

Berpeluang mengamankan tempat di babak selanjutnya Liga Europa, Napoli rupanya harus menunggu hingga laga terakhir sebelum menentukan nasibnya. Tim dari Gennaro Gattuso membutuhkan tiga poin dalam pertandingan tengah pekan melawan AZ Alkmaar, tapi tim yang bermarkas di stadion San Paolo itu hanya mampu meraih hasil imbang 1-1.

Napoli sebenarnya mampu unggul di awal babak kedua melalui Dries Mertens dan juga cukup menguasai jalannya pertandingan di 45 menit pertama. Namun situasi berubah usai turun minum dan Alkmaar mampu menyamakan kedudukan melalui gol Bruno Martins Indi yang membuat partai kuat berakhir merata.

Gattuso sendiri mengaku kecewa dengan hasil tersebut, karena timnya masih harus berjuang di partai terakhir sebelum memastikan lolos ke babak selanjutnya. Pelatih pun menyebut ada beberapa hal yang membuat timnya gagal meraih skor penuh di partai tersebut, yakni karena timnya tersesat di babak kedua dan pemain pengganti gagal berkontribusi memperbaiki situasi.

Berita Sepak Bola Terbaru:
Gelandang Liverpool berisiko jika bergabung dengan Barcelona
Bek muda asal Skotlandia ini mengaku tidak menyesal menolak Bayern untuk pindah ke Bologna
Erling Haaland Cedera, Ini Rencana Borussia Dortmund
Bayern Munchen Kesulitan Membawa Para Pemain Menembak

Pelatih sebenarnya mengakui Napoli tidak mampu mengontrol pertandingan selama 90 menit baik dengan maupun tanpa bola. Kondisi ini secara tidak langsung membuat lawannya mampu menyamakan kedudukan bahkan nyaris membalikkan keadaan.

Karena itu pada akhirnya, meski kecewa dengan kegagalan timnya menang, Gattuso tetap bisa menerima hasil imbang yang didapatnya. Meski gagal mempertahankan keunggulan di babak pertama, Napoli juga bisa saja kalah di penghujung pertandingan.

Kini menurut sang pelatih, anak-anak asuhnya harus berjuang kembali dalam pertandingan terakhir babak penyisihan grup Liga Europa melawan Real Sociedad untuk mengamankan satu posisi di babak selanjutnya. Dengan total 10 poin, anak buah Gattuso sebenarnya akan bisa lolos dengan hasil imbang, namun bermain untuk mencari satu poin terkadang bisa menjadi ancaman yang harus diwaspadai.

Milan Diminta Tak Meremehkan Celtic di Liga Europa

Milan Diminta Tak Meremehkan Celtic di Liga Europa

Bola Gila – AC Milan dituntut oleh pelatihnya, Stefano Pioli untuk tetap tampil serius dan tidak meremehkan lawannya, Celtic FC di laga Liga Europa, mengingat Rossoneri belum memastikan diri lolos.

Hanya bermain imbang 1-1 di laga terakhirnya di Liga Europa, AC Milan masih harus berjuang untuk memastikan lolos ke babak berikutnya. Pasukan Stefano Pioli memiliki kesempatan untuk lebih dekat memastikan mereka lolos dari penyisihan grup tengah pekan ini melawan Celtic di San Siro.

Sudah mampu menang 3-1 pada pertemuan pertama di Skotlandia, Milan dipastikan punya kans besar untuk bisa kembali meraih tiga poin. Apalagi, performa Celtic sendiri dalam beberapa pertandingan terakhirnya semakin menurun, termasuk di kompetisi domestik di mana mereka dikalahkan Ross County di Piala Liga Skotlandia, akhir pekan lalu.

Namun, meski potensi lawannya sedang tidak dalam kondisi terbaik, Milan diminta Pioli untuk tidak meremehkannya dan tetap tampil serius pada laga Jumat (04/11) dini hari tadi. Dalam jumpa persnya yang dikutip Football Italia, sang pelatih tetap akan melihat Celtic tampil penuh determinasi meski dipastikan tak akan lolos ke babak selanjutnya Liga Europa.

Berita Sepak Bola Terbaru:
Rapor Pemain Barcelona Menang 0-3 di Ferencvaros, Barca tak butuh Messi
Setelah mencetak 4 gol, Giroud ternyata belum juga mencapai puncak Top Score Liga Champions
Cetak Tiga Gol Tapi Juga Kalah, Kahveci Setara dengan Rekor Gareth Bale dan Ronaldo
Cristiano Ronaldo mencatatkan gol ke-750 setelah membobol gawang Kiev tadi malam

Selain itu, Pioli juga mengingatkan timnya bahwa mereka belum memastikan tiket ke babak selanjutnya Liga Europa, sehingga tidak ada alasan untuk bermain tanpa motivasi yang tinggi. Pelatih yang baru dipastikan sebagai lawan Covid-19 ini juga meminta para pemainnya bermain bagus di laga tengah pekan ini karena Celtic masih menjadi lawan yang bisa menimbulkan kesulitan seperti yang terlihat di laga pertama keduanya.

Pioli juga ingin melihat timnya terus menunjukkan peningkatan performa dari setiap pertandingan, termasuk saat melawan Celtic. Pelatih ingin timnya tetap berbahaya bagi lawan setiap saat hingga peluit panjang berakhir, karena mereka punya kualitas untuk melakukannya.

Pemain Milan diminta untuk selalu berusaha mengontrol pertandingan, meski harus juga bersiap untuk bertahan dan bertarung jika diperlukan. Pastinya, skuat Merah Hitam diharapkan terus meningkat levelnya agar bisa terus berkembang.

Arsenal Diperkuat Titisan Steven Gerrard di Liga Europa melawan Molde

Arsenal Diperkuat Titisan Steven Gerrard di Liga Europa melawan Molde

Gila Bola – Arsenal bakal diperkuat pemain ‘titisan Steven Gerrard’ – untuk pertama kalinya, saat mereka tandang ke Molde di laga ke empat fase grup Liga Europa, Jumat (27/11).

Pemain tersebut, Ben Cottrell, telah menarik perhatian pelatih skuad utama The Gunners, Mikel Arteta, musim ini, dan berniat untuk memainkannya di kandang klub Norwegia tersebut.

Saat klub London Utara itu bertemu MK Dons di sebuah laga persahabatan pada bulan Agustus 2020, mereka harus bermain tanpa beberapa pemain senior, termasuk Nicolas Pepe, Alexandre Lacazette dan Hector Bellerin, karena Arteta putuskan untuk mengistirahatkan beberapa pemain setelah mereka mengalahkan Chelsea di Piala FA.

Salah satu pemain yang ikuti laga persahabatan tersebut, adalah gelandang muda yang masih berusia 19 tahun, Cottrell. Ia mantan bek sayap, yang penampilannya sudah membuat Arteta terpesona karena ketenangannya dalam penguasaan bola dan kemampuannya dalam sodorkan umpan.

Berita Bola Terbaru:
Barcelona Sukses Terapkan Rencana B
Arsenal Diperkuat Titisan Steven Gerrard di Liga Europa melawan Molde
Frank Lampard Hadapi Dilema Jelang Chelsea Menjamu Spurs
Alvaro Morata Bisa Jadi Penyerang Terbaik Dunia, Kata Andrea Pirlo

Sementara kedewasaannya di lapangan juga menjadi aspek lain yang membuatnya dipanggil berlatih dengan skuad utama Arsenal dalam beberapa kesempatan berbeda musim ini.

Permainan Cottrell yang serbaguna membuat dia bisa dioperasikan sebagai seorang wing-back kiri, yang gantikan Kieran Tierney di menit ke-62.  Dia juga tunjukkan beberapa aksi yang cukup sukses di lini pertahanan, sekaligus penampilan yang membuatnya layak untuk bermain bersama para pemain senior The Gunners.

Musim ini, Cottrell sudah tampil dalam sembilan pertandingan bersama tim U-23 The Gunners, di mana dia telah menyumbangkan dua gol dan satu assist. Di ajang Trofi EFL,  dia sudah mengoleksi dua assist dalam tiga pertandingan.

“Saya tertangkap mata seorang pencari bakat Arsenal, saat saya masih bermain di klub Minggu saya, Parkfield FC. Saya diundang untuk ikuti sebuah sesi latihan, lalu ikut trial di Hale End, dan diterima. Setelah awalnya bermain sebagai bek sayap, kami bertanding melawan beberapa klub kecil dan saya diminta untuk mengisi lini tengah, yang menjadi tempat saya sampai saat ini,” ungkap Cottrell dalam situs resmi The Gunners pada tahun 2018 lalu, seperti yang dilansir Football.London.

Pada Kamis malam waktu setempat, atau tepatnya Jumat 27/11) dinihari WIB, Cottrell kemungkinan besar akan dilibatkan dalam laga Arsenal melawan Molde di posisi yang sama. Apalagi skuad alami sejumlah cedera pemain, kelelahan dan harus menghadapi pertandingan lain melawan Wolves dalam waktu tiga hari berikutnya.

Rencananya, Arteta akan membawa Cottrell dan seorang pemain muda lainnya yang baru berusia 18 tahun, Miguel Azeez. Dua pemain yang memperkuat satu tim ini diyakini sudah saling mengerti satu sama lain dan hal itu diharapkan akan membantu tim di lapangan.

Sumber: Arsenal Diperkuat Titisan Steven Gerrard di Liga Europa melawan Molde
Berita Bola
Video Berita Bola
Video Cerita Bola

Prediksi Arsenal vs Molde, Liga Europa 6 November 2020

Prediksi Arsenal vs Molde, Liga Europa 6 November 2020

Gilabola.com – Prediksi pertandingan Arsenal vs Molde pada matchday ketiga Grup B Liga Europa akan digelar di Stadion Emirates, pada hari Jumat (6/11) dinihari pukul 03:00 WIB.

