Tag: Bikin

Timnas Inggris Bergerak Cepat Bikin Jerman Gigit Jari

Timnas Inggris Bergerak Cepat Bikin Jerman Gigit Jari

Gilabola.com – Timnas Inggris berusaha keras untuk mempertahankan pemain mudanya yang juga bintang Bayern Munich, Jamal Musiala.

Meski Musiala berpeluang besar memperpanjang kontraknya di Bayern, timnas Jerman bisa saja kehilangan bintang berusia 17 tahun itu.

Menurut laporan Olahraga Bild yang diluncurkan Pekerjaan Sepak Bola Bavaria, The Three Lions berjuang keras agar Musiala tetap membela mereka di kancah internasional.

Pemain kelahiran Stuttgart yang hijrah ke Inggris saat kecil itu, hingga saat ini masih tercatat sebagai pemain timnas Inggris U-21. Sedangkan untuk Jerman, ia hanya membela Die Mannschaft untuk tim U-16, setelah sebelumnya juga membela tim yunior Three Lions.

Berita terbaru:
Bintang Milan itu mengaku masih harus bekerja keras untuk menjadi yang terbaik
Absen dari latihan, penyerang bintang Madrid itu terancam absen menghadapi Atalanta
Inzaghi ingin Lazio fokus di Serie A sebelum memikirkan Liga Champions
Winger AS Roma itu berharap bisa bertahan di RB Leipzig

Meski demikian, Musiala tetap bisa berganti timnas, meski belum memutuskan negara mana yang akan dibelanya untuk kategori senior. Namun menurut Bild, Inggris terus bekerja keras, bahkan lebih dari Federasi Sepak Bola Jerman (DFB) dalam membela Musiala.

Lalu, apa sebenarnya yang dilakukan tim Gareth Southgate agar Musiala tetap bersama mereka?

Federasi Sepak Bola Inggris (FA) – serta Southgate, dilaporkan selangkah lebih maju dari & # 39; melakukan & # 39; untuk para pemain muda mereka. Mereka bahkan berusaha meyakinkan gelandang serang yang pernah belajar di akademi Chelsea dan Bayern Munich itu – dengan fakta nyata dan emosional, agar dia tetap membela The Three Lions.

Timnas Inggris disebut-sebut telah memberikan informasi mendetail kepada Musiala tentang prospeknya bersama The Three Lions, termasuk posisi yang mereka rencanakan untuknya. Yakni, di bagian sayap dan juga di bagian tengah belakang garis depan.

Dan itu, Musiala akan tampil bersama pemain muda berbakat lainnya dari Inggris, seperti bintang Borussia Dortmund, Jadon Sancho, 20 tahun, dan Jude Bellingham, 17 tahun. Dia pasti akan menjadi andalan lini serang di masa depan.

Sebelumnya, pelatih Jerman Joachim Loew bertekad memasukkan nama Jamal Musiala ke dalam skuat timnas Jerman yang akan menggelar pertandingan internasional pada Maret 2021. Loew bahkan sempat bertemu langsung dengan Musiala, terkait keinginan Jerman merebut kembali. mantan bintang mudanya.

Jerman bahkan berambisi melibatkan Musiala di Kualifikasi Piala Dunia bulan depan. Loew mengaku tak peduli jika Musiala saat ini berstatus pemain timnas Inggris U-21. Ia menilai sang pemain memiliki peluang besar untuk membela Die Mannschaft, karena ia lahir di Stuttgart dan pernah bermain untuk Jerman U-16.

Ronaldo Berhasil Bikin Pemain Montpellier Tampil Oke

Ronaldo Berhasil Bikin Pemain Montpellier Tampil Oke

Gila Bola – Cristiano Ronaldo diam-diam telah menjadi mentor striker Montpellier dan sang pemain saat ini penampilannya meningkat.

