Category: PSG

Moise Kean Penyerang Yang Berhasil Mengejutkan PSG

Moise Kean Penyerang Yang Berhasil Mengejutkan PSG

Gilabola.com – Mickael Landreau menyatakan Moise Kean sebagai pemain pinjaman kejutan yang menyenangkan untuk PSG.

Setelah gagal tampil mengesankan di bawah asuhan Carlo Ancelotti di Premier League, tim asuhan Everton itu meminjamkan striker internasional Italia itu ke PSG pada musim panas 2020. Sementara kedua klub sepakat ia dipinjamkan selama satu musim.

Moise Kean yang kesulitan menemukan performa terbaiknya di Everton ternyata mampu tampil apik bersama raksasa Liga Prancis itu pada musim 2020/21. Sejauh ini, dia sudah mencetak 17 gol dari 31 penampilan di semua kompetisi.

Performa gemilang sang pemain membuat PSG kini tertarik untuk menjadikan kontraknya permanen. Sementara itu, di sisi lain, ada kabar bahwa Everton tak ingin melepasnya ke Parc des Princes pada musim panas nanti setelah menunjukkan peningkatan di lini depan.

Selain itu, Mickael Landreau yang pernah menjaga gawang PSG mengaku terkesan dengan cara Moise Kean melaksanakan instruksi pelatih Mauricio Pochettino.

Berbicara dengan Saluran televisi Prancis Canal +Mickael Landreau mengatakan pemain berusia 21 tahun itu adalah pemain yang bisa diandalkan. Ia menjelaskan, sang striker mengikuti arahan bagus Mauricio Pochettino.

Menurut Mickael Landreau, Moise Kean adalah pemain pinjaman kejutan yang menyenangkan. Ia pun mengaku tak menyangka bisa tampil impresif bersama PSG selama ini.

Sementara itu, 11 gol yang ia ciptakan di Ligue 1 belum mampu membawa PSG kembali sebagai pemimpin klasemen. Tercatat, tim asuhan Mauricio Pochettino masih tertahan di peringkat dua dan masih terpaut dua poin dengan Lille yang kini berada di peringkat pertama.

Menarik untuk melihat apakah Moise Kean dapat membantu PSG memuncaki klasemen di sisa pertandingan musim ini atau tidak. Pasalnya, AS Monaco dan Lyon juga terus mengancam posisinya di klasemen Ligue 1.

Hasil Liga Prancis: PSG Kejam, Sudah 23 Gol Tersarang di Gawang Dijon

Hasil Liga Prancis: PSG Kejam, Sudah 23 Gol Tersarang di Gawang Dijon

Gilabola.com – PSG melanjutkan pembantaiannya melawan Dijon dengan empat gol tanpa balas, Sabtu malam (27/2) membawa total 23 gol ke gawang tim malang itu di papan bawah klasemen Liga Prancis, dalam enam laga terakhir head-to-head.

Kylian Mbappe mencetak dua gol dalam pertandingan Sabtu malam melawan Dijon, dengan salah satunya dari titik penalti membuat total penghitungannya menjadi 18 musim 2020/21 ini. Lima dari 18 gol datang dari titik penalti. Dua gol lainnya datang dari striker pinjaman Everton Moise Kean dan gelandang pinjaman dari FC Porto Danilo.

Tuan rumah Dijon menempati dasar klasemen Ligue 1 sehingga tak heran mereka menderita sepanjang pertandingan, hanya mendapatkan 39 persen dominasi bola, lima peluang gol, satu tembakan tepat sasaran dan dua serangan yang meleset dari sasaran. Ini kontras dengan 61 persen penguasaan bola oleh Les Parisiens, tujuh percobaan gol dan lima serangan tepat sasaran oleh Mbappe dan kawan-kawan.

Menyusul gol pertama dari pemain pinjaman Toffees, Moise Kean, di menit keenam Mbappe menambahkan gol kedua pada menit 32 dari titik penalti dan kemudian dimulainya babak kedua permainan dari assist Rafinha, sebelum Danilo menambahkan a keempat dari umpan Julan Draxler.

Berita terbaru:
Thomas Tuchel mengaku ingin memboyong Bruno Fernandes saat masih di PSG
Juventus keliru membeli Cristiano Ronaldo, kata mantan pemain Madrid itu gagal
Ronald Koeman mengungkap rahasia kemenangan Barcelona atas Sevilla tadi malam
Barcelona mengkhawatirkan cedera Pedri setelah terpaksa pulang menggunakan kruk

Empat gol tersebut menambah rentetan gol dari raksasa Ligue 1 melawan Dijon, dengan lima pertandingan sebelumnya di semua kompetisi yang berpuncak pada 23 gol melawan tim Stade Gaston Gerard. Lima hasil pertandingan Dijon vs Paris Saint-Germain sebelum hari ini adalah:

  • PSG vs Dijon 4-0 pada 25 Oktober 2020
  • PSG vs Dijon 4-0 pada 29 Februari 2020
  • Dijon vs PSG 1-6 pada 13 Februari 2020
  • Dijon vs PSG 2-1 pada 2 November 2019
  • PSG vs Dijon 4-0 pada 19 Mei 2019

Marco Verratti Melempar Handuk Setelah PSG Mengalahkan Monaco

Marco Verratti Melempar Handuk Setelah PSG Mengalahkan Monaco

Bola Gila – Marco Verratti menyatakan bahwa PSG telah kehilangan banyak peluang dalam perebutan gelar Ligue 1 musim 2020/21.

Usai meraih kemenangan meyakinkan 4-1 atas Barcelona di leg pertama Liga Champions, PSG justru kalah 2-0 atas AS Monaco di lanjutan Ligue 1, Senin (22/2) dini hari WIB.

Duel yang dihadirkan di Parc des Princes, Marco Verratti dan kawan-kawan sudah dikejutkan dengan gol cepat AS Monaco di menit ke-6 lewat tandukan Sofiane Diop. Satu gol tertinggal membuat PSG merespon. Namun, AS Monaco berhasil memperbesar keunggulan di babak kedua lewat tembakan Guillermo Maripan di menit ke-51.

Meski berusaha mengejar ketertinggalan, hingga pertandingan berakhir skor menjadi 2-0 untuk kemenangan AS Monaco. Hasil kekalahan ini membuat klub berjuluk Les Parisiens harus puas di posisi ketiga klasemen Ligue 1 dengan 54 poin. Sementara itu, mereka kini juga memiliki selisih empat poin dengan pemuncak klasemen Lille, yang kini mengoleksi 58 poin.

Berita terbaru:
Marco Verratti Melempar Handuk Setelah PSG Mengalahkan Monaco
RB Leipzig Mendekati Poin Munich, Nagelsmann Menanggapi
Gasperini Lega Atalanta Berhasil Kalahkan Napoli
Fonseca geram AS Roma gagal menghancurkan Benevento

Keberhasilan Lille sebagai pemuncak klasemen setelah mereka berhasil menang meyakinkan 4-1 atas Lorient. Usai laga melawan AS Monaco, Marco Verratti mengaku kekalahan di kandang semakin mempersulit mereka untuk mempertahankan trofi Ligue 1 musim ini.

Berbicara dengan Canal +, Pemain yang pernah berkarir di Liga Italia bersama Pescara ini mengatakan, melawan AS Monaco tidaklah mudah. Menurutnya, mereka bisa bermain oke karena didukung pemain-pemain bagus.

Marco Verratti menilai pertandingan pekan ini harus dimenangkan oleh PSG, namun dengan kekalahan yang dideritanya, timnya kehilangan banyak peluang untuk mempertahankan gelar Ligue 1 2020/21. Sementara itu, di sisi lain, ia juga menggoda rekan-rekan setimnya untuk tampil bagus di pertandingan selanjutnya. Pasalnya, ia menilai di Prancis kini banyak terdapat tim-tim hebat.

Karenanya, pemain berusia 28 tahun itu berharap timnya bisa tampil lebih kompak. Jika tidak, dia yakin PSG akan kesulitan meraih kemenangan.

Sementara itu, kekalahan melawan AS Monaco merupakan yang kedua dari lima laga terakhir di kompetisi Ligue 1. Marco Verratti dan kawan-kawan sebelumnya sudah menyerah di Lorient (31/1).

Moise Kean Moncer di PSG, Everton Dipanaskan

Moise Kean Moncer di PSG, Everton Dipanaskan

Bola Gila – Federico Balzaretti memuji PSG karena berhasil mendatangkan Moise Kean dari Everton dan menegaskan bahwa striker tersebut memiliki kualitas yang baik.

Striker muda tersebut meninggalkan Juventus pada 2019 dan melanjutkan karirnya di Liga Inggris dengan memperkuat Everton. Namun, sang pemain kesulitan menemukan performanya bersama The Toffees.

Alhasil, Moise Kean tidak masuk dalam rencana Carlo Ancelotti untuk musim 2020/21 dan akhirnya dipinjamkan ke PSG dengan kontrak satu musim.

Meski kesulitan di Liga Inggris, Federico Balzaretti mengungkapkan bahwa pemain berusia 20 tahun itu masih dihormati di Italia dan memuji Leonardo sebagai direktur olahraga PSG yang berhasil memanfaatkan situasinya di Goodison Park.

Berita terbaru:
Hasil Liga Jerman Tadi Malam: Bayern Munich sedang berdebar-debar, Leipzig hanya 2 poin di bawahnya
Hasil Liga Italia: Inter Membuktikan Juara Serie A Malam Terakhir Lebih Banyak Dari AC Milan
Hasil Liga Spanyol: Barcelona Tidak Bisa Mengalahkan Cadiz
Inter unggul lebih dulu dalam derby Milan, Lukaku lebih dulu tertawa dari Ibrahimovic

Berbicara dengan Harian Prancis Le Parisiens, Federico Balzaretti, yang pernah bermain untuk Juventus dan Fiorentina, mengatakan Moise Kean di Italia masih dipandang sebagai striker yang bagus.

Ia mengungkapkan bahwa pemain tersebut adalah salah satu pencetak gol termuda dalam sejarah Liga Italia. Dia menjelaskan bahwa mulai dari level junior Kean memiliki rekor bagus dan dia menyebutkan bahwa dengan Nicolo Zaniolo hingga Federico Chisea bakat paling penting.

Menurut Federico Balzaretti, Moise Kean siap berkembang dengan sejumlah pemain berpengalaman seperti di PSG. Sementara itu, kepindahannya ke Everton mengalami kesulitan dan dia senang klub Prancis itu bisa memanfaatkan situasi tersebut.

Baginya, Leonardo yang kini menjabat sebagai direktur olahraga PSG sudah melakukannya dengan baik. Sehingga dia pantas mendapatkan pujian.

Sebagai informasi, sejak tiba di PSG Moise Kean penampilan terus membaik dimana sejauh ini ia berhasil mencetak 14 gol dari 24 penampilan di semua kompetisi.

Di sisi lain, Everton dikabarkan tidak akan melepas sang pemain ke PSG pada musim panas ini. Pasalnya, Carlo Ancelotti ingin menjadikannya andalan di lini depan.

Jika Moise Kean bertahan, tentu dia akan bersaing dengan Dominic Calvert-Lewin dan Richalison untuk start di Everton.

