Category: Liga Europa

Bruno, Lukaku dan Banega Bersaing Untuk Penghargaan Liga Europa 2019/2020

Bruno, Lukaku dan Banega Bersaing Untuk Penghargaan Liga Europa 2019/2020

Gila Bola – Tiga pemain dari tiga klub berbeda lolos sebagai finalis nominasi untuk memenangkan penghargaan pemain terbaik Liga Europa sepanjang musim 2019/2020.

Musim lalu, Sevilla berhasil kembali menegaskan dominasi mereka di kompetisi kelas dua antar klub Eropa ketika berhasil menumbangkan Internazionale Milan di partai final dengan kemenangan 3-2.

Kemenangan itu membuat klub asal Andalusia tak pernah terkalahkan di semua 6 partai final Liga Europa mereka, menjadi tim dengan kolektor gelar terbanyak dengan total 6 trofi.

Namun hanya ada satu pemain dari skuad asuhan Julen Lopetegui yang lolos sebagai finalis tiga nominasi penghargaan pemain terbaik Liga Europa musim lalu, yakni gelandang veteran Ever Banega.

Menurut rating whoscored, gelandang Argentina (7.45) merupakan pemain dengan rating terbaik Sevilla, dengan mengemas empat assist di sepanjang kompetisi untuk mengantarkan timnya juara.

Pemain berusia 32 tahun, yang telah memutuskan pergi dari klub dan bergabung dengan Al-Shabab FC, memang memegang peran penting dalam permainan tim dan menjadi jenderal di lapangan lini tengah.

Nominasi lain adalah rivalnya di final Romelu Lukaku, yang mencetak gol pembuka lewat titik penalti sekaligus gol bunuh diri di partai puncak yang akhirnya dimenangi Sevilla dengan skor 3-2.

Bomber internasional Belgia itu merupakan pemain yang paling banyak terlibat gol untuk sebuah tim, berkonstribusi atas 47 persen total keseluruhan gol Inter Milan dengan mencetak 7 dari 15 gol timnya di sepanjang turnamen, menjadi pemain dengan rating tertinggi (7.79) di skuad asuhan Antonio Conte.

Meski Manchester United tereliminasi di babak semifinal di tangan Sevilla, playmaker Bruno Fernandes masih diperhitungkan untuk memenangkan penghargaan pemain terbaik Liga Europa musim ini.

Gelandang Portugal 26 tahun merupakan top skor kompetisi dengan 8 gol, 5 gol bersama Sporting dan 3 gol bersama Setan Merah. Dengan tambahan tiga assist, dia merupakan pemain dengan rating tertinggi di Liga Europa (8.40) bersama United.

Ever Banega sang juara bersama Sevilla, Romelu Lukaku mesi gol Inter Milan, atau top skor turnamen Bruno Fernandes, jadi siapa yang layak memenangi penghargaan pemain terbaik Liga Europa?

Sumber: Bruno, Lukaku dan Banega Bersaing Untuk Penghargaan Liga Europa 2019/2020
Berita Bola
Video Berita Bola
Video Cerita Bola

Gelandang Man Utd meraih dua gelar di Liga Europa musim ini

Gelandang Man Utd meraih dua gelar di Liga Europa musim ini

Gilabola.com – Liga Europa kembali berakhir dengan Sevilla membuktikan diri sebagai master turnamen, mengalahkan Inter Milan 3-2 di RheinEnergieStadion, Sabtu (22/8).

Itu merupakan gelar keenam tim Andalusia di kompetisi ini, menjadikan mereka tim tersukses di Liga Europa, jauh di atas Juventus, Inter Milan, Liverpool, dan Atletico Madrid. Sedangkan secara individu, ternyata para pemain Sevilla kurang menonjol jika dilihat dari statistik antar pemain meski anak buah Julen Lopetegui adalah juara. Melaporkan dari whoscored, Berikut juara per kategori Liga Europa musim 2019/2020.