Pemain yang dimaksud adalah Stephy Mavididi. Ya, sang pemain menghabiskan lima tahun di Arsenal dan masuk ke tim utama pada 2016, tetapi untuk bermain reguler dia harus berjuang di bawah arahan Arsene Wenger.

Alhasil, pemain didikan Cristiano Ronaldo itu dipinjamkan ke Charlton Athletic dua kali dan Preston North End sekali sebelum dijual ke Juventus dengan kesepakatan permanen pada 2018. Bersama klub asal Turin awalnya dia memulai kariernya dengan tim cadangan Bianconeri.

Namun Stephy Mavididi menjalani debutnya di tim utama raksasa Liga Italia setahun kemudian, tetapi pada akhirnya ia gagal membutikan dirinya bermain reguler, dan dia pun dipinjamkan ke Dijon selama musim 2019/2020.

Berita Bola Terbaru:
Ronaldo Berhasil Bikin Pemain Montpellier Tampil Oke
Arsenal Diminta Pikir Dua Kali Jika Mau Pecat Mikel Arteta
Ibrahimovic Punya Kemiripan dengan Eks Pemain Ajax
Martin Braithwaite, Masih di Barcelona Tahun Depan?

Tampil mengesankan bersama Dijon, akhirnya junior Cristiano Ronaldo semasa di Juventus itu bergabung dengan Montpellier di bursa transfer musim panas. Dan menariknya, selama bermain untuk klub barunya Stephy Mavididi kerap diberikan kesempatan untuk bermain setiap pekan.

Stephy Mavididi sendiri saat ini sudah mengemas dua gol dalam 11 penampilan di Ligue 1 dan membantu tim asuhan Michel Der Zakarian naik ke posisi kelima dalam klasemen. Setelah terus tampil mengesankan, penyerang muda itu mengklaim dirinya bisa tampil oke sekarang ini karena berkat bantuan Ronaldo selama berada di Juventus.

Berbicara kepada The Guardian, Stephy Mavididi mengatakan dia sangat bangga bisa berlatih bersama dengan Cristiano Ronaldo di Juventus. Menurutnya, dia sudah banyak membantu karier sepak bolanya. Dia menjelaskan sebagai pemain muda dirinya telah melihat penampilannya dan kemudian menerapkannya.

Sementara itu, sang pemain juga mengungkapkan ia sama sekali tidak menyesal meninggalkan Inggris. Pasalnya, itu terbukti sudah menguntungkan kariernya.

Cristiano Ronaldo sendiri musim 2020/21 ini telah bermain dalam 8 laga dengan mencetak 10 gol dan 1 assist di semua kompetisi. Sedangkan Stephy Mavididi berpeluang besar akan bermain kembali untuk Montpellier saat melawan PSG akhir pekan nanti dalam lanjutan Ligue 1.

Bernd Leno Blunder, Malah Dibela Suka Bikin Kesalahan

Bernd Leno Blunder, Malah Dibela Suka Bikin Kesalahan

Gila Bola – Bek Arsenal, David Luiz menyatakan Bernd Leno adalah penjaga gawang yang luar biasa dan banyak membantu di laga Rapid Wien.

Diketahui, klub Liga Inggris itu bertanding di ajang Liga Europa melawan Rapid Wien pada Kamis (23/10) malam WIB. Bertandang ke Austria kubu The Gunners berhasil meraih kemenangan 1-2.

Namun laga yang berlangsung di Allianz Stadion itu, tuan rumah unggul lebih dulu melalui Taxiarchis Fountas. Gol sang pemain tak lepas dari blunder yang dilakukan oleh Bernd Leno. Dalam laga itu, kiper asal Jerman tersebut salah melakukan operan.

Sedangkan Arsenal berhasil meresponnya masing-masing melalui David Luiz dan Pierre-Emerick Aubameyang. Usai jalannya pertandingan, eks kiper Bayer Leverkusen itu terus mendapatkan sorotan tajam karena sudah mempermudah pemain lawan untuk mencetak gol.