PSG Bangun Momentum Hadapi Barcelona, Menang 2-1 Lawan Nice

PSG Bangun Momentum Hadapi Barcelona, Menang 2-1 Lawan Nice

Gilabola.com – Turun dengan jersey khusus Imlek (lihat nama-nama pemain dalam foto di atas), PSG membangun momentum untuk menghadapi Barcelona, yang akan mereka hadapi dalam selisih empat hari lagi di Liga Champions, setelah menang 2-1 atas Nice, klub yang menduduki posisi 12 klasemen Liga Perancis, pada laga Sabtu malam (13/2).

Untuk memahami konteks mengapa hasil 2-1 ini memang sudah seharusnya, Paris Saint-Germain sudah berhasil menang lima kali (1D) dalam enam head-to-head terkininya melawan Nice, tim yang kurang dijagokan pada pertandingan Sabtu malam ini di Parc des Princes. Bahkan skor total dalam dua perjumpaan terkini adalah 1-7, hasil dari kemenangan 0-3 terakhir kali 20 September 2020 dan skor 1-4 pada 19 Oktober 2019, keduanya di kandang Nice.

Skor tidak mencerminkan jalannya pertandingan dengan dominasi si bundar hanya sedikit lebih banyak di bawah kekuasaan PSG (56:44) dengan peluang gol hampir sama banyaknya (16:12) dan PSG malah kalah banyak dalam hal tembakan tepat sasaran (4:5), tapi lebih banyak sepakan ngawurnya (9:5)

Manajer PSG Mauricio Pochettino mengulangi taktik lamanya, tidak berusaha memasukkan pemain baru yang bisa mengubah semangat dan determinasi tim untuk menang, selain mengganggu keseimbangan tim. Tapi setelah dua gol terjadi melalui Julian Draxler menit 22 dan pemain pinjaman Moise Kean pada menit 76, dengan assist oleh Mauro Icardi, sang pelatih Argentina buru-buru melakukan rotasi.

Pochettino kemudian memasukkan empat pemain dalam dua kesempatan menit 77 dan 83, Pablo Sarabia dan Mitchel Bakker untuk menggantikan Layvin Kurzawa serta Draler, dan kemudian Danilo serta Ander Herrera masuk dengan mengorbankan Leandro Paredes dan Kean, sang pencetak gol kedua PSG.

Tidak ada gol lagi. Hasil Liga Perancis PSG vs Nice pada Sabtu malam (13/2) usai dengan skor 2-1 berkat dua gol dari Draxler dan Kean. Skuad Pochettino yang kini naik ke puncak klasemen Ligue 1 akan lebih percaya diri menghadapi Barcelona empat hari lagi tanpa keterlibatan Neymar yang cedera.

Cetak Gol Tadi Malam ke Gawang Nice, Striker PSG Ini Satu-satunya Top Skor Egois di Liga Perancis

Cetak Gol Tadi Malam ke Gawang Nice, Striker PSG Ini Satu-satunya Top Skor Egois di Liga Perancis

Gilabola.com – Perkenalkan pemain paling egois dalam 20 nama urutan teratas top skor Liga Perancis, yang mencetak gol kedua PSG dalam kemenangan 2-1 atas Nice, Minggu dinihari (14/2). Itu gol kesepuluhnya di ajang liga dan gol ke-15 di semua kompetisi.

Pemain pinjaman dari klub Liga Inggris Everton, Moise Kean, mencetak satu dari dua gol kemenangan Paris Saint-Germain pada pertandingan pekan 25 melawan Nice, yang usai Minggu dinihari. Skor akhir 2-1 melempar skuad Mauricio Pochettino itu ke urutan teratas klasemen Ligue 1, menggusur Lille.

Dengan koleksi 10 gol, Moise Kean kini menduduki urutan ketujuh pencetak gol terbanyak Liga Perancis, sama banyaknya dengan Ludovic Ajorque, namun masih kalah jauh dari top skor Kylian Mbappe (16) dari PSG dan urutan kedua Memphis Depay (13). Tapi sang pemain Italia berusia 20 tahun itu merupakan pencetak gol kedua tersubur dari skuad PSG.

Apa yang mencolok mata dari daftar top skor adalah tidak adanya assist dalam catatan semua gol Moise Kean. Seluruhnya berupa 10 gol dan nihil assist. Ini menjadikannya sebagai “pemain paling egois” dengan semua pemain lain, 20 nama tepatnya, dalam daftar top skor Ligue 1 itu memiliki setidaknya satu assist. Sebagai misal adalah Boulaye Dia (Reims) yang menduduki ranking ketiga dengan 12 gol dan satu assist. Berikut ini adalah daftar delapan nama teratas top skor Liga Perancis:

Berita Terkini:
Kehilangan Bola 45 Kali, Alexander-Arnold Bukan Lagi Bek Kanan Terbaik Dunia?
Perkenalkan Ilkay Gundogan, Pemain Terpanas di Kompetisi Eropa Tahun 2021 Ini!
Dihantam Spezia Dua Gol Tanpa Balas, Stefano Pioli Sebut AC Milan Pantas Kalah
Andrea Pirlo Sebut Penalti Napoli Patut Dipertanyakan, Juventus Tak Layak Kalah
  • Kylian Mbappe (PSG) 16 gol, 6 assist
  • Memphis Depay (Lyon) 13 gol, 6 assist
  • Kevin Volland (AS Monaco) 12 gol, 7 assist
  • Boulaye Dia (Reims) 12 gol, 1 assist
  • Karl Toko Ekambi (Lyon) 11 gol, 5 assist
  • Wissam Ben Yedder (Monaco) 11 gol, 4 assist
  • Ludovic Ajorque (Strasbourg) 10 gol, 4 assist
  • Moise Kean (PSG) 10 gol, 0 assist

Paris Saint-Germain akan menghadapi tugas sulit tandang ke kandang Barcelona pada Rabu 17 Februari, atau tiga hari lagi, untuk leg pertama 16 besar. Kabar buruknya, mereka akan tandang tanpa Neymar. Kabar baiknya, dua pencetak gol tadi malam: Julian Draxler dan Moise Kean akan ikut serta.

Namun agar fair perlu juga dibilang bahwa golnya tadi malam ke gawang Nice sudah tidak mungkin lagi dioperkannya ke pemain lain dengan umpan silang Mauro Icardi terarah kepadanya di depan gawang Nice. Ia menyundul bola dengan ubun-ubunnya dan menjadi gol ke-10 kalinya di ajang Ligue 1, musim ini.

Messi akan disambut jika dia bergabung dengan PSG

Messi akan disambut jika dia bergabung dengan PSG

Gilabola.com – Marco Verratti mengatakan memiliki Lionel Messi di PSG akan luar biasa dan dia memastikan pemain Barcelona itu akan diterima dengan baik.

Kontrak pemain internasional Argentina dengan raksasa Liga Spanyol itu akan habis pada Juni 2021, dan Barcelona sendiri saat ini sedang mengalami kesulitan finansial.

Sehingga mempertahankan Lionel Messi di Camp Nou akan sangat tipis. Apalagi jika mereka menutup musim ini tanpa meraih gelar bergengsi. Di sisi lain, Raja Leo terus dikaitkan dengan Manchester City karena sebelumnya pernah bekerja sama dengan Pep Guardiola.

Namun, kubu PSG tampaknya lebih unggul karena mampu mendatangkan sang pemain ke Parc des Princes. Pasalnya, klub papan atas Prancis dalam mendatangkan pemain top dalam beberapa musim terakhir tidak pernah menemui kendala.

Berita terbaru:
Brendan Rodgers Siap Memblokir Pelamar Pemain Kunci
Gundogan Gagal Penalti, Guardiola Ingin Jadikan Ederson Anyar Man City Algojo
Barcelona adalah salah satu klub impian bagi para pemain Kanada
Thomas Tuchel Jelaskan Absennya Christian Pulisic, Pembaruan Kondisi Cedera Thiago Silva

Tak ayal, Marco Verratti yang bergabung dengan PSG sejak 2011 mengaku menyambut baik kedatangan Lionel Messi ke klubnya dalam waktu dekat.

Berbicara dengan Canal +Marco Verratti mengaku sangat ingin bermain dengan bintang Barcelona itu. Dia mengungkapkan bahwa jika timnya berhasil merekrutnya, itu akan menjadi kabar baik bagi klubnya.

Menurut Marco Verratti, bisa bermain bersama Lionel Messi merupakan anugerah yang diberikan oleh sepakbola untuk karirnya. Pasalnya, ia nantinya bisa memberikan operan kepada dua bintang Amerika Latin di timnya setelah Neymar lebih dulu bergabung.

Dengan demikian, pemain asal Italia tersebut juga bisa menikmati performanya bersama PSG saat tidak bermain.

Sementara itu, PSG belakangan ini mendapat kecaman dari Barcelona. Pasalnya, klub berjuluk Les Parisiens itu terang-terangan mendekati Lionel Messi. Ini dilakukan oleh Leonardo Paredes dan Angel Di Maria.

Namun, Mauricio Pochettino dengan cepat membantahnya dengan menenangkan diri pada konferensi pers awal pekan ini.

Bersama klub Catalan, Lionel Messi telah bermain dalam 26 pertandingan dengan mengemas 17 gol dan 7 assist di semua kompetisi pada musim 2020/21.

Hasil Liga Perancis Tadi Malam: Neymar Dua Gol Penalti, Tetap Saja PSG Kalah Lawan Tim Degradasi

Hasil Liga Perancis Tadi Malam: Neymar Dua Gol Penalti, Tetap Saja PSG Kalah Lawan Tim Degradasi

Gilabola.com – Thomas Tuchel mungkin tertawa terbahak-bahak melihat Mauricio Pochettino, penggantinya di PSG, menelan kekalahan pertamanya dengan skor 3-2 melawan tim degradasi Lorient pada Minggu malam (31/1), meski Neymar mencetak dua gol dari titik penalti.

Dua gol Neymar dari titik penalti, sekali pada masa injury time separuh pertama permainan dan satu lainnya pada awal babak kedua pertandingan di Lorient pada Minggu malam, seolah-olah akan memberi Paris Saint-Germain kemenangan mudah. Tapi kenyataannya mereka malah kalah 3-2 dan gagal mengambil alih posisi puncak klasemen Liga Perancis.

Tiga poin sebenarnya bisa memberi pasukan Mauricio Pochettino posisi terhormat pada peringkat pertama klasemen Ligue 1 dengan poin 48 dan selisih gol superior +36, tapi kekalahan oleh tim degradasi Lorient menyebabkan mereka harus merelakan posisi pertama itu kepada Lille, yang saat berita ini diunggah tengah unggul 1-0 atas lawannya, Dijon, sebuah tim degradasi lainnya.

PSG tampil superior dengan dominasi bola mencapai 65 persen selama 90 menit, namun kendor pada menit-menit dan detik-detik terakhir pertandingan dan harus melihat gol gol dari Yoane Wissa menit 80 dan Terem Moffi pada menit pertama injury time menggagalkan ambisi mereka naik ke puncak. Sebelumnya Lorient, tim yang tadinya mengisi ranking 19 klasemen, sudah unggul lebih dulu melalui gol Laurent Abergel pada menit 36.