Arsenal saat ini merupakan tim terkuat di Grup B, dan telah memimpin klasemen saat ini. The Gunners telah mencetak lima gol sejauh ini dengan hanya kebobolan satu gol untuk sementara waktu. Pertandingan mereka sebelumnya terjadi di kandang dan mereka mengalahkan Dundalk dengan skor 3-0.

Dan mereka pun akan bertekad untuk memperpanjang rekor kemenangan mereka menjadi ketiga kalinya secara beruntun. Apalagi, keyakinan mereka mulai meningkat setelah kemenangan 1-0 mereka di Manchester United pada pekan lalu di ajang Liga Inggris dan mereka akan berusaha melanjutkan momentum itu ketika mereka menyambut Molde di Emirates.

Di sisi lain, sama halnya dengan Arsenal, Molde selaku tim tamu juga tampil bagus di Liga Europa musim ini dengan meraih kemenangan pada dua pertandingan pertama mereka. Saat ini, mereka berada di posisi kedua di klasemen dengan hanya kalah selisih gol dari Arsenal.

Berita Bola Terbaru:
Solskjaer Mau Didepak, Van Persie Bilang Begini
Waduh, Lionel Messi Kok Cuma Jalan-jalan di Lapangan! Ini Buktinya
Real Madrid Diminta Segera Beli Eks Juventus
Lampard Bakal Dipusingkan Dengan Pemain Lini Depan

5 Laga Terakhir Arsenal

01/11/20 Manchester United vs Arsenal 0-1
30/10/20 Arsenal vs Dundalk 3-0
26/10/20 Arsenal vs Leicester 0-1
22/10/20 Rapid Vienna vs Arsenal 1-2
17/10/20 Manchester City vs Arsenal 1-0

5 Laga Terbaru Molde

  • 01/11/20 Mjondalen vs Molde 1-3
  • 30/10/20 Molde vs Rapid Vienna 1-0
  • 26/10/20 Molde vs Stromsgodset 2-1
  • 22/10/20 Dundalk vs Molde 1-2
  • 18/10/20 Molde vs Bodo/Glimt 4-2

Prediksi Skor Arsenal vs Molde

Arsenal memiliki skuad yang kuat, yang cukup untuk mendobrak pertahanan tim tamu pada pertandingan ini. Tuan rumah hanya kalah tiga kali dari 10 pertandingan teranyar mereka di semua kompetisi utama. Di sisi lain, Molde sedang dalam lima kemenangan beruntun dalam performa mereka dan akan melawat ke London setelah menang tandang 1-3 di Mjondalen terakhir kali di ajang liga. Memertimbangkan kualitas para pemain The Gunners, asalkan mereka tidak menganggap remeh Molde maka diprediksi pasukan Mikel Arteta akan memenangkan pertandingan ini. Prediksi Skor: Arsenal 3-1 Molde.

Sumber: Prediksi Arsenal vs Molde, Liga Europa 6 November 2020
Berita Bola
Video Berita Bola
Video Cerita Bola

Tanpa Gol di Liga Europa Tadi Malam, Fonseca: Roma Main Lambat, Tanpa Intensitas

Tanpa Gol di Liga Europa Tadi Malam, Fonseca: Roma Main Lambat, Tanpa Intensitas

Gila Bola – Kendati menguasai hingga 63 persen penguasaan bola dan 21 tembakan sepanjang laga, AS Roma dipaksa puas bermain imbang tanpa gol saat menjamu CSKA Sofia, Jumat (30/10).

Manajer Paulo Fonseca mengaku kecewa, menyebut Roma bermain lambat dan tanpa intensitas yang tepat yang membuat mereka gagal mencetak gol ke gawang CSKA Sofia dalam laga kedua fase grup Liga Europa mereka di Olimpico.

Tuan rumah turun dengan formasi 3-4-3 untuk mengejar gol, menurunkan Carles Perez, Henrikh Mkhitaryan dan Borja Mayoral secara bersamaan di lini depan, sementara Edin Dzeko, Lorenzo Pellegrini, dan Pedro Rodriguez masuk sebagai pengganti pada babak kedua.

Sayang masih tak ada gol tercipta di Olimpico, membuat Roma harus puas berada di posisi runner up Grup A Liga Europa dengan 4 poin dari 2 laga, dan Paulo Fonseca mengaku kecewa dengan hasil imbang tanpa gol itu. “Saya pikir kami bermain tanpa intensitas dalam menyerang. Kami sampai di sana berkali-kali dan melakukan umpan terakhir yang salah, tetapi kami melakukannya dengan lambat dan tanpa intensitas yang tepat,” kata sang pelatih kepada Sky Sport Italia.

Chris Smalling dan Borja Mayoral bergabung ke Roma jelang penutupan bursa transfer, dengan bek Inggris datang dalam kesepakatan permanen dari Manchester United sementara penyerang Spanyol dipinjam dari Real Madrid.

“Chris Smalling belum berlatih lama dan tidak mungkin baginya untuk memainkan seluruh pertandingan. Kami akan melihat apakah dia bisa bermain pada hari Minggu atau tidak, tetapi saya memutuskan untuk tidak mengambil risiko membiarkan dia bermain lebih lama malam ini.”

“Ini adalah pertandingan kedua Borja Mayoral bersama kami, dia masih muda dan perlu beradaptasi dengan sepak bola kami. Dia sedang bekerja, tetapi harus diberi waktu untuk beradaptasi. Saya pikir kami bermain bagus akhir-akhir ini dan mencetak banyak gol. Jika kami ingin membandingkan dengan bagaimana kami memulai musim lalu, tim musim ini dalam kondisi yang jauh lebih baik sekarang.”

Sumber: Tanpa Gol di Liga Europa Tadi Malam, Fonseca: Roma Main Lambat, Tanpa Intensitas
Berita Bola
Video Berita Bola
Video Cerita Bola

Gelandang Bosnia Milan ini mengaku belum tahu banyak soal lawannya di Liga Europa.

Gelandang Bosnia Milan ini mengaku belum tahu banyak soal lawannya di Liga Europa.

Bola Gila – Gelandang AC Milan asal Bosnia, Rade Krunic mengakui bahwa timnya masih belum banyak mengetahui kekuatan lawan-lawannya di Liga Europa, termasuk Sparta Praha yang akan menghadapi skuad Merah Hitam pekan ini.

Mampu mengawali fase grup Liga Europa dengan kemenangan tandang 3-1 atas Celtic, AC Milan kembali mengincar tiga poin melawan Sparta Prague. Meski di atas kertas masih dinilai unggul, namun tim Stefano Pioli tentu tak ingin sombong apalagi karena kurang tahu banyak soal tim asal Republik Ceko itu.

Itulah mengapa sangat penting bagi Milan untuk melakukan analisis lebih jauh terhadap calon lawannya, sebelum pertandingan dimulai pada Jumat (30/10) dini hari. Minimnya informasi mengenai lawan di Liga Europa memang menjadi kendala yang diakuinya gelandang Bosnia Rade Krunic dalam jumpa persnya yang juga dikutip Football Italia.

Menurut Krunic, Sparta Praha akan menjadi lawan yang berat bagi Milan, karena saat ini para punggawa Rossoneri masih belum banyak tahu tentang skuad Vaclav Kotal. Bukan bermaksud meremehkan, namun memang jika dibandingkan tim-tim di Serie A yang cukup sering mereka temui, mengetahui lawan di kompetisi Eropa tentunya membutuhkan analisa lebih lanjut.

Sadar akan kekuatan lawan-lawannya, Krunic memastikan dalam dua sesi latihan terakhir timnya, mereka akan mencoba untuk mempelajari lebih dalam tentang kekuatan Sparta. Sang gelandang menegaskan bahwa dirinya dan rekan satu timnya sangat ingin menang lagi di Liga Europa usai bermain melawan Celtic beberapa waktu lalu.

Meski memiliki jadwal yang cukup padat, Milan berjanji akan tetap fokus di semua kompetisi yang diikutinya, termasuk Liga Europa. Baru saja ditahan imbang oleh AS Roma 3-3, kini tim asuhan Pioli sudah pasti ingin melampiaskan kekecewaannya dengan berusaha segera kembali ke jalur kemenangan.

Krunic sendiri kemungkinan besar akan dimainkan sejak menit awal, karena Pioli berniat melakukan rotasi. Beberapa pemain Milan sedikit lelah, jadi pelatih harus sedikit mengubah susunan pemain.

Sumber: Gelandang Milan asal Bosnia ini mengaku belum tahu banyak soal lawannya di Liga Europa.
Berita Sepak Bola
Video Berita Sepak Bola
Video Cerita Bola

Jangan Berkedip! 40 dari 73 gol Liga Europa terjadi di menit-menit ini

Jangan Berkedip! 40 dari 73 gol Liga Europa terjadi di menit-menit ini

Bola Gila – Liga Europa telah menyelesaikan matchday pertamanya pada hari Jumat (23/10), dengan 43 dari 73 gol (kira-kira setara 55 persen) datang dalam periode paling bermusuhan dengan mata mengantuk.

Data dari semua matchday pertama Europa League yang berakhir pada Jumat pagi menunjukkan bahwa 54,79% gol yang terjadi semalam terjadi di babak kedua. Jika ingin lebih detail, sebanyak 18 gol dari 73 gol terjadi antara menit 61 hingga 75. Urutan kedua ditempati oleh dua periode waktu, yaitu di awal babak kedua (46 'hingga 60') dan di akhir babak kedua (76 'hingga 90')), tidak termasuk masa injury time. Keduanya memiliki 11 gol.