Skor Tertinggi – Bruno Fernandes (8 gol)

Bruno Fernandes mengalahkan Romelu Lukaku (7) untuk menjadi top skorer Liga Europa musim ini dengan 8 gol, lima di Sporting dan tiga di United. Menariknya, 5 dari 8 golnya datang dari titik penalti.

Top Assist – Bukayo Saka (5 assist)

Sebenarnya, jumlah assist Bukayo Saka sama dengan Juan Mata, tapi bintang muda Arsenal itu melakukannya dalam waktu yang lebih sedikit (545 menit) dari playmaker United (768).

Berita Sepak Bola Terbaru:
Barcelona melepas pemain ke Italia untuk mendanai transfer gaya
Mikel Arteta Soon Punya Asisten Pelatih Baru di Arsenal
Gelandang Man Utd meraih dua gelar di Liga Europa musim ini
Inter Milan akan mendatangkan mantan striker Juventus itu

Tembakan – Bruno Fernandes (48 tembakan)

Meski merupakan gelandang serang, Bruno Fernandes merupakan pemain yang paling rajin menembak dengan 48 tembakan, di depan striker Rangers Alfredo Morelos atau striker Wolves Raul Jimenez.

Umpan Kunci – Filip Kostic (38 umpan kunci)

Playmaker Frankfurt ini adalah pemain paling kreatif di Liga Europa dengan 38 umpan kunci, di depan Joao Mourinho, Peter Michorl dan Vadis Odjidja-Ofoe (semuanya 22).

Dribble Success – Adama Traore (47 dribble)

Tak hanya di level domestik, Adama Traore juga jago menggiring bola di Liga Europa dengan 47 dribel sukses, jauh di atas Porto Corona (29) dan gelandang APOEL Mousa Suleiman (28).

Success Pass – Nemanja Gudelj (95,9 persen)

Ini adalah satu-satunya pemain Sevilla dalam daftar ini, dengan gelandang hanya tampil 7 menit di semifinal dan final dengan akurasi passing 95,9 persen, dengan dia sebelumnya bermain 90 menit di penyisihan grup hingga babak 32 besar sebelum krisis melanda. .

Tackles – Zeca (45 tekel)

Meski menjadi gelandang, Zeca yang merupakan kapten Kopenhagen dan penggemar United, adalah tekel teratas di turnamen ini dengan total 45 tekel, jauh di atas bek Frankfurt Djibril Sow, bek Basaksehir Gael Clichy, dan Cicinho dari Ludogorets (29 ).

Interceptions – Philipp Wiesinger (34 intersepsi)

Meski tersingkir sejak 16 besar, bek LASK Philipp Wiesinger adalah pemain dengan penghentian paling banyak (34 kali), di atas Gael Clichy (29) dan Zeca (24).

Clean sheet – Sergio Romero (7 clean sheet)

Meski Sergio Romero adalah penjaga gawang terbaik di turnamen ini dan penampilannya tidak pernah mengecewakan di Europa League dengan 7 clean sheet, namun Ole Gunnar Solskjaer tidak mempercayainya di semifinal dan memilih David de Gea yang akhirnya membuat United kalah 2-. 1 ke Sevilla.

Penyelamatan – Karl-Johan Johnson (38 penyelamatan)

Terima kasih untuk Manchester United. Dari 38 penyelamatan di Liga Europa, 13 di antaranya terjadi hanya dalam satu pertandingan melawan Setan Merah, hanya kebobolan penalti oleh Bruno Fernandes pada saat kekalahan 1-0 Kopenhagen dari raksasa Liga Premier.

Sumber: Gelandang Man Utd memenangkan dua gelar di Liga Europa musim ini
Berita Sepak Bola
Video Berita Sepak Bola
Video Cerita Bola

Cerita Soal Rambut Antonio Conte, Penyebab Kartu Kuning Tadi Malam

Cerita Soal Rambut Antonio Conte, Penyebab Kartu Kuning Tadi Malam

Gila Bola – Sebuah ledekan dari pemain Sevilla Ever Banega pada babak pertama final Liga Europa tadi malam menyebabkan pelatih Inter Antonio Conte ngegas dan menyambutnya dengan sebuah tantangan, sesuatu yang berujung kartu kuning dari wasit.