Berita Terkini:
Javier Tebas Sebut Barcelona Bangkrut Bukan Karena Gaji Raksasa Lionel Messi
William Saliba Terang-terangan Kesal dengan Arsenal
Cetak Gol Kemenangan Barcelona, Antoine Griezmann Malah Puji Lionel Messi
Bayern Munchen Dekati Incaran Duo Klub Top Inggris

Kekalahan Pertama Pochettino di PSG

Ini merupakan kekalahan pertama Mauricio Pochettino sejak mengambil alih posisi pelatih kepala PSG dari tangan Thomas Tuchel – yang kemudian beralih mengisi posisi yang sama di Chelsea selang satu minggu silam. Sang pelatih Argentina itu resmi dikukuhkan pada 2 Januari dan sudah langsung meraih trofi dalam waktu 13 hari kemudian, dengan Trophee des Champions menjadi piala pertamanya di Paris.

Dengan demikian maka mantan pelatih Tottenham Hotspur itu sudah mengawal enam pertandingan Paris Saint-Germain sejak awal Januari 2021 dengan empat kemenangan satu imbang dan satu kekalahan. Hasil ini menahan PSG berada di urutan ketiga klasemen untuk sementara (bergantung pada hasil Lille vs Dijon). Namun setidaknya Neymar bergembira dengan koleksi total golnya menjadi enam sejauh musim ini.

Kontrak Segera Berakhir, Winger Senior PSG Jadi Bidikan Tottenham

Kontrak Segera Berakhir, Winger Senior PSG Jadi Bidikan Tottenham

Gila Bola – Dengan durasi kontrak yang akan berakhir, winger berpengalaman PSG asal Argentina, Angel Di Maria kabarnya mulai menjadi bidikan dari klub Premier League, Tottenham Hotspur.

Sudah memasuki usia 32-tahun, Angel Di Maria tetap menjadi salah satu pemain yang diandalkan oleh raksasa Prancis, Paris Saint-Germain. Pemain yang bisa bermain di beberapa posisi tersebut memang tidak mencetak banyak gol akhir-akhir ini, tetapi tetap mampu memberikan kontribusi besar lewat assist maupun umpan-umpannya yang terukur.

Meskipun masih menjadi pemain yang cukup penting di PSG, tetapi masa depan dari Di Maria ternyata masih belum mengalami kejelasan hingga saat ini karena kontraknya yang akan berakhir pada akhir musim. Dengan situasi yang ada, maka mantan punggawa Real Madrid berpeluang untuk hengkang dari Paris pada musim depan dengan status bebas transfer.

Kondisi tersebut tampaknya ingin dimanfaatkan oleh beberapa klub, termasuk tim asal Premier League, Tottenham Hotspur. Menurut kabar dari L’Equipte serta Get French Football News, Spurs sudah mulai melakukan kontak untuk bisa memboyong Di Maria ke London pada akhir musim nanti.

Berita Terkini:
Barcelona Makin di Ambang Kebangkrutan
Kontrak Segera Berakhir, Winger Senior PSG Jadi Bidikan Tottenham
Bek Sayap Serba Bisa Napoli Akan Berlabuh di Fiorentina
Jose Mourinho Galau Jelang Tottenham Hotspur Menjamu Liverpool

Tottenham tidak mengincar sang winger pada Januari ini, melainkan untuk musim depan dengan statusnya sebagai pemain bebas transfer. Usaha dari tim besutan Jose Mourinho itu dilakuka karena kemungkinan besar mereka tidak akan mempermanenkan kontrak dari Gareth Bale untuk musim depan, karenanya mereka akan butuh tambahan tengaha di sektor sayap.

Akan tetapi, Di Maria sendiri kabarnya masih memiliki kesempatan untuk bertahan di PSG karena klub asal Prancis tersebut juga tengah membicarakan mengenai kontrak baru. Ketertarikan dari Spurs juga bisa menjadi sebuah keuntungan bagi sang pemain sehingga membuat penguasa Ligue 1 memberikan penawaran yang bagus.

Jika pembicaraan mengenai kontrak baru di Paris tersebut tidak tercapai, Di Maria tetap bisa memiliki opsi untuk memilih Spurs. Namun, performa kurang bagus dari sang pemain di Liga Inggris saat bersama Manchester United bisa menjadi penghalang besar bagi tim besutan Mourinho untuk bisa membujuknya agar bersedia bergabung pada musim depan.

Pochettino Tak Puas dengan Penampilan Pemain PSG

Pochettino Tak Puas dengan Penampilan Pemain PSG

Gila Bola – Mauricio Pochettino menyatakan para pemain PSG harus meningkatkan penampilan mereka, namun ia puas dengan hasil laga kontra Brest.

Setelah debutnya ditahan imbang kontra Saint Etienne, pelatih asal Argentina tersebut pada pekan ini berhasil membawa PSG menang 3-1 atas Brest dalam lanjutan kompetisi Ligue 1 pada Minggu (10/1) dini hari WIB.

Laga yang berlangsung di Parc des Princes, gol pembuka tim asuhan Mauricio Pochettino dibuka oleh Moise Kean di menit ke 18. Sedangkan di paruh kedua pertandingan, dua gol tambahan masing-masing dicetak oleh Mauro Icardi dan Pablo Sarabia.

Dengan hasil kemenangan yang diraih membuat PSG sekarang ini mengemas 39 poin, namun sayangnya belum membuat mereka menggeser posisi Lyon yang kini menempati urutan pertama klasemen Ligue 1 dengan torehan 40 angka.

Berita Terbaru
Pochettino Tak Puas dengan Penampilan Pemain PSG
McTominay Pahlawan Kemenangan MU, Solskjaer : Dia Monster Berwujud Manusia!
Dipercaya Sebagai Kapten Man Utd Tadi Malam, McTominay : Saya Cinta Klub Ini!
Madrid Ditahan Osasuna, Toni Kroos Tak Ingin Salahkan Lapangan Bersalju

Usai jalannya pertandingan, Mauricio Pochettino yang pernah menangani klub Liga Inggris mengakui belum puas dengan penampilan para pemain PSG. Akan tetapi, ia senang dengan hasil laga kontra Brest.

Berbicara kepada Canal+, mantan pelatih Tottenham Hotspur itu mengatakan ia puas dengan hasil pertandingan PSG melawan Brest di pekan ke 19. Menurutnya, itu adalah usaha keras dari para pemainnya.

Akan tetapi, Maurico Pochettino mengatakan masih ada yang harus diperbaiki lagi oleh para pemain PSG. Ia pun meminta agar pemain pemain klub berjuluk Les Parisiens dapat menampilkan dengan standar yang tinggi di pertandingan selanjutnya.

Sebagai informasi, pelatih berusia 48 tahun itu melatih PSG untuk menggantikan peran Thomas Tuchel yang dianggap gagal mengangkat penampilan klub asal Prancis tersebut di musim ini.

Pada pertandingan selanjutnya kubu PSG akan melawan Marseille pada 14 Desember mendatang. Sedangkan tim asuhan Mauricio Pochettino di laga itu akan kembali bertindak sebagai tuan rumah. Mampukah mereka meraih kemenangan lagi.

PSG Gagal Menang, Pochettino Beri Kritik Kepada Bintangnya

PSG Gagal Menang, Pochettino Beri Kritik Kepada Bintangnya

Bola Gila Pelatih baru PSG, Mauricio Pochettino, mengkritik striker bintangnya Kylian Mbappe karena bisa memperbaiki performanya lagi setelah raksasa Ligue 1 itu ditahan imbang oleh St Petersburg. Etienne.

Mantan bos Tottenham Hotspur Mauricio Pochettino gagal memulai masa kepelatihannya di PSG dengan kemenangan setelah timnya hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Saint-Etienne. Pelatih mengaku tidak puas dengan hasil tersebut karena merasa timnya sebenarnya memiliki peluang yang cukup untuk memenangkan pertandingan.

Secara keseluruhan, Pochettino juga tak lupa mengevaluasi performa timnya, termasuk striker bintang PSG, Kylian Mbappe. Meski sang pelatih mengaku cukup puas dengan penampilan penyerang asal Prancis itu, pemain berusia 21 tahun itu juga tak luput dari kritik.

Kepada media seusai laga seperti dilansir Marca, Pochettino mengatakan meski menjadi pemain bintang, Mbappe diharapkan bisa terus meningkatkan performanya. Sang ahli taktik mengatakan, penyerang asal Prancis itu juga tidak boleh puas dengan penampilannya melawan Saint-Etienne, karena gagal mencetak gol.

Berita Sepak Bola Terbaru
Bintang Senior Lolos dari Cedera Ligamen, Fiorentina Lega
PSG Yakin Pochettino Bisa Meraih Mantan Unggulannya Dari Hotspur
PSG Gagal Menang, Pochettino Beri Kritik Kepada Bintangnya
Wolves Resmi Melaporkan Striker Muda Italia Dari Pinjaman

Tentu kritik yang membangun tidak hanya ditujukan kepada Mbappe, tapi juga kepada pemain PSG lainnya. Meski demikian, Pochettino sendiri tidak terlalu mengkhawatirkan performa anak-anak asuhnya, karena mereka baru berlatih bersama kurang lebih tiga hari, sehingga tentunya masih butuh waktu bagi para pemain untuk menunjukkan apa yang diminta mantan pelatih Spurs itu.

Mbappe sendiri memang tampil sejak menit awal laga tengah pekan, namun tak mampu mencetak satu gol pun hingga pertandingan usai. Satu-satunya gol yang dicetak skuad Pochettino dihasilkan oleh pemain pinjaman dari Everton, yakni Moise Kean.

Tentunya dengan target yang tinggi, Pochettino sangat berharap para pemain bintangnya, termasuk Mbappe, bisa segera menemukan bentuk terbaiknya. Hanya berlaga kembali usai sempat istirahat sejenak bisa sedikit mempengaruhi ketajaman para punggawa PSG saat menghadapi Saint-Etienne sehingga sang pelatih kini akan berusaha mengembalikan kondisi anak asuhnya ke level terbaik.

PSG Perkenalkan Mauricio Pochettino Sebagai Pelatih Baru

PSG Perkenalkan Mauricio Pochettino Sebagai Pelatih Baru

Bola Gila – PSG resmi dilatih Mauricio Pochettino, Sabtu (2/1). Pelatih asal Argentina itu juga mengambil alih posisi Thomas Tuchel, yang baru-baru ini dipecat.

Kembali ke bekas klubnya, yang ia mainkan sebagai pemain dari 2001 hingga 2003, Pochettino menandatangani kontrak 18 bulan tak lama setelah ia tiba di markas Les Parisiens.

Pelatih berusia 48 tahun itu sebelumnya menganggur sejak dipecat Tottenham Hotspur pada November 2019. Meski sempat dikaitkan dengan sejumlah klub papan atas, termasuk Real Madrid dan Barcelona, ​​Pochettino tetap bertahan, hingga kini ditunjuk sebagai pelatih baru raksasa Paris untuk menggantikan Thomas Tuchel. .