Periode pertandingan Liga Europa yang mungkin tertinggal untuk memasak mie instan adalah injury time babak pertama (hanya dua gol selama matchday pertama). Hal yang sama tidak berlaku untuk masa injury time terakhir pertandingan karena ada 5 gol yang dicetak dalam periode ini, termasuk gol hebat dari jarak 50 meter oleh anak-anak legenda Liverpool Steven Gerrard.

Dengan 24 pertandingan telah diselesaikan untuk matchday pertama Liga Europa, Jumat (23/10), dan 73 gol telah dicetak, rata-rata gol per pertandingan adalah 3,04 gol, atau satu gol setiap 31 menit.

Berita Sepak Bola Terbaru:
Jangan Berkedip! 40 dari 73 gol Liga Europa terjadi di menit-menit ini
Barca Susah Gol, Pemain Barcelona Eksil Gol Pesta 2 di Europa League
Marco Asensio hampir bergabung dengan Barcelona, ​​tetapi memilih Real Madrid karena ini
AS Roma Hampir Menang, Fonseca: Juventus Baru Saja Kalah di Young Boys!

Tim Liga Europa Paling Boros Peluang

Dari 24 pertandingan tadi malam, salah satu tim yang paling banyak menyia-nyiakan peluang adalah SC Braga dari Portugal yang melepas – tahukah Anda berapa banyak? – 22 percobaan ke gawang lawannya, AEK Athens! Dari 22 percobaan, hanya delapan yang tepat sasaran dan tiga gol.

Bandingkan dengan Villarreal yang merupakan salah satu tim paling efisien dalam pertandingan melawan tim Turki, Sivasspor. Kapal Selam Kuning melepaskan 21 percobaan serangan, 11 tepat sasaran dan lima gol! Dua di antaranya dicetak oleh mantan pemain Barcelona dan Borussia Dortmund Paco Alcacer.

Tapi tim yang paling mengecewakan adalah Napoli. Sepanjang 90 menit tim Liga Italia di bawah Gennaro Gattuso mencatatkan 20 tembakan dan nol gol! Napoli kalah 0-1 dari tamunya AZ Alkmaar, tim Belanda.

Apakah ada tim yang sangat efisien? Ada. Bayer Leverkusen. Dalam pertandingan melawan Nice mereka melepaskan sembilan tembakan tepat sasaran dan sebanyak enam di antaranya berubah menjadi gol. Dua dari enam gol dicetak oleh mantan target Everton dan Borussia Dortmund Karim Bellarabi.

Sumber: Jangan Berkedip! 40 dari 73 gol Liga Europa terjadi di menit-menit ini
Berita Sepak Bola
Video Berita Sepak Bola
Video Cerita Bola

Karena cedera, bintang Milan asal Turki itu bisa absen di Liga Europa

Karena cedera, bintang Milan asal Turki itu bisa absen di Liga Europa

Bola Gila Gelandang andalan AC Milan asal Turki, Hakan Calhanoglu, dikabarkan mengalami cedera engkel dan kemungkinan besar akan absen timnya di Liga Europa.

Baru saja meraih kemenangan penting di Serie A atas rival sekota Inter Milan, berita mengecewakan datang ke AC Milan setelah gelandang andalan mereka Hakan Calhanoglu mengalami cedera. Berita dari MilanNews mengungkapkan gelandang asal Turki itu mengalami cedera pergelangan kaki saat sesi latihan skuad Merah Hitam dan akan menjalani tes lebih lanjut.

Pemain itu sendiri telah meninggalkan basis latihan dari Milan dan kemungkinan akan menjalani pemeriksaan untuk mendapatkan kejelasan tentang keseriusan cederanya. Meski belum ada hasil pasti terkait kondisi pergelangan kaki sang pemain, sangat besar kemungkinan Calhanoglu tidak akan bisa bermain saat timnya menghadapi Celtic di Europa League pada pertengahan pekan ini.

Cedera Calhanoglu tentu menjadi kabar yang mengecewakan bagi Milan, namun mereka tentu berharap tidak ada yang serius dengan sang pemain. Jika hanya harus absen melawan Celtic, tentunya tim Stefano Pioli tidak akan terlalu khawatir karena masih memiliki beberapa pemain yang bisa ditempatkan sebagai pengganti seperti Brahim Diaz dan Jens Hauge.

Namun, jika cedera bintang timnas Turki itu semakin parah, maka kekhawatiran pasti akan mulai muncul karena Milan bisa kehilangan pemain topnya untuk beberapa pertandingan. Apalagi jadwal skuad Merah Hitam akan sangat banyak dalam beberapa pekan ke depan dengan hadirnya pesta di Eropa yang tentunya akan menguras stamina dan tenaga Anda.

Masalah utama yang tentunya akan muncul jika Calhanoglu harus absen dalam waktu yang lama adalah rotasi pemain yang akan berkurang karena salah satu pemain penting tidak bisa dimainkan. Meski punya calon pengganti, tapi kesibukan pasti menguras stamina.

Selain itu, Calhanoglu sendiri telah berkembang menjadi salah satu pemain kunci skuad Merah Hitam selain Zlatan Ibrahimovic. Kreativitas dan kepercayaan dirinya di lapangan kerap menjadi sumber gol bagi skuad Merah Hitam, terutama usai kuncian.

Sumber: Cedera, bintang Milan asal Turki bisa absen di Liga Europa
Berita Sepak Bola
Video Berita Sepak Bola
Video Cerita Bola

Start Mulus di Serie A Tak Bikin Milan Lupakan Liga Europa

Start Mulus di Serie A Tak Bikin Milan Lupakan Liga Europa

Bola Gila – AC Milan tidak akan meremehkan kompetisi Liga Europa dan memastikan tetap serius dengan persaingan antar klub kasta kedua Eropa.

Memulai awal yang sangat baik di Serie A, memang, kepercayaan diri AC Milan saat ini sangat baik. Mereka pasti akan melakukan yang terbaik untuk mempertahankan performa positif ini, tapi bukan berarti mereka akan meremehkan kompetisi lain yang mereka ikuti di Liga Europa.

Perasaan bahwa mereka akan terus fokus dan mengomentari Eropa musim ini disampaikan oleh pelatih mereka, Stefano Pioli. Dalam wawancara dengan Radio Anch & # 39; io yang juga dikutip Football Italia, sang pelatih mengatakan bahwa tim seperti Milan harus memiliki ambisi yang tinggi artinya mereka akan berusaha memberikan yang terbaik di semua kompetisi.

Pioli mengatakan skuad Merah dan Hitam tidak boleh memilih antara Serie A atau Liga Europa dan tetap harus berusaha mendapatkan hasil terbaik di setiap pertandingan. Pelatih ingin para pemainnya berkonsentrasi pada satu pertandingan yang ada di depan mata mereka, termasuk pertandingan penyisihan grup pertama di Eropa melawan tim Skotlandia Celtic di tengah pekan.

Berita Sepak Bola Terbaru:
Meminta Chelsea untuk tidak memaksa Hakim Ziyech
Start Mulus di Serie A Tak Bikin Milan Lupakan Liga Europa
Real Madrid Bersiap Menyamai Shakhtar Donetsk Tanpa Sergio Ramos
Sandro Tonali Akan Mengubah Posisi Franck Kessie

Bagi pelatih, hal terpenting saat ini adalah hanya memikirkan lawan di depan mereka dan tidak berpikir terlalu jauh ke depan. Meski Pioli mengaku bermain di banyak kompetisi bukanlah hal yang mudah, namun hal itu harus dilakukan terutama untuk tim seperti Milan.

Meski mengaku puas dengan start bagus yang telah diraih timnya hingga saat ini, Pioli tetap mengingatkannya bahwa mereka masih dalam tahap awal dan masih banyak laga sulit ke depan. Karena itu, sang ahli taktik merasa akan lebih baik jika timnya tidak melangkah terlalu jauh dan hanya mempersiapkan diri untuk menghadapi siapa pun lawan mereka selanjutnya.

Meski menjanjikan akan memberikan yang terbaik di Liga Europa, Milan diprediksi masih kerap merotasi pemain. Hal tersebut tak lain karena jadwal yang cukup padat di kompetisi kasta kedua Eropa yang biasanya berlangsung berdekatan dengan pertandingan lanjutan Serie A.

Sumber: Start Mulus di Serie A Tak Bikin Milan Lupakan Liga Europa
Berita Sepak Bola
Video Berita Sepak Bola
Video Cerita Bola

Tottenham Tidak Akan Sabar Menunggu Babak 32 Besar Liga Europa

Tottenham ... Drawing Liga Europa

Gila Bola – Tottenham Hotspur yang kedatangan Gareth Bale tidak akan sabar menunggu babak 32 besar kompetisi Eropa setelah drawing Liga Europa pada Jumat (2/10) malam mempertemukan pasukan Jose Mourinho itu dengan sejumlah tim lemah di benua tersebut.

Dalam hasil drawing Liga Europa pada hari Jumat (2/10) yang diselenggarakan di Nyon Swiss, Tottenham Hotspur masuk Grup J bersama dengan klub Bulgaria Ludogorets, LASK dari Austria dan ROyal Antwerp dari Belgia.