Kendati rekan setimnya membuat kesalahan, namun David Luiz membela Bernd Leno. Dia menilai sang pemain sudah tampil bagus sepanjang pertandingan melawan Rapid Wien. Pemain asal Brasil itu juga menegaskan gaya bermain Arsenal dari belakang selalu berbahaya.

Berbicara kepada awak media, David Luiz mengatakan dalam pertandingan tersebut rekannya itu sudah bermain oke. Menurutnya, bermain dari belakang adalah filosofi timnya dan baginya dengan cara seperti itu akan memudahkan untuk pemain lini depan.

Sedangkan menurutnya, di laga kontra Rapid Wien rekannya hanya membuat satu kesalahan yang fatal hingga menyebabkan pemain lawan mudah menjebol gawang Bernd Leno. Selebihnya dia menilai berjalan dengan baik di mana banyak membantu permainan tim.

Selain David Luiz, Mikel Arteta selaku juru taktik Arsenal juga membela kipernya tersebut setelah jalannya pertandingan.

Perlu diketahui, Bernd Leno telah bermain dalam 8 pertandingan di semua kompetisi  musim ini. Namun dirinya hanya mampu mencatatkan 3 kali clean sheet.

Sumber: Bernd Leno Blunder, Malah Dibela Suka Bikin Kesalahan
Berita Bola
Video Berita Bola
Video Cerita Bola

Start Mulus di Serie A Tak Bikin Milan Lupakan Liga Europa

Start Mulus di Serie A Tak Bikin Milan Lupakan Liga Europa

Bola Gila – AC Milan tidak akan meremehkan kompetisi Liga Europa dan memastikan tetap serius dengan persaingan antar klub kasta kedua Eropa.

Memulai awal yang sangat baik di Serie A, memang, kepercayaan diri AC Milan saat ini sangat baik. Mereka pasti akan melakukan yang terbaik untuk mempertahankan performa positif ini, tapi bukan berarti mereka akan meremehkan kompetisi lain yang mereka ikuti di Liga Europa.

Perasaan bahwa mereka akan terus fokus dan mengomentari Eropa musim ini disampaikan oleh pelatih mereka, Stefano Pioli. Dalam wawancara dengan Radio Anch & # 39; io yang juga dikutip Football Italia, sang pelatih mengatakan bahwa tim seperti Milan harus memiliki ambisi yang tinggi artinya mereka akan berusaha memberikan yang terbaik di semua kompetisi.

Pioli mengatakan skuad Merah dan Hitam tidak boleh memilih antara Serie A atau Liga Europa dan tetap harus berusaha mendapatkan hasil terbaik di setiap pertandingan. Pelatih ingin para pemainnya berkonsentrasi pada satu pertandingan yang ada di depan mata mereka, termasuk pertandingan penyisihan grup pertama di Eropa melawan tim Skotlandia Celtic di tengah pekan.

Berita Sepak Bola Terbaru:
Meminta Chelsea untuk tidak memaksa Hakim Ziyech
Start Mulus di Serie A Tak Bikin Milan Lupakan Liga Europa
Real Madrid Bersiap Menyamai Shakhtar Donetsk Tanpa Sergio Ramos
Sandro Tonali Akan Mengubah Posisi Franck Kessie

Bagi pelatih, hal terpenting saat ini adalah hanya memikirkan lawan di depan mereka dan tidak berpikir terlalu jauh ke depan. Meski Pioli mengaku bermain di banyak kompetisi bukanlah hal yang mudah, namun hal itu harus dilakukan terutama untuk tim seperti Milan.

Meski mengaku puas dengan start bagus yang telah diraih timnya hingga saat ini, Pioli tetap mengingatkannya bahwa mereka masih dalam tahap awal dan masih banyak laga sulit ke depan. Karena itu, sang ahli taktik merasa akan lebih baik jika timnya tidak melangkah terlalu jauh dan hanya mempersiapkan diri untuk menghadapi siapa pun lawan mereka selanjutnya.