Pelatih Jerman itu dipecat hanya beberapa hari sebelum Natal, setelah ia berhasil membawa PSG menang 4-0 atas Strasbourg. Sehubungan dengan kemenangan itu, Neymar dan kawan-kawan yang kini berada di posisi ketiga hanya terpaut satu poin dari tim papan atas, Lyon.

Berita Sepak Bola Terbaru
Benzema mulai terjatuh, Zidane merespon
Lagi-lagi mencetak gol, Marco Asensio: Tidak mudah setelah cedera panjang
Gol Bukayo Saka mirip dengan masa kejayaan Arsenal di bawah asuhan Arsene Wenger
Bukayo Saka Jelaskan Kunci Kebangkitan Arsenal Usai Menang 0-4 di West Brom

Setelah Tuchel didepak, Les Parisiens langsung melakukan pembicaraan dengan Pochettino, yang pernah menjadi kapten klub reguler juara Ligue 1 tersebut.

Terungkap Matahari, pada Sabtu pagi waktu setempat Pochettino datang ke markas Les Parisiens untuk menyelesaikan kesepakatannya sebagai pelatih baru. Kemudian, kurang dari dua jam kemudian, pihak klub mengonfirmasi bahwa Pochettino telah mengambil alih sebagai pelatih di Parc des Princes.

Poch juga menandatangani kontrak 18 bulan, dengan opsi perpanjangan satu tahun. Dalam akun Twitter resminya, PSG mengumumkan kabar baik tersebut dan membagikan sebuah video. "Selamat datang Pochettino," baca pernyataan klub.

"Paris Saint-Germain dengan senang hati mengumumkan penunjukan Mauricio Pochettino sebagai pelatih kepala baru," demikian bunyi pernyataan klub di situs resmi mereka.

Pochettino mengaku sangat senang bisa kembali ke klub di ibu kota Prancis itu. “Saya sangat senang dan merasa terhormat menjadi pelatih baru Paris Saint-Germain,” kata Pochettino.

“Saya sangat berterima kasih kepada manajemen klub yang telah memberikan kepercayaan kepada saya. Seperti yang Anda ketahui, klub ini selalu memiliki tempat istimewa di hati saya, ”tambah pelatih baru PSG yang juga pernah melatih Espanyol dan Southampton.

“Saya memiliki kenangan indah, terutama dengan suasana unik di Parc des Princes. Saya kembali ke klub ini hari ini dengan ambisi dan kerendahan hati saya, dan saya ingin segera bekerja dengan pemain paling berbakat di dunia, "kata Poch.

Mauricio Pochettino telah menandatangani kontrak di PSG

Mauricio Pochettino telah menandatangani kontrak di PSG

Bola Gila – Mauricio Pochettino dikabarkan telah menandatangani kontrak untuk menjadi manajer baru Paris Saint-Germain, dengan jurnalis olahraga Italia terkemuka Fabrizio Romano mengonfirmasi hal ini di akun Twitter-nya.

Ini terjadi setelah mantan bos Paris Saint-Germain Thomas Tuchel mencapai kesepakatan dengan klub untuk pemutusan kontraknya secara sepihak yang berlangsung hingga akhir musim ini, sebuah kepindahan yang akan menelan biaya hingga Rp 104 miliar.

Thomas Tuchel sebelumnya diumumkan telah dipecat pada Rabu malam waktu setempat, hanya beberapa jam setelah membawa juara bertahan Ligue 1 itu menang telak 4-0 atas Racing Strasbourg, yang membuat mereka memperkecil jarak dari Lyon di puncak klasemen. hanya satu poin.

Menurut laporan Langit Jerman, Direktur olahraga PSG Leonardo memecat manajer Jerman berusia 47 tahun itu setelah klub itu menang telak di Parc des Princes, yang terjadi empat bulan setelah Thomas Tuchel memimpin klub Paris itu ke final Liga Champions. Desas-desus bahwa hubungan yang renggang dengan sutradara membuat eks bos Dortmund itu dipecat.

Sekarang Mauricio Pochettino, yang telah tanpa klub sejak berpisah dengan Tottenham tahun lalu, sekarang akan kembali ke klub tempat dia bermain sebagai pemain, dengan bos Argentina itu sebelumnya dikaitkan dengan pekerjaan di Barcelona, ​​Real Madrid dan Manchester United.

Menariknya, kepindahan bos berusia 48 tahun itu langsung membuat Paris Saint-Germain dikaitkan dengan sejumlah mantan anak asuh eks bos Espanyol dan Southampton di Spurs, seperti Dele Alli dan Christian Eriksen yang kini bermain. di Inter Milan.

Sementara itu, Mauricio Pochettino juga belum lama ini juga dikabarkan akan memberikan kado berupa Lionel Messi kepada Paris Saint-Germain sebagai tanda terima kasih telah terpilih sebagai manajer di Parc des Princes, dengan superstar Barcelona tersebut mengakhiri kontraknya di Camp. Nou di akhir musim 2020/2021.

Pembaruan Transfer 27 Desember 2020: Chelsea, PSG, Juventus, Real Madrid, Inter, Bayern Munich

Pembaruan Transfer 27 Desember 2020: Chelsea, PSG, Juventus, Real Madrid, Inter, Bayern Munich

Bola Gila – Kabar terbaru terkait penunjukan Mauricio Pochettino sebagai manajer baru PSG, Christian Eriksen semakin terpaut di Inter akibat minimnya minat PSG, dengan pelatih asal Argentina itu lebih memilih Dele Alli, serta yang baru Kontrak pemain unggulan Chelsea, dan peluang besar kepindahan David Alaba ke Spanyol adalah update transfer terkini untuk Minggu (27/12).

  • Menurut laporan dari jurnalis spesialis transfer Fabrizio Romano, Mauricio Pochettino telah mencapai kesepakatan dengan PSG dan akan merekrutnya dalam satu atau dua hari. Hanya detail yang tersisa tentang staf pelatih. Era baru untuk PSG akan segera dimulai.
  • Arsenal, bahkan sebelumnya Kemenangan 3-1 mereka atas The Blues pada Minggu pagi (27/12) telah menyatakan dukungannya untuk Mikel Arteta. Begitu juga semua negosiasi dengan agen pemain selalu mencantumkan namanya, menyiratkan kepercayaan klub kepada pelatih asal Spanyol tersebut.
  • Lionel Messi kembali membuat rumor baru setelah menyampaikan dalam wawancara dengan La Sexta, bahwa dua pelatih terbaik dalam hidupnya adalah Pep Guardiola dan Luis Enrique (yang saat ini menjadi pelatih timnas Spanyol).
  • Uang pesangon yang harus dibayarkan PSG kepada Thomas Tuchel menyentuh angka 104 miliar rupiah.
  • Real Madrid adalah tim terkuat yang mendapatkan David Alaba, menurut laporan Atletik. Bek Bayern Munich telah menolak kontrak baru di Allianz Arena dan akan diizinkan untuk memulai pembicaraan pra-kontrak dengan tim lain pada Januari 2021. Los Blancos mengalahkan Manchester United dan Chelsea dalam pembicaraan tersebut.
  • Pochettino akan memilih Dele Alli sebagai pilihan utamanya untuk transfer perdana di PSG, bukan Christian Eriksen dari Inter Milan seperti yang diperkirakan sebelumnya.
  • Manajer AC Milan Stefano Pioli yakin Hakan Calhanoglu akan menandatangani kontrak baru dengan kesepakatan bahwa pemain berusia 26 tahun itu akan berakhir pada pertengahan 2021.
  • Juventus dikabarkan tidak tertarik menggunakan jasa bek kiri Real Madrid Marcelo, yang kini semakin tergusur dari skuad Zinedine Zidane, dengan manajer Prancis itu lebih memilih Ferland Mendy.
  • Chelsea akan menawarkan Kurt Zouma kontrak baru setelah penampilannya yang mengesankan selama awal musim baru Liga Champions 2020/21, menunjukkan kemitraan yang tangguh dengan Thiago Silva di belakang, di samping jumlah empat golnya untuk klub.

Pochettino Semakin Dekat ke PSG, Disebut Eriksen Akan Mengikuti

Pochettino Semakin Dekat ke PSG, Disebut Eriksen Akan Mengikuti

Bola Gila – Mantan pelatih Tottenham Hotspur, Mauricio Pochettino dikabarkan akan ditunjuk sebagai pelatih baru PSG untuk menggantikan Thomas Tuchel dan jika itu terjadi Christian Eriksen juga disebut akan menyusul Pochettino.

Keputusan mendadak manajemen PSG untuk melepas Thomas Tuchel rupanya bisa melahirkan reuni eks Tottenham Hotspur di Paris. Kemungkinan ini bisa saja terjadi karena penguasa Ligue 1 dikabarkan berencana menunjuk Mauricio Pochettino sebagai ahli taktik baru mereka dan kemudian mendatangkan Christian Eriksen dari Inter Milan.

Rencana memilih Pochettino sebagai pelatih baru memang berhembus sangat berat setelah Tuchel dilepas oleh raksasa Prancis itu. Tidak memiliki kontrak dengan klub manapun, tentunya tidak sulit untuk melakukan kontak dengan pelatih asal Argentina tersebut, meski negosiasi mengenai gaji dan lainnya tetap tidak akan mudah.

Menurut Tuttomercatoweb, jika memang Pochettino resmi menjadi ahli taktik baru untuk klub asal ibu kota Prancis tersebut, maka otomatis Eriksen akan memiliki kesempatan untuk bergabung. Masa depan sang gelandang sendiri belum jelas karena dinilai tidak sesuai dengan skema permainan Inter dan masuk daftar jual pada Januari lalu.

Berita Sepak Bola Terbaru
Memperkenalkan Pedri, Asisten Raja Pewaris Tahta Lionel Messi di Barcelona
Pochettino Semakin Dekat ke PSG, Disebut Eriksen Akan Mengikuti
Jarang dijatuhkan, Manchester United terus memperpanjang kontrak Jesse Lingard
Ingin mendatangkan bek baru, Milan akan melepas dua pemainnya

Sebelum adanya kabar tentang kemungkinan penunjukan Pochettino, PSG sendiri disebut-sebut sangat tertarik mendatangkan Eriksen untuk memperkuat lini tengah mereka. Tentunya jika sang pelatih bergabung maka akan lebih mudah bagi gelandang timnas Denmark tersebut untuk menentukan pilihan ke mana ia akan bergabung setelah meninggalkan Inter.

Tidak jelas berapa biaya yang akan dikenakan Inter untuk melepaskan Eriksen, tetapi ada laporan bahwa skuad Antonio Conte bersedia melakukan pertukaran antar pemain. Skuad Biru dan Hitam disebut-sebut tertarik dengan gelandang PSG asal Argentina, Leandro Paredes, yang dinilai lebih cocok bermain di skema Conte ketimbang eks bintang Spurs itu.

Dengan pandemi yang memengaruhi kondisi keuangan banyak tim, PSG bisa rela berdagang jika serius ingin mendapatkan Eriksen. Meski sosok Paredes bisa dibilang masih cukup penting bagi tim penguasa Ligue 1, melepasnya ke Inter mungkin menjadi satu-satunya cara terbaik saat ini.