Mungkin satu-satunya tim yang cukup punya nama adalah Ludogorets. Musim 2019/2020 mereka tersingkir di babak 32 besar Liga Europa di tangan Inter Milan, yang memberi mereka kekalahan 1-4 agregat. Musim ini Ludogorets memulai musim Eropa di ajang Liga Champions tapi tersingkir setelah kalah dari klub Denmark Midtjylland pada babak kualifikasi kedua. Satu-satunya musuh Spurs musim ini adalah jika mereka menganggap remeh lawan-lawan mereka di Europa League tersebut.

Sekedar mengingatkan bahwa Tottenham Hotspur tidak layak berada di kompetisi kasta kedua Eropa ini. Mereka adalah finalis Liga Champions 2018/2019, kalah 0-2 dari Liverpool pada partai puncak di Wanda Metropolitano. Musim lalu (2019/2020) Spurs tersingkir oleh RB Leipzig pada putaran 16 besar Champions League, sementara pada dua tahun sebelumnya (2017/2018) juga terhenti pada babak 16 besar oleh Juventus.

Tottenham Hotspur hanya memainkan sepak bola Liga Europa musim ini setelah mereka hanya berhasil finish pada urutan keenam klasemen Premier League, nyaris saja tertinggal oleh Sheffield United yang sama poin dengan mereka.

Faktanya adalah, selama tiga musim terakhir Spurs bermain di Liga Champions. Kali terakhir mereka berkompetisi pada ajang Europa League adalah pada musim 2016/2017 saat tersingkir keluar dan hanya menduduki urutan ketiga penyisihan Grup E waktu itu dan turun pangkat ke kompetisi kedua Eropa. Di ajang ini mereka disingkirkan oleh klub Belgia Gent dengan skor agregat 2-3. Pada musim sebelumnya, 2015/2016, langkah klub London ini terhenti pada babak 16 besar setelah dikalahkan oleh Borussia Dortmund dengan skor agregat 1-5.

Jadwal Liga Europa musim 2020/2021 adalah sebagai berikut:

  • Matchday pertama: 22 Oktober
  • Matchday kedua: 29 Oktober
  • Matchday ketiga: 5 November
  • Matchday empat: 26 November
  • Matchday lima: 3 Desember
  • Matchday keenam: 10 Desember

Sumber: Tottenham Tidak Akan Sabar Menunggu Babak 32 Besar Liga Europa
Berita Bola
Video Berita Bola
Video Cerita Bola

Gelandang muda Milan menjanjikan ini untuk menghadapi Rio Ave di Liga Europa

Gelandang muda Milan menjanjikan ini untuk menghadapi Rio Ave di Liga Europa

Bola Gila – Gelandang muda AC Milan Sandro Tonali berjanji timnya akan bermain dengan fokus dan berusaha memberikan yang terbaik agar bisa mengalahkan Rio Ave di play-off Liga Europa tengah pekan ini.

Tinggal satu laga tersisa sebelum memasuki babak utama Europa League, AC Milan harus menghadapi tantangan dari klub Portugal, Rio Ave. Skuad Stefano Pioli harus menang pada laga knockout di Portugal, jika ingin bisa untuk bersaing di babak utama kompetisi klub kasta kedua Eropa.

Bermain hanya sekali memang memberikan tantangan tersendiri, karena kesalahan bisa menentukan hasil pertandingan. Itu sebabnya Milan dituntut bermain dengan fokus dan konsentrasi penuh jika memang ingin menang atas lawannya pada Jumat (02/10) dini hari.

Meski Liga Europa kerap dianggap merepotkan banyak klub karena jadwalnya yang tidak bersahabat, Milan sendiri akan berusaha memberikan yang terbaik. Hal tersebut dijanjikan oleh gelandang muda mereka, Sandro Tonali dalam percakapan dengan Milan TV, di mana sang pemain mengatakan bahwa dia dan rekan satu timnya akan berkonsentrasi penuh menghadapi Rio Ave.

Berita Sepak Bola Terbaru:
Gelandang muda Milan menjanjikan ini untuk menghadapi Rio Ave di Liga Europa
PSG Jadikan Diego Costa Buka Peluang Cavani Gabung Atletico
Juventus Kembali Menolak Tawaran Enak untuk Bek Turki
Zinedine Zidane menjelaskan mengapa Real Madrid tidak membutuhkan pemain baru

Meski di akhir pekan nanti harus kembali bermain di Serie A, Tonali menyebut timnya saat ini hanya memikirkan bagaimana cara menang dan bermain bagus di Europa League. Eks gelandang Brescia itu menambahkan, Milan memang menganggap pesta tengah pekan itu penting, sehingga mereka tetap ingin memberikan yang terbaik di lapangan.

Tidak bisa memainkan Zlatan Ibrahimovic dan juga Ante Rebic sangat tidak menguntungkan bagi Milan. Namun, beruntung bagi skuat Merah Hitam beberapa pemain penting lainnya seperti Rafael Leao dan Alessio Romagnoli sudah mulai pulih dan bisa diikutsertakan dalam laga tengah pekan ini.

Tonali sendiri merasa kembalinya beberapa rekan setimnya dari cedera memang menjadi hal penting bagi mereka, karena padatnya jadwal skuad Pioli. Sang gelandang mengatakan bahwa untuk bisa melewati musim ini, termasuk pertandingan melawan Rio Ave, dia dan rekan satu timnya harus bersatu dan memberikan 100 persen.

Sumber: Gelandang Muda Milan Menjanjikan Hal Ini Saat Menghadapi Rio Ave di Liga Europa
Berita Sepak Bola
Video Berita Sepak Bola
Video Cerita Bola

Cetak Gol di Liga Europa, Ini Harapan Striker Muda AC Milan

Cetak Gol di Liga Europa, Ini Harapan Striker Muda AC Milan

Gila Bola – Mampu mencetak gol di Liga Europa bersama AC Milan, striker muda, Lorenzo Colombo kini berharap bahwa itu akan menjadi sebuah awal bagi karir yang panjang baginya.

Harus kehilangan Zlatan Ibrahimovic beberapa saat menjelang pertandingan karena penyerang Swedia itu terpapar Covid-19, AC Milan harus langsung menggunakan pemain mudanya, Lorenzo Colombo. Pemain muda tersebut ternyata cukup mampu membantu klubnya untuk lolos dari hadangan klub Norwegia, Bodo/Glimt lewat satu golnya dalam pertandingan tengah pekan tersebut.

Gol yang dicetak oleh Colombo itu juga merupakan gol perdananya bagi Milan dalam partai resmi dan membuat sang pemain tentunya sangat gembira. Namun, meskipun sudah mampu mencetak gol pertamanya bagi skuad Merah Hitam, pemain berusia 18-tahun itu merasa dia masih belum melakukan apapun.

Berbicara dengan Milan TV, penyerang muda itu kini berharap bahwa gol itu hanya akan menjadi sebuah awal baginya untuk bisa mendapatkan karir yang panjang di sepak bola. Sang pemain menyadari bahwa dirinya masih harus berusaha dan bekerja keras untuk bisa memiliki masa depan yang cerah, terutama di tim asuhan Stefano Pioli tersebut.

Saat ini memang Colombo sudah disiapkan menjadi salah satu alternatif bagi Milan di lini depan, meskipun belum tentu menjadi pilihan utama setelah Ibrahimovic. Skuad Merah Hitam sendiri masih memiliki Ante Rebic dan juga Rafael Leao yang kebetulan keduanya juga absen dalam pertandingan Liga Europa tersebut.

Akan tetapi, dengan golnya bisa jadi hal itu akan membuat Colombo bisa lebih nyaman dan memiliki kesempatan untuk kembali di tampilkan pada beberapa partai ke depan. Sang penyerang sendiri juga mengakui jika dia masih banyak membutuhkan bantuan di lapangan, terutama saat melakukan pergerakan tanpa bola.

Satu hal yang pasti, sang penyerang muda itu kini memiliki tambahan kepercayaan diri lebih jika nantinya akan kembali mendapatkan kesempatan untuk bermain. Pelatih Milan, Pioli juga pastinya lebih memiliki kepercayaan untuk memainkan Colombo kedepannya, terutama jika Ibrahimovic tidak akan bisa dimainkan lagi seperti pada partai Liga Europa tengah pekan tersebut.

Sumber: Cetak Gol di Liga Europa, Ini Harapan Striker Muda AC Milan
Berita Bola
Video Berita Bola
Video Cerita Bola

Bruno, Lukaku dan Banega Bersaing Untuk Penghargaan Liga Europa 2019/2020

Bruno, Lukaku dan Banega Bersaing Untuk Penghargaan Liga Europa 2019/2020

Gila Bola – Tiga pemain dari tiga klub berbeda lolos sebagai finalis nominasi untuk memenangkan penghargaan pemain terbaik Liga Europa sepanjang musim 2019/2020.

Musim lalu, Sevilla berhasil kembali menegaskan dominasi mereka di kompetisi kelas dua antar klub Eropa ketika berhasil menumbangkan Internazionale Milan di partai final dengan kemenangan 3-2.

Kemenangan itu membuat klub asal Andalusia tak pernah terkalahkan di semua 6 partai final Liga Europa mereka, menjadi tim dengan kolektor gelar terbanyak dengan total 6 trofi.

Namun hanya ada satu pemain dari skuad asuhan Julen Lopetegui yang lolos sebagai finalis tiga nominasi penghargaan pemain terbaik Liga Europa musim lalu, yakni gelandang veteran Ever Banega.

Menurut rating whoscored, gelandang Argentina (7.45) merupakan pemain dengan rating terbaik Sevilla, dengan mengemas empat assist di sepanjang kompetisi untuk mengantarkan timnya juara.

Pemain berusia 32 tahun, yang telah memutuskan pergi dari klub dan bergabung dengan Al-Shabab FC, memang memegang peran penting dalam permainan tim dan menjadi jenderal di lapangan lini tengah.

