Tag: Anak

Anak Pengungsi Miskin Korban Perang Sudah Menang 6 Trofi Bersama Bayern Munchen

Anak Pengungsi Miskin Korban Perang Sudah Menang 6 Trofi Bersama Bayern Munchen

Gilabola.com – Siapa yang sangka anak pengungsi miskin yang lari dari negaranya akibat perang ini akan memenangi enam trofi utama bersama Bayern Munchen hanya dalam waktu 8 bulan saja! Tahu usianya berapa? Masih 20 tahun dan dia main penuh 90 menit dalam kemenangan final Piala Dunia Antarklub, tadi malam.

Lahir di kamp pengungsian korban perang di Buduburam, Ghana, Alphonso Davies pindah ke Kanada bersama kedua orang tuanya. Ia kemudian mengikuti Free Footie, program liga sepak bola untuk anak-anak sekolah dasar di kota Edmonton yang tak punya uang untuk membeli sepatu bola atau membayar kursus bermain sepak bola.

Bakatnya mulai terlihat saat usianya 14 tahun dan dengan cepat ia menjadi pemain termuda yang tergabung dalam sebuah klub sepak bola di United Soccer League, divisi kedua sepak bola di Amerika Serikat dan Kanada, di bawah Major League Soccer.

Salah satu momen paling penting dalam hidupnya adalah saat sebagai pemain Vancouver Whitecaps FC, berbicara di depan Kongres FIFA soal bagaimana Kanada menerima ia dan keluarganya dengan tangan terbuka usai mengungsi dari perang di Liberia. Atas dasar kesaksiannya itu, dan sejumlah faktor lain, hajatan Piala Dunia 2026 diberikan ke tiga negara tuan rumah: Kanada, Amerika Serikat dan Meksiko.

Berita Terkini:
Anak Pengungsi Miskin Korban Perang Sudah Menang 6 Trofi Bersama Bayern Munchen
Tuchel Sanjung Empat Pemain Usai Chelsea Menang Susah Payah Atas Barnsley
Tak Terima Gelar Sextuple Disamai, Guardiola : Ayo Diadu Bayern vs Barcelona 2009!
Skuad 14 Trilyun Cuma Menang 1-0 Atas Barnsley, Thomas Tuchel Tidak Puas!

Sisanya adalah sejarah. Alphonso Davies kemudian ditransfer masuk oleh Bayern Munchen pada 1 Januari 2019 dan beberapa pekan kemudian memulai debutnya di Bundesliga serta mencetak gol pertamanya bagi Die Roten pada Maret 2019. Sejak saat itu ia tak tergantikan.

Dalam laga final Piala Dunia Antarklub di Qatar, Jumat 12 Februari 2021, ia tampil sebagai salah satu starter dan dipercaya bermain selama 90 menit oleh Hansi Flick. Hasilnya kita sudah tahu semua, Bayern menang atas Tigres dengan skor 1-0 berkat gol tunggal pemain belakang Benjamin Pavard. Dengan demikian dalam rentang delapan bulan saja, Der FCB sudah meraih sextuple, menyamai rekor Barcelona. Semuanya dimulai pada Juni 2020 dengan menjadi juara Bundesliga, dilanjutkan secara berturut-turut trofi DFB Pokal, Liga Champions, Supercup UEFA, Piala Super Jerman dan Piala Dunia Antarklub. Detailnya adalah sebagai berikut:

  • trofi Bundesliga, Juni 2020
  • DFB Pokal mengalahkan Bayer Leverkusen 4-2 di final
  • Liga Champions, mengalahkan PSG 1-0 di final
  • Piala Super Eropa, menang 2-1 atas juara Liga Europa Sevilla
  • Piala Super Jerman, mengalahkan Dortmund 3-2
  • Piala Dunia Antarklub, mengalahkan Tigres 1-0

Kemenangan Alphonso Davies akan disambut dengan gembira oleh Kanada, negara asalnya Liberia dan semua kamp pengungsi di Ghana. Dia lahir di sana. Davies adalah anak pengungsi miskin korban perang yang kini memulai hidup barunya di Allianz Arena, mengantongi enam trofi utama dalam delapan bulan! Dalam foto di atas, ia berdiri nomor tiga dari kanan.