Transfer Dana Ketat, PSG Pilih Bidik Bek Muda asal Argentina

Transfer Dana Ketat, PSG Pilih Bidik Bek Muda asal Argentina

Bola Gila – Memiliki bujet yang cukup ketat untuk mengarungi bursa transfer Januari, raksasa Prancis PSG dikabarkan bakal memilih memburu bek muda Argentina Francisco Ortega ketimbang memburu pemain Eropa.

Masih mencari pemain untuk mengisi posisi bek kiri akibat cedera panjang dari Juan Bernat yang kontraknya juga akan segera berakhir, PSG dikabarkan mampu melakukan perburuan ke Amerika Selatan. Dengan transfer dana yang kabarnya cukup ketat akibat pandemi virus corona yang tentunya berdampak pada keuangan banyak tim, tim Thomas Tuchel kecil kemungkinannya memburu pemain-pemain ternama di sektor kiri.

Menurut kabar dari jurnalis Lorena Gago yang juga dikutip PSGtalk.com, PSG disebut-sebut tertarik mendatangkan bek kiri muda asal Argentina, yakni Francisco Ortega. Masih berusia 21 tahun, pemain milik Velez Sarsfield ini dianggap sebagai profil yang sesuai dengan kebutuhan tim serta dana yang dimiliki raksasa Prancis saat ini untuk bursa transfer musim dingin.

Meski sebenarnya masih memiliki sosok Mitchel Bakker yang untuk sementara mengisi posisi bek kiri menggantikan Bernat, eks punggawa Ajax Amsterdam itu sudah terlalu banyak bermain. PSG menginginkan rotasi yang tepat di sektor bek kiri, tetapi itu sulit karena cedera panjang dari seorang Bernat.

Berita terbaru:
Arsenal Sudah Memiliki Lebih Banyak Gol Bunuh Diri Daripada Gol Terbuka
Rapor Pemain Arsenal Kalah 2-1 di Everton, Serangan Buruk, Pertahanan Lemah
Hasil Liga Jerman Malam Terakhir: Gol Lewandowski 19 detik sebelum pertandingan berakhir membawa Die Roten melewati B04
Hasil Liga Italia Malam Terakhir: Juventus menyamai Inter, Ronaldo menguasai top skor Liga Italia

Itu sebabnya sepertinya mendaratkan pemain muda seperti Ortega di bulan Januari bisa jadi pilihan tepat bagi anak asuh Tuchel. Pemain berusia 21 tahun itu bisa belajar dengan lambat dan masih mendapatkan kesempatan bermain yang cukup baginya untuk berkembang sebagai pemain.

Bernat sendiri sebenarnya diperkirakan masih bisa kembali bermain sebelum musim ini berakhir, tapi yang jadi masalah tentu kontraknya juga akan habis musim panas mendatang. Jika tak ada pembicaraan soal kontrak baru, eks punggawa Bayern Munich itu sangat berpeluang hengkang, apalagi dengan kabar ketertarikan dari klub Spanyol, termasuk Barcelona.

Jika mereka mampu mendaratkan Ortega dan sang pemain cocok dengan raksasa Prancis, maka mereka akan cukup aman di bek kiri untuk beberapa tahun ke depan. Sudah memiliki Bakker yang juga masih berusia 20 tahun membuat PSG akan memiliki talenta di sektor ini di masa depan.

Eriksen siap menolak dua raksasa Liga Inggris untuk PSG

Eriksen siap menolak dua raksasa Liga Inggris untuk PSG

Bola Gila – Gelandang Inter Milan yang terpinggirkan, Christian Eriksen dikabarkan lebih memilih hengkang dari PSG ketimbang kembali ke Liga Inggris dan bergabung dengan Manchester United atau Arsenal.

Meski diberi kesempatan menjadi starter di laga Serie A akhir pekan lalu, gelandang Inter Milan asal Denmark, Christian Eriksen, tetap tak memuaskan pelatihnya. Pemain itu ditarik di babak kedua dan kembali tidak mendapat kesempatan untuk menyelesaikan 90 menit yang cukup sering terjadi musim ini.

Kondisi ini nampaknya semakin memperkuat keinginan Eriksen untuk hengkang, apalagi sebelumnya baik Conte maupun CEO Inter Giuseppe Marotta juga membuka peluang hengkang eks Tottenham Hotspur. Karena dinilai tidak berfungsi dengan strategi yang diinginkan sang pelatih, tim Biru Hitam rela melepas pemain tersebut pada bursa transfer Januari.

Beberapa klub besar seperti PSG, Manchester United dan Arsenal disebut-sebut masih tetap diminati Eriksen meski performanya tidak meyakinkan bersama Inter. Kabar terbaru dari La Gazzetta dello Sport menyebutkan bahwa sang pemain secara pribadi lebih tertarik bergabung dengan raksasa Prancis tersebut daripada harus kembali bermain di Liga Inggris.

Berita Sepak Bola Terbaru:
Pelatih Napoli banting kartu merah yang diberikan wasit kepada Insigne
Rapor Barcelona 2-1 Sociedad: Tiga Pemain Bersinar, Termasuk Messi
Pioli mengkritik performa lini belakang Milan usai bermain imbang melawan Genoa
Rapor Pemain Liverpool 2-1 Tottenham, Kemenangan Dramatis Berkat Firmino

Ada beberapa opsi bagi gelandang timnas Denmark tersebut, salah satunya adalah dengan status pinjaman agar bisa mendapatkan menit bermain yang diinginkannya setidaknya hingga akhir musim. Kemungkinan kedua adalah untuk memperdagangkan pemain di mana Inter dikabarkan tertarik untuk mendapatkan Leandro Paredes dari PSG sebagai pengganti Eriksen.

Belum jelas apakah PSG akan menyetujui rencana barter tersebut, apalagi jika melibatkan Paredes, yang merupakan salah satu sosok yang masih dibutuhkan klub Prancis itu. Namun, jika manajemen tim merasa kualitas Eriksen lebih yang mereka butuhkan, bukan tidak mungkin pertukaran ini akan terjadi.

Masuk akal jika Eriksen lebih memilih PSG, mengingat klub Prancis tersebut masih berlaga di Liga Champions musim ini. Kesempatan bergabung dengan salah satu tim kuat di Eropa dan kembali menikmati suasana Liga Champions tentunya menjadi pilihan yang sangat menarik bagi gelandang berusia 28 tahun tersebut.

PSG diharapkan tidak tergiur untuk mendatangkan Paul Pogba

PSG diharapkan tidak tergiur untuk mendatangkan Paul Pogba

Bola Gila – Pierre Menes memperingatkan PSG untuk tidak merekrut Paul Pogba. Pasalnya, pemain tersebut dianggap rapuh.

Seperti diketahui, belakangan ini nama Paul Pogba kembali dikaitkan hengkang dari raksasa Liga Inggris itu. Pasalnya, agennya, Mino Raiola, menyebut masa jabatan kliennya di Old Trafford sudah berakhir.

Tak ayal, Paul Pogba kini dikaitkan dengan banyak klub top di Eropa. PSG dikabarkan menjadi salah satu pelamar yang tertarik memboyongnya ke Parc des Princes.

Namun, Pierre Menes mengatakan, tim asuhan Thomas Tuchel tidak perlu mendatangkan pemain tersebut. Ia merasa pemain saat ini sudah cukup bagus untuk Les Parisiens.

Berita Sepak Bola Terbaru:
Prediksi Bayern Munich vs Wolfsburg, Lawan Terberat Die Roten Tak Terkalahkan
Prediksi Barcelona vs Real Sociedad, Blaugrana bakal kesulitan menembus gawang La Real
Chelsea Tidak Akan Memberikan Diskon Untuk Emerson Palmieri
Prediksi Inter Milan vs Napoli, pertarungan antara dua tim yang sama-sama membaik

Kepada awak media, pakar asal Prancis itu mengatakan jika PSG ingin mendatangkan Paul Pogba pada bursa transfer berikutnya, itu bukan ide yang bagus. Pasalnya, menurutnya, penampilan pemain sudah mulai rapuh.

Pierre Menes menilai performanya sudah tidak oke lagi dan terlihat dari laga persahabatan yang dimainkannya bersama timnas Prancis. Dia mengungkapkan bahwa yang pertama tidak bagus. Sedangkan saat bermain di Portugal dia tampil impresif.

Menurut Pierre Menes, jika diboyong ke PSG bisa jadi risikonya besar. Karena itu, dia menasihati Thomas Tuchel dan ofisial klub agar tidak tergoda untuk menerimanya.

Perlu dicatat, selain Les Parisiens, klub lain yang tertarik mendatangkan Paul Pogba adalah Juventus dan Real Madrid.

Sedangkan gol PSG sudah bermain dalam 15 pertandingan musim ini. Sementara itu, ia juga mengemas 2 gol dan menyumbangkan 2 assist. Menarik untuk ditunggu apakah Paul Pogba akan melanjutkan karirnya di klub Paris atau bertahan di Manchester United.

Hindari Pergelangan Kaki Patah, Neymar: God Save Me

Hindari Pergelangan Kaki Patah, Neymar: God Save Me

Bola Gila – Neymar telah absen tiga kali musim ini karena sakit, skorsing kartu merah dan baru-baru ini cedera otot paha, dan PSG lega mereka tidak akan lebih sering melewatkan striker Brasil itu setelah cedera terakhirnya.

Ada kekhawatiran Neymar mengalami cedera serius usai dijegal pada laga akhir pekan melawan Lyon, namun juara Ligue 1 itu mengatakan masalah engkelnya tidak separah yang diharapkan, dan itu membuat Neymar bersyukur.

Penyerang berusia 28 tahun itu ditarik keluar lapangan sambil menangis di menit-menit terakhir kekalahan 0-1 PSG dari Lyon setelah menerima tekel telat dari Thiago Mendes, yang mendapat kartu merah setelah tinjauan VAR.

Meski Neymar tampak sangat kesakitan, juara Prancis itu mengatakan pemindaian pergelangan kaki penyerang dengan 79 gol menunjukkan itu hanya keseleo, bukan patah tulang seperti yang ditakuti sebelumnya.

Berita Sepak Bola Terbaru:
Meminta dibebaskan secara gratis, para bintang Atalanta sedang berjuang untuk Milan dan Inter
Barcelona Tak Mau Menyerah Target Bayern Munich Meski Butuh Uang
Bersinar di Milan, Hernandez Menutup Pintu Real Madrid
Bermain terlalu bagus, meminta Chelsea belajar menang kotor

“Bisa jadi lebih buruk, tapi sekali lagi Tuhan menyelamatkan saya dari sesuatu yang serius. Tangisan saya adalah rasa sakit, putus asa, ketakutan, kesedihan, operasi, kruk dan kenangan mengerikan lainnya, "tulis Neymar dalam Instagram. "Saya berharap untuk pulih dan kembali secepat mungkin."

Neymar sebelumnya mengalami beberapa cedera serius sepanjang karirnya di PSG, termasuk patah tulang metatarsal pada 2017/18 dan 2018/19 yang membuatnya absen dari lebih dari 30 pertandingan secara total. Padahal perannya sangat besar bagi Les Parisiens, Mengemas sembilan gol dan lima assist dalam 12 penampilan di semua kompetisi, menjadi top skorer Liga Champions dengan 6 gol.