Nominasi lain adalah rivalnya di final Romelu Lukaku, yang mencetak gol pembuka lewat titik penalti sekaligus gol bunuh diri di partai puncak yang akhirnya dimenangi Sevilla dengan skor 3-2.

Bomber internasional Belgia itu merupakan pemain yang paling banyak terlibat gol untuk sebuah tim, berkonstribusi atas 47 persen total keseluruhan gol Inter Milan dengan mencetak 7 dari 15 gol timnya di sepanjang turnamen, menjadi pemain dengan rating tertinggi (7.79) di skuad asuhan Antonio Conte.

Meski Manchester United tereliminasi di babak semifinal di tangan Sevilla, playmaker Bruno Fernandes masih diperhitungkan untuk memenangkan penghargaan pemain terbaik Liga Europa musim ini.

Gelandang Portugal 26 tahun merupakan top skor kompetisi dengan 8 gol, 5 gol bersama Sporting dan 3 gol bersama Setan Merah. Dengan tambahan tiga assist, dia merupakan pemain dengan rating tertinggi di Liga Europa (8.40) bersama United.

Ever Banega sang juara bersama Sevilla, Romelu Lukaku mesi gol Inter Milan, atau top skor turnamen Bruno Fernandes, jadi siapa yang layak memenangi penghargaan pemain terbaik Liga Europa?

Sumber: Bruno, Lukaku dan Banega Bersaing Untuk Penghargaan Liga Europa 2019/2020
Berita Bola
Video Berita Bola
Video Cerita Bola

Gelandang Man Utd meraih dua gelar di Liga Europa musim ini

Gelandang Man Utd meraih dua gelar di Liga Europa musim ini

Gilabola.com – Liga Europa kembali berakhir dengan Sevilla membuktikan diri sebagai master turnamen, mengalahkan Inter Milan 3-2 di RheinEnergieStadion, Sabtu (22/8).

Itu merupakan gelar keenam tim Andalusia di kompetisi ini, menjadikan mereka tim tersukses di Liga Europa, jauh di atas Juventus, Inter Milan, Liverpool, dan Atletico Madrid. Sedangkan secara individu, ternyata para pemain Sevilla kurang menonjol jika dilihat dari statistik antar pemain meski anak buah Julen Lopetegui adalah juara. Melaporkan dari whoscored, Berikut juara per kategori Liga Europa musim 2019/2020.

Skor Tertinggi – Bruno Fernandes (8 gol)

Bruno Fernandes mengalahkan Romelu Lukaku (7) untuk menjadi top skorer Liga Europa musim ini dengan 8 gol, lima di Sporting dan tiga di United. Menariknya, 5 dari 8 golnya datang dari titik penalti.

Top Assist – Bukayo Saka (5 assist)

Sebenarnya, jumlah assist Bukayo Saka sama dengan Juan Mata, tapi bintang muda Arsenal itu melakukannya dalam waktu yang lebih sedikit (545 menit) dari playmaker United (768).

Berita Sepak Bola Terbaru:
Barcelona melepas pemain ke Italia untuk mendanai transfer gaya
Mikel Arteta Soon Punya Asisten Pelatih Baru di Arsenal
Gelandang Man Utd meraih dua gelar di Liga Europa musim ini
Inter Milan akan mendatangkan mantan striker Juventus itu

Tembakan – Bruno Fernandes (48 tembakan)

Meski merupakan gelandang serang, Bruno Fernandes merupakan pemain yang paling rajin menembak dengan 48 tembakan, di depan striker Rangers Alfredo Morelos atau striker Wolves Raul Jimenez.

Umpan Kunci – Filip Kostic (38 umpan kunci)

Playmaker Frankfurt ini adalah pemain paling kreatif di Liga Europa dengan 38 umpan kunci, di depan Joao Mourinho, Peter Michorl dan Vadis Odjidja-Ofoe (semuanya 22).

Dribble Success – Adama Traore (47 dribble)

Tak hanya di level domestik, Adama Traore juga jago menggiring bola di Liga Europa dengan 47 dribel sukses, jauh di atas Porto Corona (29) dan gelandang APOEL Mousa Suleiman (28).

Success Pass – Nemanja Gudelj (95,9 persen)

Ini adalah satu-satunya pemain Sevilla dalam daftar ini, dengan gelandang hanya tampil 7 menit di semifinal dan final dengan akurasi passing 95,9 persen, dengan dia sebelumnya bermain 90 menit di penyisihan grup hingga babak 32 besar sebelum krisis melanda. .

Tackles – Zeca (45 tekel)

Meski menjadi gelandang, Zeca yang merupakan kapten Kopenhagen dan penggemar United, adalah tekel teratas di turnamen ini dengan total 45 tekel, jauh di atas bek Frankfurt Djibril Sow, bek Basaksehir Gael Clichy, dan Cicinho dari Ludogorets (29 ).

Interceptions – Philipp Wiesinger (34 intersepsi)

Meski tersingkir sejak 16 besar, bek LASK Philipp Wiesinger adalah pemain dengan penghentian paling banyak (34 kali), di atas Gael Clichy (29) dan Zeca (24).

Clean sheet – Sergio Romero (7 clean sheet)

Meski Sergio Romero adalah penjaga gawang terbaik di turnamen ini dan penampilannya tidak pernah mengecewakan di Europa League dengan 7 clean sheet, namun Ole Gunnar Solskjaer tidak mempercayainya di semifinal dan memilih David de Gea yang akhirnya membuat United kalah 2-. 1 ke Sevilla.

Penyelamatan – Karl-Johan Johnson (38 penyelamatan)

Terima kasih untuk Manchester United. Dari 38 penyelamatan di Liga Europa, 13 di antaranya terjadi hanya dalam satu pertandingan melawan Setan Merah, hanya kebobolan penalti oleh Bruno Fernandes pada saat kekalahan 1-0 Kopenhagen dari raksasa Liga Premier.

Sumber: Gelandang Man Utd memenangkan dua gelar di Liga Europa musim ini
Berita Sepak Bola
Video Berita Sepak Bola
Video Cerita Bola

Jelang Final Liga Europa, Pelatih Sevilla Coba Bikin Inter Milan Lengah

Jelang Final Liga Europa, Pelatih Sevilla Coba Bikin Inter Milan Lengah

Gilabola.com – Pelatih Sevilla Julen Lopetegui mencoba membuat Inter Milan lengah dengan melancarkan sejumlah puja-puji yang menyebut pasukan Antonio Conte itu sebagai tim kelas dunia dan sulit ditaklukkan.

Mantan manajer Real Madrid, Lopetegui, memuji lawan mereka pada final Liga Europa, Inter Milan menjelang pertandingan Sabtu (22/8) dini hari WIB, memperingatkan bahwa Ever Banega dan kawan-kawan tak boleh membuat kesalahan melawan tim asuhan Antonio Conte itu.

Sevilla telah memenangkan Liga Europa sebanyak lima kali tetapi Inter yang juga pernah menjadi tiga kali menjadi juara kasta kedua kompetisi Eropa itu difavoritkan menjadi peraih trofi musim ini setelah mengalahkan Shakhtar Donetsk 5-0 di semifinal. Dua penyerang La Beneamata, Lautaro Martinez dan Romelu Lukaku sedang dalam performa gemilang saat ini.

Menurut Julen Lopetegui, Inter adalah tim yang penuh dengan pemain kelas dunia, tetapi Sevilla sangat senang bisa masuk final Europa League ini dan bertekad untuk menampilkan performa yang luar biasa.

Lopetegui menambahkan Sevilla harus bermain dengan kekuatan mereka dan menjadi tim yang bekerja keras serta tim yang dapat diandalkan yang bermain seperti biasanya, serta menjadi yang terbaik.

Sevilla vs Inter Akan Ditentukan Detail Kecil

Gelandang Los Nervionenses Joan Jordan mengatakan Inter sangat sulit untuk dilawan dan Sevilla sangat menghormati mereka. Laga final itu akan menjadi salah satu pertandingan yang sulit, yang pemenangnya ditentukan oleh detail-detail kecil.

Sementara itu gelandang Sevilla asal Serbia Nemanja Gudelj menegaskan Inter adalah tim yang lebih layak berada di Liga Champions daripada Liga Europa, tetapi menambahkan bahwa rekor timnya di Liga Europa musim ini, di mana mereka mengalahkan AS Roma, Wolverhampton Wanders dan Manchester United, memberi Sevilla keyakinan.

Antonio Conte, pemenang Liga Inggris bersama Chelsea dan juara tiga kali beruntun Serie A dengan Juventus sebagai pelatih, mengatakan dia merasa bertanggung jawab untuk memenangkan trofi bersama Inter. Saat sang pelatih Italia itu menerima pekerjaan sebagai pelatih Nerazzurri, ia ingin timnya mencoba dan memenangkan sesuatu dan persepsi itu tumbuh setiap hari.

Pelatih asal Italia itu merasa dirinya memiliki sekelompok pemain yang sangat bagus di Inter yang selalu ingin meningkatkan diri, bekerja keras dan sekarang mereka memiliki kesempatan untuk melakukan sesuatu yang bersejarah.

Sumber: Jelang Final Liga Europa, Pelatih Sevilla Coba Bikin Inter Milan Lengah
Berita Bola
Video Berita Bola
Video Cerita Bola

Lautaro Martinez Siap Sambut Laga Final Liga Europa

Lautaro Martinez Siap Sambut Laga Final Liga Europa

Gila Bola – Lautaro Martinez memastikan Inter Milan siap menyambut laga final Liga Europa melawan Sevilla dan dia berharap bisa membawa pulang trofi.