Phil Foden, Callum Hudson-Odoi dan Sederet Anak Gawang yang Jadi Pesepak Bola Papan Atas

Phil Foden, Callum Hudson-Odoi dan Sederet Anak Gawang yang Jadi Pesepak Bola Papan Atas

Gilabola.com – Sebagian anak pastinya bermimpi untuk menonton pertandingan sedekat mungkin, dan hanya berjarak beberapa meter saja dari pemain pujaan mereka di lapangan.

Jadi, pastinya, anak-anak ini senang menjadi ball boys untuk klub-klub lokal mereka dan menjadi saksi dari hebatnya penampilan pahlawan mereka dari jarak dekat. Namun, lebih baik tentunya menjadi bintang di lapangan, yang akhirnya diwujudkan para mantan anak gawang ini. Berikut ini mantan ball boy yang kini jadi andalan klub mereka di banyak pertandingan, seperti dilansir The Sun:

Phil Foden

Saat Stevan Jovetic rayakan golnya di laga Manchester City melawan Swansea, seorang anak duduk di pinggir lapangan sembari menyaksikan atraksi pemain asal Montenegro tersebut.

Belum lama ini, Foden membagikan foto dirinya di media sosial, saat ia tengah duduk mengamati Jovetic yang disandingkan dengan foto aksinya mencetak gol ke gawang Liverpool.Β  “Bagaimana ini semua dimulai, beginilah perkembangannya,” demikian caption foto tersebut.

Callum Hudson-Odoi

Suatu kali seorang anak gawang menjadi bintang dalam sebuah pertandingan. Itu terjadi pada Hudson-Odoi, saat ia masih berusia 13 tahun, ketika Samuel Eto’o mencetak gol ketiga dalam hattrick-nya ke gawang Manchester United di tahun 2014.

Bintang Chelsea asal Kamerun tersebut merayakan keberhasilannya tersebut bersama Hudson-Odoi yang terduduk di pinggir lapangan, dan mereka terlihat saling berpegangan tangan sembari tersenyum.

Bernardo Silva

Sebelum dia menjadi bintang Manchester City, pemain internasional Portugal itu memiliki darah Benfica. Dia lulus dari akademi mereka yang terkenal, di mana Ederson dan Renato Sanches bermain di waktu yang sama.

Sebelum itu, tepatnya di tahun 2008, Silva juga berpengalaman sebagai seorang anak gawang di sebuah pertandingan Liga Europa saat Benfica bertanding melawan Napoli.

Donny van De Beek

Di Ajax, menjadi seorang ball boy adalah bagian dari progres kelulusan dan dirancang untuk mengajari seorang pemain sepak bola rasa tanggung jawab.

‘Profesi’ itupun pernah dilakoni Van de Beek, dan ia senang bisa membagikan foto-foto masa lalunya itu di media sosial. Salah satunya, foto ketika ia dengan gembira berfoto dengan bintang Ajax – ketika itu, Luiz Suarez.

Matthijs de Ligt

Seperti halnya Van de Beek, De Ligt juga mengembangkan karirnya di Ajax hingga sekarang menjadi bintang di Juventus.

Dia juga sempat berfoto dengan Luis Suarez jelang sebuah pertandingan yang akan digelar Ajax. Kini, keduanya bahkan bisa bertarung satu sama lain di Liga Champions musim ini.

Brahim Diaz

Penyerang Real Madrid itu sebelumnya merupakan seorang anak gawang di Malaga pada tahun 2012, di mana dia biasa menyaksikan Santi Cazorla dan Isco melakukan selebrasi gol dari pinggir lapangan.

Tujuh tahun kemudian, Diaz gabung Real Madrid, lalu bermain bersama pesepak bola yang pernah dia saksikan tampil gemilang di Costa del Sol.

Diaz bahkan menjadi pemberi assist untuk pemain internasional Spanyol itu, saat ia mencetak gol di laga melawan Huesca. Isco pun dengan senang hati membagikan foto kepada followers-nya dan memberinya judul, ‘kamu membuat saya menjadi tua’.