Ayah pemain, Neymar Senior, telah berbicara lantang tentang cedera terakhir putranya, menuntut pengadilan memberikan perlindungan lebih kepada pemain yang menerima kekerasan di lapangan.

"Kotoran! Berapa lama lagi? Kami sudah sering membicarakan hal ini, kami berbicara dengan lantang menentang kekerasan di lapangan, "tulis Neymar Senior di Instagram. "Mengapa wasit tidak menghentikannya sejak awal, dengan pelanggaran pertama, mengapa menunggu hingga pelanggaran ketujuh, kedelapan, kesembilan?"

“Kami tidak pernah mengambil tindakan yang diperlukan sepanjang pertandingan, di mana Neymar menerima banyak pelanggaran, dan pemain lawan selalu menggunakan kekerasan. Tidak adanya keputusan tegas akan mendorong pemain menjadi tangguh. Jika hal seperti ini dibiarkan terus berlanjut, sepak bola akan kehilangan banyak. "

Masih Punya Satu Mimpi Besar, Verratti Tak Akan Tinggalkan PSG

Masih Punya Satu Mimpi Besar, Verratti Tak Akan Tinggalkan PSG

Bola Gila – Gelandang andalan PSG asal Italia, Marco Verratti kembali menegaskan bahwa dirinya tak berkeinginan meninggalkan klubnya karena masih memburu gelar Liga Champions bersama rekan satu timnya.

Pindah dari Italia ke Prancis di usia yang masih sangat muda, Marco Verratti kini menjadi pemain yang sangat penting dan cukup setia kepada raksasa Ligue 1 tersebut. nyatanya, mereka masih ingin berlama-lama di Paris.

Meski sering disebut-sebut menarik minat banyak klub papan atas Eropa, Verratti memang membuktikan dirinya tetap setia kepada penguasa Liga Prancis hingga saat ini. Setelah sembilan tahun mengabdi bersama PSG, sang pemain mengaku masih mencintai timnya dan bangga dengan loyalitasnya selama ini.

Berbicara dengan Telefoot, Verratti mengatakan tidak banyak pemain yang bertahan sembilan tahun hanya dengan satu tim, apalagi di era sepak bola modern saat ini. Sang pemain sendiri juga mengungkapkan masih memiliki ambisi besar di PSG, yakni membawa timnya meraih gelar Liga Champions.

Meraih gelar di kompetisi antar klub terbaik Eropa ini memang menjadi impian Verratti yang akan melakukan yang terbaik untuk mewujudkannya, tentunya bersama rekan satu timnya. Musim lalu, PSG sebenarnya sudah sangat dekat untuk mewujudkan ambisinya, namun sayangnya mereka masih gagal di final karena kalah 1-0 dari Bayern Munich.

Musim ini tentunya ada harapan besar dari PSG dan Verratti untuk akhirnya mewujudkan impian besar mereka dengan mengangkat trofi Liga Champions. Namun tantangan tersebut tentunya tidak akan mudah karena banyak klub besar lainnya yang tentunya juga mengejar gelar yang sama.

Tak hanya berambisi mewujudkan impian besarnya di Liga Champions, Verratti juga masih sangat bersemangat untuk terus meraih gelar juara di kompetisi domestik bersama PSG. Meskipun klubnya mendominasi sejauh ini, memenangkan gelar apa pun untuk sang gelandang tidak pernah mudah bagi timnya.

PSG harus menjual Mbappe dan Di Maria jika ingin memboyong Messi ke Prancis

PSG harus menjual Mbappe dan Di Maria jika ingin memboyong Messi ke Prancis

Gilabola.com – Lelucon Neymar tentang ingin bermain lagi dengan Lionel Messi mengangkat rumor transfer ke PSG, tapi raksasa Prancis itu tak bisa begitu saja mendatangkan La Pulga. Untuk menghindari penalti financial fair play, mereka harus melepaskan setidaknya Kylian Mbappe dan Angel Di Maria.

PSG mulai mendekati Lionel Messi setelah Neymar berharap bisa bermain kembali dengan superstar Barcelona tersebut, seperti yang ia sampaikan usai kemenangan 1-3 di Manchester United, Kamis (3/12). Seperti diketahui, pemain asal Brasil itu tengah bernegosiasi untuk perpanjangan kontrak di Paris dan meminta klub menyediakan skuad yang kompetitif agar bisa berlaga di kompetisi Liga Champions.

Masa depan Messi di Barcelona sendiri menjadi tanda tanya karena pernah ingin hengkang pada musim panas 2020 usai takluk 2-8 di tangan Bayern Munich dan untuk pertama kalinya Barca gagal mengangkat trofi.

Pemain Argentina itu akan pergi secara gratis pada jendela transfer musim panas 2021 dengan status bebas transfer sehingga dia dapat mengadakan pembicaraan dengan klub lain mulai 1 Januari 2021, sesuai aturan Bosman.

Setidaknya dua dari sekian banyak calon presiden baru Barcelona, ​​Victor Font dan Joan Laporta, berjanji akan mempertahankan Messi.

“Messi bisa bermain di posisi saya [di PSG], itu tidak akan menjadi masalah bagi saya, "kata Neymar." Tentu saja, tahun depan kami harus melakukannya. [membawa Messi ke Parc des Princes], "Tambah pemain 28 tahun itu.

Kabarnya, perkataan Neymar tersebut membuat para petinggi PSG segera membuka jalan untuk mendatangkan Messi ke Prancis tanpa terhalang aturan financial fair play. Salah satunya dengan melepas Kylian Mbappe dan Angel di Maria, untuk memberi ruang di lapangan dan anggaran klub, untuk Messi. Mbappe sudah lama diincar oleh Real Madrid sehingga akan sangat mudah menemukan calon pembeli striker muda Prancis tersebut.

Setelah Neymar, pemain Amerika Selatan lainnya, Leandro Paredes berharap rekan senegaranya bisa bergabung dengan Paris. "[Lionel] Messi ke PSG? Saya berharap itu akan menjadi kenyataan. Kami semua ingin dia datang tetapi itu semua tergantung pada Messi. Kami memiliki skuad yang luar biasa, pemain bagus, kami harus memanfaatkannya [untuk mengubah pemikiran Messi], "Dia berkata.

“Seperti yang sudah saya katakan, saya berharap Leo membuat keputusan terbaik untuknya tapi kami akan menyambutnya dengan tangan terbuka [di PSG]. "

Presiden PSG menolak mengomentari masa depan Neymar

Presiden PSG menolak mengomentari masa depan Neymar

Gilabola.com – Presiden PSG Nasser Al-Khelaifi menolak mengomentari pernyataan Neymar, yang berharap bisa bermain lagi dengan Lionel Messi, yang menimbulkan rumor bahwa ia akan meninggalkan raksasa liga Prancis itu.

Pemain berusia 28 tahun itu mengatakan bahwa dia ingin bermain bersama Messi lagi dan yakin keinginannya akan menjadi kenyataan tahun depan. “Saya ingin bermain dengan Messi lagi. Itu yang paling saya inginkan, "kata Neymar, usai kemenangan 1-3 PSG di Manchester United di Liga Champions, Kamis (3/12)." Saya ingin menikmati perasaan berada di lapangan dengannya lagi. Tentunya tahun depan kami akan melakukannya. "

Yang tidak jelas dari pernyataan Neymar adalah apakah dia menekan manajemen PSG untuk membeli Lionel Messi, dengan kontrak bintang Argentina itu berakhir pada pertengahan 2021, untuk membawanya bermain dengan Neymar di Paris, atau apakah kedua pemain tersebut akan pindah ke klub lain bersama-sama. .

Neymar dan Messi sempat merumput bersama di Barcelona sejak 2013 hingga 2017, sebelum kemudian PSG menebus klausul pelepasan Neymar senilai 3,5 triliun rupiah.

Kabar lebih keras lagi bahwa Les Parisiens yang akan membawa pemain Argentina itu ke Parc des Princes, bukan Barcelona yang akan membawa pulang Neymar, dengan mengikatnya pada Januari dengan kontraknya yang akan berakhir dalam enam bulan.

Presiden PSG Nasser Al-Khelaifi menolak berkomentar ketika ditanya oleh jurnalis Prancis Cyril Hanouna tentang masa depan Neymar. Al-Khelaifi bercanda, mengatakan dia berada di kota Barcelona, ​​sebelum kemudian mengoreksi pernyataannya dengan mengatakan bahwa dia berada di London setelah komentar pertamanya menimbulkan kehebohan.

Buffon telah menghancurkan karier pemain Prancis ini

Buffon telah menghancurkan karier pemain Prancis ini

Bola Gila – Gianluigi Buffon saat membela PSG telah merusak karir sepak bola rekan satu timnya di posisi penjaga gawang.

Pemain yang dimaksud adalah Alphonse Areola. Seperti diketahui, kiper kawakan tersebut didatangkan PSG dari Juventus pada 6 Juli 2018 dengan durasi kontrak satu tahun dengan opsi perpanjangan satu musim.

Sedangkan setelah Gianluigi Buffon melakukan debutnya di mana ia mampu menjaga clean sheet dalam kemenangan 3-0 atas Caen. Pelatih Thomas Tuchel langsung membuat keputusan di mana ia akan digunakan sebagai peran rotasi bersama Alphonse Areola selama musim 2018/2019.

Kini kiper berpengalaman tersebut telah kembali ke raksasa Liga Italia, namun Alphonse Areola merasa kehadirannya di Parc des Princes telah mematikan kariernya di PSG.

Berita Sepak Bola Terbaru:
Tottenham Hotspur diragukan memenangkan Liga Inggris
Kiper Muda Bawah Manchester United menggantikan De Gea
Jelang PSG Jamu, Manchester United Kehilangan Enam Pemain
Manchester City dibuat gigit jari pemain incaran mereka

Berbicara dengan Klub Sepak Bola Canal, Alphonse Areola menuturkan saat itu dirinya masih mengutamakan bermain untuk PSG. Namun, sang pemain mengungkapkan bahwa setelah kedatangan Gianluigi Buffon menit bermainnya dibatasi. Dia menilai bahwa yang dia inginkan bukanlah yang dia harapkan.

Meski telah merusak kariernya di PSG, Alphonse Areola mengaku sangat mengagumi kiper berusia 42 tahun tersebut.

Sebagai informasi, Gianluigi Buffon saat ini masih aktif bermain namun sebagian besar berada di bangku cadangan sebagai penutup dari Wojciech Szczesny. Musim ini, penjaga gawang berpengalaman telah bermain dalam 3 pertandingan di Serie A dengan 1 clean sheet.

Sedangkan Alphonse Areola saat ini sedang dipinjamkan ke Fulham dari PSG. Bersama tim asal London, dia sudah tampil 8 kali.

Namun, kiper yang karirnya digerus Gianluigi Buffon di PSG itu belum mampu membawa Fulham keluar dari zona merah di kompetisi Liga Inggris. Menarik untuk ditunggu apakah Alphonse Areola bisa membantu The Cottagers bertahan di Premier League atau tidak.