Inter Milan berhasil melaju ke partai final setelah di pertandingan semifinal menang meyakinkan 5-0 atas Shakhtar Donetsk, Selasa (18/8) dini hari WIB.

Bertanding di Stadion Esprit Arena, Lautaro Martinez sukses mancetak dua gol. Romelu Lukaku pun juga demikian membukukan dua gol dan satu gol lainnya melalui Danilo D’Ambrisio.

Selain itu, dalam laga tersebut Lautaro memberikan satu assist untuk gol Lukaku. Usai jalannya pertandingan, pemain bola asal Argentina itu menyatakan siap menyambut partai final dan ia juga merasa bahagia dengan penampilan raksasa Liga Italia melawan Shaktar Donetsk.

Berita Bola Terbaru:
Ronald Koeman Belum-belum Sudah Peringatkan Pemain Lawas Barcelona
Manchester United Perlu Lakukan Dua Perbaikan
Barcelona Andalkan Kiper Pelapis Awal La Liga Musim Depan
Bukan Hanya Silva, Man City Juga Bikin Patung Top Skor 254 Gol Mereka

Berbicara kepada Sky Sports Italia, sang pemain mengatakan ini malam yang luar biasa, sesuatu yang menurutnya diimpikan klubnya. Sudah lama sekali sejak dirinya bermain cukup bagus dan di semifinal timnya sudah membuktikan jika Inter Milan siap menghadapi hal-hal hebat. Dengan begitu timnya siap ke final.

Lautaro Martinez juga sangat senang dengan cara timnya bermain dan sudah menunjukkan karakter bermain yang baik. Baginya Inter dari pertandingan ke pertandingan terus menunjukkan perbaikan dan dirinya juga senang secara pribadi, karena akan segera memiliki anak pertama, jadi gol yang dia cetak ke gawang Shaktar dia dedikasikan untuk istri dan keluarganya.

Dia juga mengungkapkan Inter tampak lebih kuat, menunjukkan sebuah kedewasaan dengan kedua pemain muda dan yang lebih berpengalaman seperti Samir Handanovic, Danilo D’Ambrisio dan Diego Godin. Baginya mereka memperlihatkan hal yang baik dan pemain lainnya mengikuti.

Sementara usai dipastikan akan berjumpa wakil asal Spanyol di laga final, Sabtu (22/8) dini hari. Sang pemain menilai lawannya itu sebagai klub yang kuat. Tapi dia berharap Inter berhasil memenangkan trofi.

Ia menambahkan, Sevilla adalah tim yang sangat kuat, sehingga tim ini akan mencoba istiarahat beberapa hari ke depan dan mempersiapkan pertandingan. Selain itu, dia juga berharap laga nanti akan berjalan dengan baik dan Inter bisa membawa pulang trofi.

Bersama Inter Milan musim ini, Lautaro Martinez tercatat telah mencetak 21 gol di semua kompetisi.

Sumber: Lautaro Martinez Siap Sambut Laga Final Liga Europa
Berita Bola
Video Berita Bola
Video Cerita Bola

Terdepak Dari Liga Europa, Bukti Man Utd Butuh Bek Tengah Kuat dan Striker Tajam!

Terdepak Dari Liga Europa, Bukti Man Utd Butuh Bek Tengah Kuat dan Striker Tajam!

Gilabola.com – Menghasilkan 20 tembakan sepanjang laga, namun hanya satu gol yang berhasil dicetak oleh Manchester United dalam kekalahan 2-1 mereka dari Sevilla di semifinal Liga Europa, itu pun dari titik putih penalti.

Ole Gunnar Solskjaer menurunkan kekuatan terbaiknya minus Nemanja Matic dan seperti biasa, mereka tampak sangat berbahaya ketika melakukan serangan balik cepat, namun masalah penyelesaian akhir sekali lagi menjadi kendala.

Menurut rating whoscored, dua pemain terbaik United malam ini adalah duo gelandang kreatif Paul Pogba dan Bruno Fernandes, yang memainkan peran sentral dalam permainan pasukan The Red Devils.

Paul Pogba tampak sangat mengagumkan dengan kualitas teknik individu yang luar biasa, membuatnya dengan mudah mengalahkan lawan, keluar dari tekanan, dan bahkan menghasilkan 9 kali dribel sepanjang laga.

Berita Bola Terbaru:
Terdepak Dari Liga Europa, Bukti Man Utd Butuh Bek Tengah Kuat dan Striker Tajam!
Victor Lindelof dan Bruno Fernandes ADU OTOT LEHER! Harry Maguire: Kami Hancur!
Pelatih Man Utd Mungkin Menyesal Pilih De Gea Daripada Sergio Romero
Kiper Maroko Asal Kanada Patahkan Hati Pemain Man Utd Tadi Malam

Sementara Bruno Fernandes sangat menakjubkan dalam menciptakan peluang terbuka, menghasilkan empat umpan kunci termasuk bagaimana dia menyediakan peluang emas bagi Mason Greenwood di awal babak kedua.

Permasalahannya adalah Man United tak memiliki striker klinis di depan gawang untuk menyeleaikan peluang. Marcus Rashford terlalu sering membuang peluang, Anthony Martial banyak bermain di luar kotak, dan Mason Greenwood belum sepenuhnya matang.

Maka benar seperti kata legenda Arsenal Paul Merson, dewan Old Trafford perlu siap mengeluarkan banyak uang untuk mendapatkan Harry Kane dari Spurs, yang sudah terbukti insting golnya di Premier League. Bahkan di musim terburuknya musim ini karena masalah kebugaran, dia masih bisa mencetak 24 gol di berbagai ajang.

Sementara di sepanjang karirnya, penyerang internasional Inggris berusia 27 tahun itu sudah mencetak 188 gol dari 287 penampilan untuk The Lilywhites dan pernah memenangkan gelar top skor Premier League pada 2016.

Selain itu Man Utd juga membutuhkan bek tengah modern baru yang lebih kuat dari Victor Lindelof. Sayangnya bahwa Dayot Upamecano sudah menandatangani kontrak baru dengan Leipzig, dan kini mereka mungkin harus rela mengeluarkan uang besar untuk transfer Kalidou Koulibaly.

Kegagalan di Eropa ini pada akhirnya justru harus disyukuri fans dan bagus untuk Manchester United, karena Ole Gunnar Solskjaer dan pihak manajemen bisa melihat lebih jelas kekurangan pada skuad mereka saat ini, yakni bek tengah yang lebih kuat, suksesor Nemanja Matic yang nyaman dengan bola dan baik dalam mendistribusikannya, penyerang klinis di depan gawang untuk menyelesaikan umpan Bruno Fernandes dan Paul Pogba, serta mungkin penantang bagi Mason Greenwood dan Marcus Rashford agar mereka lebih termotivasi untuk mendapatkan tempat di skuad utama.

Jadi jika punya uang, daftar pemain yang harus dibeli The Red Devils adalah Kalidou Koulibaly, Saul Niguez, Harry Kane atau Moussa Dembele, dan salah satu dari Jadon Sancho atau Jack Grealish.

Sumber: Terdepak Dari Liga Europa, Bukti Man Utd Butuh Bek Tengah Kuat dan Striker Tajam!
Berita Bola
Video Berita Bola
Video Cerita Bola

Ingat Manchester United, Sevilla Berpengalaman di Liga Europa

Ingat Manchester United, Sevilla Berpengalaman di Liga Europa

Gila Bola – Robin van Persie ingatkan Manchester United agar tak meremehkan Sevilla saat jumpa di semifinal Liga Europa, Senin (17/8) dini hari WIB.

Raksasa Liga Inggris itu sebelum ke partai semifinal lebih dulu mengalahkan FC Copenhagen 1-0 lewat gol Bruno Fernandes. Sedangkan Sevilla sukses menang tipis atas Wolverhampton Wanderers.

Kendati klub asal Spanyol itu hanya mampu menang 1-0 kontra Wolves tetapi Manchester United perlu waspada. Pasalnya, mereka sudah memenangkan lima kali trofi Liga Europa, tiga di antaranya mampu diraih secara beruntun dari 2014 hingga tahun 2016.

Tak hanya itu saja, tim asuhan Julen Lopetegui juga tidak terkalahkan dalam 19 pertandingan di semua kompetisi. Tak ayal, catatan bagus itu akan menjadi ancaman besar bagi kubu United saat bertanding di RheinEnergieStadion, Koln. Bahkan, Robin Van Persie juga mengungkapkan bahwa dia sempat tergoda untuk bergabung ke Sevilla sebelum dia ke Arsenal.

Berita Bola Terbaru:
Inter Milan Masih Bermimpi Datangkan Lionel Messi
Manchester United Didesak Datangkan Dayot Upamecano
PSG Ogah Disebut Gagal Jika Tak Juara Liga Champions
Ribery Akan Bantu Fiorentina Dapatkan Gelandang Bayern Munchen asal Spanyol

Berbicara kepada Stats Perform News, Van Persie yang pernah bermain untuk MU itu mengatakan Sevilla merupakan salah satu tim favorit juara di ajang ini, tetapi pertama-tama mereka harus mengalahkan Manchester United terlebih dahulu. Menurutnya klub berjuluk Los Nervionenses itu adalah petarung di piala ini.

Pria asal Belanda itu juga mengungkapkan bahwa dia hampir saja melakukan pembicaraan dengan Sevilla sebelum dia ke Arsenal, baginya klub tersebut adalah salah satu opsinya yang bisa dia tuju saat itu. Ia pun mengaku sangat tergoda bergabung ke sana, tetapi pada akhirnya dia memilih ke Arsenal.