Meski menjanjikan akan memberikan yang terbaik di Liga Europa, Milan diprediksi masih kerap merotasi pemain. Hal tersebut tak lain karena jadwal yang cukup padat di kompetisi kasta kedua Eropa yang biasanya berlangsung berdekatan dengan pertandingan lanjutan Serie A.

Sumber: Start Mulus di Serie A Tak Bikin Milan Lupakan Liga Europa
Berita Sepak Bola
Video Berita Sepak Bola
Video Cerita Bola

Jelang Final Liga Europa, Pelatih Sevilla Coba Bikin Inter Milan Lengah

Jelang Final Liga Europa, Pelatih Sevilla Coba Bikin Inter Milan Lengah

Gilabola.com – Pelatih Sevilla Julen Lopetegui mencoba membuat Inter Milan lengah dengan melancarkan sejumlah puja-puji yang menyebut pasukan Antonio Conte itu sebagai tim kelas dunia dan sulit ditaklukkan.

Mantan manajer Real Madrid, Lopetegui, memuji lawan mereka pada final Liga Europa, Inter Milan menjelang pertandingan Sabtu (22/8) dini hari WIB, memperingatkan bahwa Ever Banega dan kawan-kawan tak boleh membuat kesalahan melawan tim asuhan Antonio Conte itu.

Sevilla telah memenangkan Liga Europa sebanyak lima kali tetapi Inter yang juga pernah menjadi tiga kali menjadi juara kasta kedua kompetisi Eropa itu difavoritkan menjadi peraih trofi musim ini setelah mengalahkan Shakhtar Donetsk 5-0 di semifinal. Dua penyerang La Beneamata, Lautaro Martinez dan Romelu Lukaku sedang dalam performa gemilang saat ini.

Menurut Julen Lopetegui, Inter adalah tim yang penuh dengan pemain kelas dunia, tetapi Sevilla sangat senang bisa masuk final Europa League ini dan bertekad untuk menampilkan performa yang luar biasa.

Lopetegui menambahkan Sevilla harus bermain dengan kekuatan mereka dan menjadi tim yang bekerja keras serta tim yang dapat diandalkan yang bermain seperti biasanya, serta menjadi yang terbaik.

Sevilla vs Inter Akan Ditentukan Detail Kecil

Gelandang Los Nervionenses Joan Jordan mengatakan Inter sangat sulit untuk dilawan dan Sevilla sangat menghormati mereka. Laga final itu akan menjadi salah satu pertandingan yang sulit, yang pemenangnya ditentukan oleh detail-detail kecil.

Sementara itu gelandang Sevilla asal Serbia Nemanja Gudelj menegaskan Inter adalah tim yang lebih layak berada di Liga Champions daripada Liga Europa, tetapi menambahkan bahwa rekor timnya di Liga Europa musim ini, di mana mereka mengalahkan AS Roma, Wolverhampton Wanders dan Manchester United, memberi Sevilla keyakinan.

Antonio Conte, pemenang Liga Inggris bersama Chelsea dan juara tiga kali beruntun Serie A dengan Juventus sebagai pelatih, mengatakan dia merasa bertanggung jawab untuk memenangkan trofi bersama Inter. Saat sang pelatih Italia itu menerima pekerjaan sebagai pelatih Nerazzurri, ia ingin timnya mencoba dan memenangkan sesuatu dan persepsi itu tumbuh setiap hari.

Pelatih asal Italia itu merasa dirinya memiliki sekelompok pemain yang sangat bagus di Inter yang selalu ingin meningkatkan diri, bekerja keras dan sekarang mereka memiliki kesempatan untuk melakukan sesuatu yang bersejarah.

Sumber: Jelang Final Liga Europa, Pelatih Sevilla Coba Bikin Inter Milan Lengah
Berita Bola
Video Berita Bola
Video Cerita Bola