Thomas Tuchel Kesal dengan Pemain PSG

Thomas Tuchel Kesal dengan Pemain PSG

Bola Gila – Thomas Tuchel menyatakan sangat marah dengan performa pemain PSG saat melawan Bordeaux pada Minggu (29/11) dini hari WIB.

Di pekan ke-12 laga Ligue 1 yang berlangsung di Parc des Princes, tuan rumah harus puas hanya dengan satu poin karena Bordeaux berhasil bermain imbang 2-2.

Dua gol dari tim Thomas Tuchel masing-masing dicetak oleh Neymar dari titik penalti dan Moise Kean. Sedangkan gol Bordeaux dari Timothee Pombele dan gol bunuh diri Yacine Adli di menit ke-60. Hingga laga usai, tak ada lagi gol yang dicetak yang membuat PSG semakin dekat dengan Lille yang tertahan di posisi kedua klasemen.

Usai pertandingan, sang pelatih benar-benar kesal dan menilai performa timnya cukup bertahan. Pasalnya, bermain tidak serius dan ia juga mendesak para pemainnya kembali tampil bagus lagi saat menghadapi raksasa Liga Inggris itu.

Berita Sepak Bola Terbaru:
Manchester United Rekor Rekor Kemenangan Tandang di Liga Inggris
Bruno Fernandes dan Edinson Cavani Masuk Buku Sejarah Rekor Man United
Secara resmi, Stadion Napoli berganti nama menjadi Stadion Diego Armando Maradona
Napoli membuat AS Roma dari serigala menjadi pudel, empat gol tanpa balas!

Berbicara dengan Canal +, Thomas Tuchel mengatakan para pemainnya tidak tampil bagus di babak kedua. Ia menilai para pemainnya tampil buruk di mana mereka tampak tidak disiplin dan tidak antusias saat bertanding, terutama di area penalti lawan.

Pelatih asal Jerman tersebut mengungkapkan bahwa jika para pemainnya dikritik dalam pertandingan resmi dia menegaskan bahwa dia siap untuk membelanya, tetapi untuk pertandingan melawan Bordeaux dia merasa bahwa skuadnya tidak dapat dipertahankan. Ahli taktik juga meminta agar pada pertandingan berikutnya di Liga Champions dia tidak ingin melihat performa ini terulang kembali.

Bahkan Thomas Tuchel sempat bingung dengan Neymar dan kawan-kawan dimana dia tidak bisa bermain serius melawan Bordeaux.

Perlu dicatat, usai bermain imbang 2-2 melawan Laurent Koscielny dan kawan-kawan dari kubu PSG, mereka akan berlaga di Liga Champions melawan Manchester United pada 3 Desember mendatang.

Dalam laga tersebut, tim asuhan Thomas Tuchel akan bertandang ke Old Trafford. Menarik untuk ditunggu apakah PSG akan meraih hasil positif atau kembali ke hasil yang tidak memuaskan.

Sergio Ramos Mau ke PSG, Juan Bernat Angkat Bicara

Sergio Ramos Mau ke PSG, Juan Bernat Angkat Bicara

Gila Bola – Juan Bernat menyatakan soal Sergio Ramos mau pergi dari Real Madrid dan melanjutkan kariernya di PSG itu hanyalah rumor.

Diketahui, bek tengah itu masa kerjanya akan berakhir bersama raksasa Liga Spanyol pada Juni 2021. Akan tetapi, sejauh ini belum ada tanda-tanda mencapai kesepakatan yang baru dengan kubu Real Madrid.

Sehingga Sergio Ramos saat ini terus dikaitkan dengan berbagai klub top di Eropa. Sedangkan dari berbagai laporan, PSG adalah klub yang kabarnya akan menjadi tujuan berikutnya bagi sang bek.

Bahkan, klub berjuluk Les Parisiens itu juga kabarnya menawarkan kontrak selama tiga tahun kepada pemain bola berusia 34 tahun tersebut. Di sisi lain, PSG juga siap membayarnya sebesar 20 juta euro atau sekitar 336 miliar per musim.

Berita Bola Terbaru:
Declan Rice Isyaratkan Tak Akan Pindah Klub
AC Milan Lumat Napoli Harus Susah Payah
Prediksi Dynamo Kiev vs Barcelona: 4 Pemain Utama Barca Cedera, Laga Sulit di Ukraina
Arsenal Dianggap Asal-asalan Rekrut Pemain

Namun Juan Bernat memastikan bahwa PSG tidak berminat untuk mendatangkan Sergio Ramos ke Parc des Princes. Kendati demikian, dia memujinya sebagai pemain luar biasa selama bertahun-tahun pada posisinya.

Berbicara kepada AFP dikutip Mundo Deportivo, Juan Bernat mengatakan dia adalah seorang bek tengah yang berpengalaman dengan didukung kualitas yang sangat bagus. Menurutnya, mantan pemain jebolan Sevilla itu telah membuktikannya selama bertahun-tahun dengan konsisten.

Akan tetapi Juan Bernat memastikan bahwa soal kepindahan Sergio Ramos ke PSG tidak benar. Dia menilainya sebagai sebuah gosip.

Usai membahas bek andalan Real Madrid tersebut, Bernat saat ini sedang mengalami cedera yang cukup serius. Eks akademi Valencia itu juga memastikan, dia baru bisa bermain lagi untuk PSG antara bulan Februari atau pertengahan Maret musim depan.

Sementara itu, Sergio Ramos bergabung ke Real Madrid pada tahun 2005. Dia tercatat sudah menangi gelar penting seperti Liga Champions 4 kali dan La Liga 5 kali. Sedangkan musim baru ini, dia telah bermain dalam 10 laga di semua kompetisi.

Sumber: Sergio Ramos Mau ke PSG, Juan Bernat Angkat Bicara
Berita Bola
Video Berita Bola
Video Cerita Bola

Bek Kiri PSG Pesimistis Bisa Perkuat Timnas Spanyol di Kejuaraan Eropa

Bek Kiri PSG Pesimistis Bisa Perkuat Timnas Spanyol di Kejuaraan Eropa

Bola Gila – Masih dalam masa pemulihan dari cederanya, bek kiri PSG asal Spanyol, Juan Bernat pesimis dengan peluangnya masuk dalam skuat timnas negaranya untuk kejuaraan Eropa tahun depan.

Penundaan implementasi dari Euro hingga 2021 pada awalnya dianggap menguntungkan banyak pemain karena diperkirakan banyak dari mereka akan dalam kondisi yang lebih baik. Namun, ternyata masalah cedera masih menghantui beberapa nama penting, termasuk bek PSG Juan Bernat yang awalnya berkesempatan menjadi anggota timnas Spanyol.

Sayangnya Bernat harus mengalami cedera serius di awal musim ini dan harus absen setidaknya hingga Februari atau Maret tahun depan. Kondisi tersebut memang membuat peluangnya untuk terpilih masuk skuat Luis Enrique menjadi sangat berat, mengingat persaingan di bek kiri juga cukup ketat.

Bernat sendiri mengaku tak berharap banyak untuk bisa masuk dalam skuad Spanyol di ajang Piala Eropa nanti. Dalam perbincangannya dengan AFP yang juga dikutip Mundo Deportivo, eks pemain Bayern Munich itu merasa sangat kecil peluangnya membobol skuad La Furia Roja karena hanya akan bermain sekitar dua hingga tiga bulan musim ini.

Selain itu, Bernat juga mengakui banyak talenta-talenta bagus di bek kiri sehingga persaingan skuad utama Spanyol cukup ketat. Saat ini setidaknya ada nama-nama seperti Jose Gaya dari Valencia dan Sergio Reguilon milik Tottenham Hotspur yang menjadi pilihan utama untuk mengisi posisi bek kiri tim Enrique.

Meski merasa peluangnya bermain di Euro 2021 sangat kecil, Bernat tetap bersemangat untuk bisa pulih dari cederanya karena ingin fokus membantu PSG. Pemain merasa bahwa jika dia bisa kembali bermain sekitar Februari atau Maret, itu akan menjadi waktu yang penting dalam perebutan gelar di kompetisi liga atau Eropa.

Namun sebelum berpikir untuk kembali bermain, Bernat saat ini hanya fokus untuk memulihkan kondisinya. Sang pemain berharap dia bisa berlatih lagi dengan bola di kakinya pada Januari.

Sumber: Bek Kiri PSG Pesimistis Bisa Perkuat Timnas Spanyol di Kejuaraan Eropa
Berita Sepak Bola
Video Berita Sepak Bola
Video Cerita Bola

Hasil Liga Perancis: Monaco Tertinggal 0-2, Berbalik Menang 3-2 Atas PSG, Mbappe Top Skor

Hasil Liga Perancis: Monaco Tertinggal 0-2, Berbalik Menang 3-2 Atas PSG, Mbappe Top Skor

Gila Bola – Musuh lama PSG di Liga Perancis, AS Monaco, berhasil memaksa raksasa ibukota itu mencatatkan kekalahan ketiganya musim ini. Keunggulan Paris Saint-Germain oleh dua gol Kylian Mbappe disamakan oleh pemain anyar Monaco asal Jerman, sebelum mantan Barcelona memastikan kemenangan tuan rumah.

PSG unggul lebih dulu melalui dua gol Kylian Mbappe pada babak pertama pertandingan di Stade Louis II Monaco itu, satu di antaranya melalui titik penalti, dan laga seolah-olah akan selesai dengan tiga poin bagi sang juara bertahan Ligue 1. Mendadak pada paruh kedua mantan pemain Bayer Leverkusen, Kevin Volland, menyamakan skor 2-2 melalui gol pada menit 52 dan 66. Kemudian mantan pemain Barcelona, Arsenal dan Chelsea Cesc Fabregas memastikan kemenangan AS Monaco.

Sebenarnya ada satu gol lagi dari target transfer Real Madrid, Mbappe, pada detik-detik akhir paruh pertama tapi dibatalkan setelah layar VAR mengatakan ia dalam posisi offside saat menerima umpan terobosan dari Abdou Diallo.

Pertandingan AS Monaco vs PSG Seimbang

Setelah mengawali musim baru 2020/2021 secara mengecewakan dengan dua kekalahan, secara perlahan PSG kembali ke martabatnya semula sebagai juara bertahan dengan delapan kemenangan beruntun yang membawa mereka ke puncak klasemen Liga Perancis dengan koleksi 24 poin.

Hasil Monaco vs PSG yang usai dengan skor 3-2 setelah 90 menit ini merupakan kekalahan ketiga pasukan Thomas Tuchel musim ini, membawa mereka hanya unggul 4  poin saja di atas pasukan Niko Kovac yang kini menduduki urutan kedua klasemen. Lille yang akan menghadapi tim lemah Lorient diperkirakan akan menyalip posisi Monaco dan meraih 22 poin, selisih dua saja di bawah Paris Saint-Germain. Hasil ini menghidupkan kembali persaingan di puncak klasemen Ligue 1.