Sementara itu, Manchester United seperti diketahui berhasil finis di peringkat ketiga klasemen Liga Premier 2019/2020. Hal ini tak lepas penampilan tim asuhan Ole Gunnar Solskjaer yang gemilang sejak bulan Januari lalu dan Robin van Persie menilai akan menjadi modal yang baik untuk musim depan. Sedangkan andai gagal mengamankan trofi mereka tidak bisa dibilang tidak sukses.

Ia menambahkan, beberapa bulan terakhir mereka sangat positif penampilannya tetapi itu harus terus dipertahankan. Pasalnya, tekanan akan terus berlanjut. Dia pun tidak akan mengatakan jika Manchester United gagal menangi trofi bukan berarti mereka tidak sukses, baginya setelah jeda mereka terlihat tampil baik. Ini akan menjanjikan untuk musim depan.

Sumber: Ingat Manchester United, Sevilla Berpengalaman di Liga Europa
Berita Bola
Video Berita Bola
Video Cerita Bola

Inter Diharapkan Lakukan Ini Untuk Bisa Atasi Shakhtar Donetsk di Liga Europa

Inter Diharapkan Lakukan Ini Untuk Bisa Atasi Shakhtar Donetsk di Liga Europa

Gila Bola – Akan berhadapan dengan Shakhtar Donetsk di semifinal Liga Europa, gelandang Inter Milan, Roberto Gagliardini mengharapkan timnya untuk mendengarkan semua permintaan pelatih mereka.

Sukses lolos ke semifinal Liga Europa musim ini, Inter Milan kini berambisi untuk bisa terus melaju dan tentunya memenangkan kompetisi tersebut. Namun, sebelum berpikir terlalu jauh, tim asuhan Antonio Conte tersebut harus berhadapan dengan lawan tangguh, yakni wakil Ukraina, Shakhtar Donetsk.

Meskipun berhasil mengalahkan Bayer Leverkusen pada partai sebelumnya, namun Shakhtar bisa menjadi lawan yang lebih sulit bagi Inter. Hal itu diungkapkan oleh gelandang tim asal kota mode itu, Roberto Gagliardini dalam wawancaranya dengan Sky Sport Italia.

Menurut sang pemain, Shakhtar adalah lawan yang memiliki pertahanan kokoh dan juga lini depan yang sangat berbahaya bahkan lebih menakutkan dibandingkan Leverkusen. Hal  itu dikarekanakan tim asal Ukraina itu memiliki penyerang-penyerang yang talenta individunya memang lebih baik ketimbang pemain dari klub Bundesliga tersebut.

Berita Bola Terbaru:
Bayern Unggul 1-4 Dalam 30 Menit, Barcelona di Ambang Kekalahan
Mau Juara Musim Depan, Chelsea Perlu Lakukan Ini
Tottenham Hotspur Coba Bajak Incaran Manchester United
Everton Kian Dekat Datangkan Gelandang Napoli asal Brazil

Karena itulah, Gagliardini mengingatkan rekan-rekan setimnya untuk tetap mempersiapkan diri dengan baik dan juga mengikuti semua permintaan dari pelatih mereka jika ingin mengatasi Shakhtar. Bagi sang gelandang meskipun memprediksi pertandingan akan berjalan sangat ketat, namun dia tetap yakin dengan kemampuan dari timnya untuk bisa meraih kemenangan.

Hanya memainkan satu partai saja di Liga Europa selepas lockdown memang membuat semuanya bisa terjadi, namun menurut Gagliardini Inter sudah cukup siap dengan metode itu. Hal tersebut dikarenakan pelatih mereka, Conte selalu mempersiapkan setiap pertandingan seperti layaknya sebuah final.

Satu hal lagi yang ditekankan oleh gelandang asal Italia itu adalah fokus dan konsentrasi hingga pertandingan berakhir. Gagliardini mencotohkan kekalahan mantan klubnya, Atalanta dari PSG di Liga Champions saat pertandingan hanya menyisakan beberapa menit lagi.

Dengan format pertandingan yang ada saat ini, fokus hingga peluit panjang memang perlu karena dalam hitungan detik hasil pertandingan bisa saja berubah. Terlebih, seperti yang dikatakan oleh sang gelandang, calon lawan Inter memiliki pemain-pemain depan dengan teknik individu sangat baik yang tentunya bisa membuat peluang dalam waktu yang singkat.

Sumber: Inter Diharapkan Lakukan Ini Untuk Bisa Atasi Shakhtar Donetsk di Liga Europa
Berita Bola
Video Berita Bola
Video Cerita Bola

Bruno Fernandes Bersemangat Menangi Trofi Liga Europa

Bruno Fernandes Bersemangat Menangi Trofi Liga Europa

Gila Bola – Bagi Bruno Fernandes menangi trofi Liga Europa akan menjadi modal yang penting untuk Manchester United mengarungi kompetisi musim depan.

Raksasa Liga Inggris itu kini berhasil melaju ke partai semifinal usai berhasil mengalahkan FC Copenhagen dengan skor tipis 1-0 dan MU sudah di tunggu oleh Sevilla, Senin (17/8) dini hari WIB.

Bruno Fernandes sendiri memang baru saja didatangkan Setan Merah pada bulan Januari lalu dari Benfica. Di sisi lain, Manchester United sudah melaju ke dua partai semifinal di ajang Piala Liga dan Piala FA musim ini, namun tim asuhan Ole Gunnar Solskjaer gagal menjuarainya lantaran harus menyerah dari masing-masing lawan yang dihadapi.

Kegagalan itu pun rupanya membuat Bruno penasaran dan pemain asal Portugal itu bersemangat untuk memenangkan trofi Liga Europa di musim ini. Pasalnya, dia menilai dengan menjuarai ajang tersebut akan menjadi modal yang bagus untuk United di musim depan menambah koleksi gelar.

Berita Bola Terbaru:
Manchester United Ngotot Mau Pertahankan Pemainnya Yang Jarang Tampil
5 Alasan Manchester City Bakal Singkirkan Lyon Dari Liga Champions
Pemain Kesayangan Suporter Juventus Akan Dijual Pirlo 1,9 Trilyun
Pantas Khianati Chelsea, Willian Dapat Kontrak 677 Milyar di Arsenal!

Berbicara kepada Sky Sports, Bruno Fernandes mengatakan sangat penting untuk menjadi juara lantaran setiap pemain harus paham bagaimana rasanya memenangkan trofi untuk Manchester United. Sedangkan buat pelatih dan para pemain akan penting karena dia merasa sejauh ini sudah bekerja dengan baik.

Menurutnya kalau MU finis dengan sebuah trofi memang tidak akan membuat mereka langsung menjadi tim yang sempurna lagi, tapi akan menjadi tahun yang bagus karena Manchester United perlu kembali memenangi trofi lagi dan bertarung di kompetisi Eropa dan juga liga. Baginya menuntaskan musim ini dengan baik akan menjadi start yang bagus buat musim depan.

Sekedar informasi, Manchester United sebelumnya pernah menjuarai trofi Liga Europa di era kepelatihan Jose Mourinho musim 2016/2017. Sedangkan itu merupakan gelar bergengsi terakhir yang berhasil mereka dapatkan dan setelah itu mereka puasa gelar.

Sementara Bruno Fernandes tercatat sebagai top skor di ajang ini dengan mengemas 7 gol. Jika gelandang serang andalan United itu berhasil menjuarai trofi tersebut dan menyabet gelar individu, maka kariernya di musim 2019/2020 lengkap

Sumber: Bruno Fernandes Bersemangat Menangi Trofi Liga Europa
Berita Bola
Video Berita Bola
Video Cerita Bola

Prediksi Wolves vs Sevilla, Liga Europa 12 Agustus 2020

Prediksi Wolves vs Sevilla, Liga Europa 12 Agustus 2020

Gilabola.com – Sevilla yang sudah lima kali menjuarai Liga Europa sepanjang sejarah lebih difavoritkan akan lolos ke semi final turnamen itu saat menghadapi Wolves pada partai perempat final, Rabu (12/8) dinihari.

Namun dalam hal motivasi, Wolves lebih memiliki tekad menang dan meraih gelar juara kompetisi Liga Europa setelah mereka gagal lolos ke kompetisi Liga Europa melalui posisi liga mereka. Setelah persaingan yang ketat, mereka harus puas di tempat ketujuh klasemen akhir Liga Inggris. Yang membuat kecewa adalah fakta bahwa mereka memiliki jumlah poin yang sama dengan Tottenham Hotspur yang berada di urutan keenam, namun kalah selisih gol dari Spurs yang sedikit lebih baik, yaitu +3.

Wolves mungkin akan berjuang lebih keras daripada Sevilla untuk memenangkan pertandingan ini, terus melaju hingga ke babak final dan meraih trofi kompetisi kedua level Eropa tersebut. Jika mereka mampu memenangkan trofi ini, otomatis mereka akan langsung masuk ke penyisihan grup Liga Champions musim depan untuk pertama kalinya.

Sementara itu, Sevilla sebenarnya tidak memiliki tujuan yang serius seperti kubu Wolves. Mereka sudah memiliki tiket ke Liga Champions musim depan dengan finish pada posisi keempat di Liga Spanyol.