Pertandingan Monaco vs PSG berlangsung kurang lebih seimbang dengan tuan rumah yang dilatih Niko Kovac berhasil menemukan cara untuk bangkit dan berbalik mendominasi lapangan tengah usai keunggulan dua gol PSG. Mantan pelatih Bayern Munchen selama tiga tahun itu (2006-2009) memasukkan dua pemain pengganti pada awal babak kedua, salah satunya legenda Arsenal dan Chelsea Cesc Fabregas. Terbukti ia menjadi penyuplai assist untuk gol kedua Kevin Volland pada menit 66 sebelum melesakkan satu gol lagi enam menit jelang akhir.

Saat semua orang yakin laga akan usai dengan skor 2-2, wasit memberi hadiah penalti usai Kevin Volland dijatuhkan oleh Abdou Diallo di dalam kotak. Kartu merah untuk pemain PSG dan Cesc Fabregas maju sebagai eksekutor. Gol! Skor berubah 3-2 untuk kemenangan Monaco.

Hasil ini tentu saja mengecewakan PSG karena mereka menang empat kali dan imbang satu kali dari lima perjumpaan terkininya dengan tim asal negeri kerajaan di selatan Perancis tersebut. Namun tim asuhan Thomas Tuchel masih mendapatkan sedikit hiburan dengan Kylian Mbappe naik ke puncak top skor Liga Perancis dengan koleksi 9 gol.

Sumber: Hasil Liga Perancis: Monaco Tertinggal 0-2, Berbalik Menang 3-2 Atas PSG, Mbappe Top Skor
Berita Bola
Video Berita Bola
Video Cerita Bola

Sudah 15 gol dan 7 assist, harga Mbappe semakin mahal untuk Real Madrid

Sudah 15 gol dan 7 assist, harga Mbappe semakin mahal untuk Real Madrid

Bola Gila – Dua gol Kylian Mbappe tadi malam gagal menyelamatkan PSG, tetapi Real Madrid akan dipaksa membayar harga yang lebih tinggi untuk penyerang berusia 21 tahun itu karena ia telah mencatatkan 15 gol dan total 7 assist untuk PSG dan Prancis musim ini.

PSG memimpin 0-2 pada paruh pertama pertandingan di Stade Louis II di Monaco, sebelum dua gol dari mantan pemain Bayer Leverkusen Kevin Volland dan penalti dari Cesc Fabregas membalikkan skor 3-2 untuk kemenangan AS Monaco pada pekan 11 Liga Prancis, Sabtu (21/11).

Sayang, dua gol dari striker muda eks Monaco itu gagal menyelamatkan PSG dari kekalahan. Namun kabar baiknya, pemain berusia 21 tahun itu kini berada di puncak pencetak gol terbanyak Ligue 1 dengan koleksi 9 gol. Total golnya sejak Juli 2020, saat PSG disibukkan dengan pertandingan persahabatan usai kompetisi terpaksa terhenti akibat krisis, adalah 15 gol dan 7 assist untuk klub dan negaranya.

Kylian Mbappe juga menjadi man of the match dari dua laga pada Oktober 2020, yakni dalam kemenangan 0-2 di Istanbul Basaksehir, di mana ia menyumbangkan dua assist, dan dalam kemenangan 0-3 di Nantes pada ajang Ligue 1, ketika ia mencetak satu. gol dan mencatat satu assist.

Berita Sepak Bola Terbaru:
Marcelino masih sakit hati dengan sepakan Valencia
Prediksi Tottenham vs Man City, Mourinho Hanya Menang 6 dari 23 Head-to-head Lawan Guardiola
Prediksi Atletico Madrid vs Barcelona, ​​Seremnya Gol Rojiblancos dan Rekor Pertahanan
Sudah 15 gol dan 7 assist, harga Mbappe semakin mahal untuk Real Madrid

Prestasi gemilang pemain kelahiran 1 Juli 2018 ini akan menjadikan harga yang harus dibayar oleh Real Madrid pada bursa transfer musim panas 2021. Tim asuhan Zinedine Zidane diketahui punya harapan mendatangkan striker maut ini sejak Agustus 2017 lalu ketika memilih PSG dan bukan Real Madrid untuk menjamin waktu bermainnya.

Saat itu PSG mendatangkan Mbappe hanya dengan 588 miliar sebelumnya harga pasar kini telah melonjak hingga lebih dari 2 triliun. Perkiraan kasarnya, meski dengan krisis finansial saat ini, Real Madrid akan dipaksa membayar hingga 2,5 triliun rupiah untuk memboyong pemain muda Prancis itu ke Santiago Bernabeu.

Sumber: Sudah 15 gol dan 7 assist, harga Mbappe bahkan lebih mahal untuk Real Madrid
Berita Sepak Bola
Video Berita Sepak Bola
Video Cerita Bola

Barca Central Turun, Neymar Pilih Perpanjang Kontrak di PSG

Barca Central Turun, Neymar Pilih Perpanjang Kontrak di PSG

Bola Gila – Neymar berpikir secara pragmatis. Melihat Barcelona terpuruk dan kesulitan melihat tim Liga Spanyol meraih trofi, Neymar pun menegaskan kepada PSG bahwa ia ingin memperpanjang kontraknya di Paris. Setidaknya satu trofi Liga Prancis dan dua trofi lainnya sangat berpeluang untuk diraih di kancah domestik.

Neymar juga memahami bahwa hampir tidak mungkin untuk kembali ke Camp Nou, tempat ia pergi pada 2017 dengan transfer rekor dunia sebesar Rp 3,8 triliun, karena situasi keuangan yang dihadapi Barcelona saat ini. Bahkan raksasa Catalonia dikabarkan harus menerapkan kebijakan pemotongan gaji pemain lebih lanjut, dengan beberapa target transfer mereka seperti Memphis Depay dan Georginio Wijnaldum gagal didatangkan karena masalah finansial.

Pemain Brasil berusia 28 tahun itu kini mengatakan dia bahagia di ibu kota Prancis dan telah menyampaikan hal ini kepada PSG, sembari juga mengatakan kepada direktur olahraga klub Leonardo bahwa dia ingin memperbarui kontraknya, menurut Footmercato.com.

Namun ironisnya PSG tidak menjadi prioritas untuk memberikan kontrak baru kepada Neymar karena mereka fokus mendapatkan bintang utama Kylian Mbappe untuk memperpanjang masa tinggalnya bersama klub. Kontrak penyerang internasional Prancis tersebut akan berakhir pada 2022, dan klub-klub seperti Real Madrid, Liverpool, Juventus, dan bahkan Barcelona telah memasukkannya ke dalam daftar target mereka. Sang juara Ligue 1 tidak ingin hal ini terjadi dan ingin mempertahankan juara Piala Dunia di Parc des Princes lebih lama lagi.

Berita Sepak Bola Terbaru:
Hati-hati dengan Real Madrid! Ada Mantan Barcelona Dengan Dendam Membakar
Barca Central Turun, Neymar Pilih Perpanjang Kontrak di PSG
Bukan MU, Pemecah Gol Liga Champions Akan Pergi ke Liverpool
Mengalahkan Tim Ronaldo, Target Liverpool Satu Poin Di Bawah Real Madrid

Seperti halnya Kylian Mbappe, kontrak pemain internasional Brasil tersebut akan berakhir pada Juni 2022. Dengan demikian jika ia tidak mencapai kesepakatan tentang kontrak baru, ia akan bebas menegosiasikan transfer gratis ke klub lain pada Januari tahun itu.

Sejak menyelesaikan transfer rekor dunianya ke PSG pada musim 2017, Neymar telah memainkan total 91 pertandingan untuk raksasa ibu kota Prancis itu, mencetak 72 gol dan memberikan 45 assist, serta mempersembahkan 3 gelar Ligue 1, 2 Piala Prancis, 2 Prancis. Piala Liga dan 2. Piala Super Prancis.

Sumber: Barca Central terpuruk, Neymar Pilih Perpanjang Kontrak di PSG
Berita Sepak Bola
Video Berita Sepak Bola
Video Cerita Bola

Buka Keran Gol Untuk PSG, Tuchel Minta Kean Tidak Dibebani Harapan Berlebihan

Buka Keran Gol Untuk PSG, Tuchel Minta Kean Tidak Dibebani Harapan Berlebihan

Gila Bola

Meskipun mampu membuka keran golnya untuk PSG di Ligue 1, tetapi pelatih raksasa Prancis, Thomas Tuchel tetap meminta publik untuk tidak memiliki harapan berlebihan kepada sosok Moise Kean.

Mengalami masa yang sulit di Everton, striker asal Italia, Moise Kean akhirnya memutuskan untuk bergabung dengan PSG pada bursa transfer musim panas kemarin dengan status pinjaman. Setelah sempat bermain beberapa kali, Kean akhirnya mampu membuka keran golnya untuk raksasa Prancis pada partai lanjutan Ligue 1 menghadapi Dijon.

Tidak hanya menyumbangkan satu gol, Kean tidak tanggung-tanggung mampu dua kali melesakkan bola ke gawang Dijon pada Minggu (25/10) dini hari tadi. Sukses sang pemain mencetak dua gol tampaknya memberikan sedikit harapan bahwa dia mungkin akan bisa menemukan kembali permainan terbaiknya seperti saat masih memperkuat Juventus.

Berita Bola Terbaru:
Buka Keran Gol Untuk PSG, Tuchel Minta Kean Tidak Dibebani Harapan Berlebihan
Chelsea Seakan Kirim Sinyal Berakhirnya Karir Kepa Arrizabalaga
Kalah di El Clasico, Delapan Pemain Barcelona Berlatih di Tim B
Mantan Arsenal Berharap Pindah ke MLS

Namun, pelatih PSG, Thomas Tuchel buru-buru mengerem antusiasme berlebihan terhadap Kean yang memang berpotensi tumbuh besar. Seperti yang dikutip oleh Football Italia, Tuchel mengungkapan kepada media bahwa meskipun penyerang mudanya sudah menunjukan kemampuan untuk membantu tim, tetapi sang taktisi tidak ingin ada harapan yang terlalu besar untuk pemain timnasi Italia tersebut.

Alasan dari Tuchel cukup sederhana, karena Kean sendiri memang tidak banyak bermain saat di Everton, jadi saat ini dia harus tetap bekerja dan meningkatkan kemampuannya. Harapan yang berlebihan memang bisa berbahaya karena secara tidak sadar akan memberikan tekanan tersendiri bagi sang pemain untuk harus selalu tampil pada level tertentu.

Dengan usia yang masih sangat muda, memang wajar jika Tuchel meminta banyak pihak untuk berhati-hari dengan Kean. Sang penyerang harus dibiarkan tumbuh dan berkembang dengan wajar, sehingga pada akhirnya akan bisa menemukan konsistensi permainan yang diinginkan oleh semua pihak.

Sang pemain sendiri memang terlihat masih kesulitan saat ditampilkan di Liga Champions menghadapi Manchester United. Karenanya, Tuchel sangat tepat dalam meminta agar Kean terus bekerja keras dan berusaha meningkatkan levelnya hingga bisa menjadi sosok yang penting tidak hanya di Ligue 1 tetapi tentunya juga saat membela PSG pada ajang antar klub Eropa yang tertinggi tersebut.

Sumber: Buka Keran Gol Untuk PSG, Tuchel Minta Kean Tidak Dibebani Harapan Berlebihan
Berita Bola
Video Berita Bola
Video Cerita Bola