5 Laga Terakhir Wolves

  • 07/08/20 Wolves vs Olympiakos Piraeus 1-0
  • 26/07/20 Chelsea vs Wolves 2-0
  • 21/07/20 Wolves vs Crystal Palace 2-0
  • 16/07/20 Burnley vs Wolves 1-1
  • 12/07/20 Wolves vs Everton 3-0

5 Laga Terkini Sevilla

  • 06/08/20 Sevilla vs AS Roma 2-0
  • 20/07/20 Sevilla vs Valencia 1-0
  • 17/07/20 Real Sociedad vs Sevilla 0-0
  • 13/07/20 Sevilla vs Mallorca 2-0
  • 10/07/20 Ath Bilbao vs Sevilla 1-2

Prediksi Skor Wolves vs Sevilla

Wolves telah mencatatkan kemenangan 1-0 di kandang pada leg kedua pertandingan babak 16 besar mereka atas Olympicaos, setelah bermain imbang 1-1 pada leg pertama. Sedangkan Los Palanganas membukukan kemenangan 2-0 atas Roma di babak sebelumnya. Tim Spanyol memiliki dominasi yang jelas sepanjang pertandingan, dan mereka telah memimpin 2-0 bahkan sebelum turun minum. Di atas kertas, tentu saja kubu Sevilla lebih diunggulkan pada pertandingan ini.

Pasukan Julen Lopetegui telah menjadi salah satu tim terbaik dalam sejarah Liga Europa, memenangkan trofi ini lima kali dalam sejarah, dengan tiga kali beruntun antara tahun 2014 sampai 2016. Sementara itu, Wolves baru beberapa musim lalu dipromosikan dari divisi kedua Championship dan juga minim pengalaman dalam kompetisi Eropa. Dengan demikian, Sevilla kembali diyakini untuk memenangkan pertandingan ini dan lolos ke semi final. Prediksi Skor: Wolves 1-2 Sevilla.

Sumber: Prediksi Wolves vs Sevilla, Liga Europa 12 Agustus 2020
Berita Bola
Video Berita Bola
Video Cerita Bola

Manchester United Siap Hadapi Semifinal Liga Europa

Manchester United Siap Hadapi Semifinal Liga Europa

Gila Bola – Pelatih Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer menyatakan timnya tidak takut melawan siapa pun di pertandingan semifinal Liga Europa.

Raksasa Liga Inggris berhasil melaju ke partai semifinal usai mereka melumat FC Copenhagen dengan skor tipis 1-0, Selasa (11/8) dini hari WIB. Sedangkan satu-sautnya gol yang tercipta di Stadion RheinEnergie itu dicetak oleh Bruno Fernandes melalui titik putih.

Hasil kemenangan tersebut membuat Manchester United akan bertemu pemenang antara Wolverhampton Wanderers vs Sevilla. Sementara kedua tim itu juga menampilkan permainan yang baik sepanjang musim ini sehingga berpotensi akan menyulitkan langkah MU untuk ke partai final.

Meski demikian, Ole Gunnar Solskjaer mengaku tetap siap dan tidak takut menghadapi tim mana pun.

Berbicara di situs resmi klub, sang pelatih mengatakan pastinya mereka dua tim yang bagus. Menurutnya Manchester United sudah tahu segalanya tentang Wolverhampton. Ia juga mengungkapkan pernah menjalani babak 16 besar bersama Molde melawan Sevilla, jadi ia ingin membalas kekalahan saat itu. Jadi ia tidak keberatan. Timnya akan menantikan yang berikutnya. Kini ia menilai MU sekarang bisa duduk santai dan menonton Wolves dan Sevilla.

Sementara Manchester United sendiri sudah melaju ke partai semifnal tiga kali musim ini dan Solskjaer menilai untuk Liga Europa harus dimenangkan.

Ia menambahkan, timnya harus melakukan langkah berikutnya. Langkah berikutnya untuk tim ini juga. Itulah tantangan bagi mereka sekarang. Oke, tiga semifinal musim ini tapi itu sudah dekat, ia tidak mau United berada di sana. Baginya MU harus berada di final dan timnya ingin memenangkannya.

Sedangkan Bruno Fernandes sejauh ini menjadi top skor di kompetisi Liga Europa di mana sang pemain telah mengemas 7 gol. Bahkan pundi-pundi golnya masih bisa bertambah lagi jika ia mampu mencetak gol di partai semifnal untuk Manchester United.

Sumber: Manchester United Siap Hadapi Semifinal Liga Europa
Berita Bola
Video Berita Bola
Video Cerita Bola

Lukaku Tidak Puas Kemenangan Inter di Liga Europa

Lukaku Tidak Puas Kemenangan Inter di Liga Europa

Gila Bola – Romelu Lukaku berhasil membawa timnya ke semi final Liga Europa tapi seharusnya Inter Milan meraih kemenangan besar atas Bayer Leverkusen.

Inter Milan sendiri berhasil meraih kemenangan 2-1 atas Leverkusen di Esprit Arena pada babak perempat final Liga Europa, Selasa (11/8) dini hari WIB.

Dua gol kemenangan yang tercipta masing-masing dicetak oleh Nicolo Barella dan Romelu Lukaku. Sedangkan klub asal Jerman itu mencetak gol melalui Kai Havertz.

Meski raksasa Liga Italia berhasil menang dan ia mampu mencetak gol. Tapi pemain asal Belgia itu tidak senang dengan penyelesaian akhir Inter Milan. Pasalnya, sepanjang jalannya pertandingan timnya mempunyai banyak peluang dan tercatat ada 18 tembakan sehingga ia berharap agar ketika bermain di laga semifinal timnya bisa jauh lebih siap.

Berbicara kepada Sky Sports Italia, Lukaku mengatakan belakangan ini Inter Milan membaik, tim ini hanya harus lebih banyak menuntaskan peluang dan menghabisi lawan lebih cepat. Sekarang tim ini punya waktu satu minggu untuk mempersiapkan semifinal. Ini akan menjadi laga besar lainnya dan Inter harus siap.

Melaju ke partai semifinal, Inter Milan akan menghadapi pemenang antara Shakhtar Donetsk dan FC Basel.

Sementara itu, dalam pertandingan tersebut Romelu Lukaku mengukir sejarah dengan menjadi pemain yang mampu mencetak gol dalam sembilan laga secara beruntun dan ia pun kini melampaui rekor sebelumnya yang dipegang Alan Shearer saat membela Newcastle United. Shearer mencetak rekor tersebut pada musim 2004/2005.

Sedangkan jika Lukaku berhasil membawa Inter Milan ke partai final dan Inter keluar sebagai juara Liga Europa musim 2019/2020. Maka ini akan akan menjadi trofi pertamanya bersama klub asal Italia tersebut.

Sumber: Lukaku Tidak Puas Kemenangan Inter di Liga Europa
Berita Bola
Video Berita Bola
Video Cerita Bola

Hasil Liga Europa: Shakhtar Donetsk Melaju ke Semi Final Kalahkan Basel

Hasil Liga Europa: Shakhtar Donetsk Melaju ke Semi Final Kalahkan Basel

Gila Bola – Hasil Liga Europa hari Rabu (12/8): Shakhtar Donetsk melaju ke semi final setelah mengandaskan FC Basel dengan skor 4-1 pada laga di Veltins-Arena Gelsenkirchen, dengan dua gol pertama terjadi dalam 22 menit sejak kickoff.

Dengan kemenangan 4-1 ini maka tim asal Ukraina, Shakhtar Donetsk, dengan demikian mengulangi prestasi pada tahun 2016 saat mereka melaju ke empat besar Liga Europa, sebelum dihentikan oleh Sevilla yang tahun itu menjadi juara tiga kali beruntun kompetisi kedua di Eropa ini.

Pasukan Luis Castro mengejutkan anak-anak Marcel Koller dengan gol cepat menit kedua melalui Junior Moraes, sebelum Taison menambahkan gol kedua menit 22. Alan Patrick menambahkan gol ketiga pada menit 75. Dan saat semua orang mengira pertandingan Shakhtar Donetsk vs Basel ini usai dengan skor 3-0, Domilson Cordeiro dos Santos atau Dodo menambahkan gol keempatnya pada menit 88. Skor akhir dari hasil Liga Europa ini usai dengan skor 4-1 setelah Ricky van Wolfswinkel membalaskan satu gol pada menit-menit terakhir injury time.

Pertandingan yang dipimpin wasit Michael Oliver dari Inggris ini berlangsung kurang lebih seimbang dalam hal penguasaan bola, 55% banding 45%, tapi apa yang dengan cepat menarik perhatian kita adalah dominasi tim Ukraina itu dalam hal tembakan tepat sasaran ke gawang lawan, delapan kali berbanding dua. Selain itu lima percobaan serangan yang meleset banding sembilan untuk keunggulan Basel. Shakhtar menunjukkan kemampuan mereka mencegah para pemain Swiss itu melepaskan serangan ke gawang.

Perbedaan babak pertama dan kedua dari laga perempat final Liga Europa di Gelsenkirchen ini adalah, Shakhtar menurunkan tempo dan tekanan pada paruh kedua, dengan mereka membiarkan Basel melakukan serangan demi serangan, menahannya dan kemudian melakukan serangan balik dengan dua di antaranya membuahkan gol menit 75 dan menit 89. Satu-satunya gol balasan dari Basel terjadi pada menit kedua injury time melalui  Ricky van Wolfswinkel.

Shakhtar Donetsk dengan demikian melaju ke babak semi final Liga Europa untuk menghadapi Inter Milan. Sebuah pertandingan yang sangat seru dengan kedua tim akam memamerkan lini depan mereka yang lincah. Pasukan Antonio Conte bisa direpotkan tim Ukraina ini.

Sumber: Hasil Liga Europa: Shakhtar Donetsk Melaju ke Semi Final Kalahkan Basel
Berita Bola
Video Berita Bola
Video Cerita Bola