Laporan dari Sky Sports Italia mengatakan, jelang akhir babak pertama setelah skor sama kuat 2-2 Ever Banega tampak melewati bench Inter dan memegang rambutnya sendiri sembari mengatakan, “Coba lihat apakah wig itu sungguhan, bukan?”, merujuk pada rambut gondrong Antonio Conte. Sang manajer Italia menyahut balik, “Saya tunggu kamu sesudah pertandingan.” Respons itu mendatangkan kartu kuning dari wasit Danny Makkelie yang menjadi pengadil final Liga Europa tersebut.

Antonio Conte diketahui sudah mengalami masalah kebotakan pada bagian depan kepalanya sejak masih meniti karir sebagai pemain Juventus pada tahun 1994. Lihat foto di atas. Menjelang akhir masa karirnya di tim nasional Italia, tahun 2000, ia menghabiskan banyak waktu untuk memperbaiki penampilannya tersebut. Operasi transplantasi rambut paling besar ia jalani saat mengambil posisi sebagai pelatih tim Serie B, Arezzo tahun 2007. Conte diketahui beberapa kali menjalani operasi transplantasi rambut di berbagai penjuru dunia ketika menangani Chelsea sebagai pelatih pada periode 2016 sampai 2018.

Berita Bola Terbaru:
Real Madrid Galau Dua Buangannya Tak Juga Dilirik Klub Lain
Prediksi PSG vs Bayern Munchen Dari Aspek Transfer, Jumlah Gol, Keberuntungan
Manchester City Siap Tebus Klausul Rilis Incaran Barcelona Pengganti Sergio Aguero
Chelsea Amankan Ben Chilwell Awal Pekan Depan

Meski Conte kini bisa membanggakan rambutnya yang gondrong, tapi Ever Banega tahu betul cara membangkitkan amarah sang pelatih Inter dengan menunjuk-nunjuk rambutnya sendiri, berusaha membuat sang pelatih Italia diusir keluar wasit pada pertandingan tadi malam.

Banega, sahabat baik Lionel Messi di kompetisi LaLiga, bukan anak kemarin sore untuk urusan kontroversi di dalam dan di luar lapangan. Ia pernah muncul di lapangan latihan dalam kondisi mabuk dalam sebuah persiapan laga penting melawan Barcelona pada tahun 2012. Namun kelakuan antik sang pemain Argentina itu akan sedikit berkurang saat ia akan merumput untuk tim Arab Saudi, Al-Shabab, mulai musim 2019/2020.

Setidaknya Ever Banega adalah orang yang tertawa paling akhir dalam pertandingan final Liga Europa tadi malam setelah mengangkat trofi usai kemenangan 3-2 atas tim asuhan sang pelatih Italia.

Sumber: Cerita Soal Rambut Antonio Conte, Penyebab Kartu Kuning Tadi Malam
Berita Bola
Video Berita Bola
Video Cerita Bola

Jelang Final Liga Europa, Pelatih Sevilla Coba Bikin Inter Milan Lengah

Jelang Final Liga Europa, Pelatih Sevilla Coba Bikin Inter Milan Lengah

Gilabola.com – Pelatih Sevilla Julen Lopetegui mencoba membuat Inter Milan lengah dengan melancarkan sejumlah puja-puji yang menyebut pasukan Antonio Conte itu sebagai tim kelas dunia dan sulit ditaklukkan.

Mantan manajer Real Madrid, Lopetegui, memuji lawan mereka pada final Liga Europa, Inter Milan menjelang pertandingan Sabtu (22/8) dini hari WIB, memperingatkan bahwa Ever Banega dan kawan-kawan tak boleh membuat kesalahan melawan tim asuhan Antonio Conte itu.

Sevilla telah memenangkan Liga Europa sebanyak lima kali tetapi Inter yang juga pernah menjadi tiga kali menjadi juara kasta kedua kompetisi Eropa itu difavoritkan menjadi peraih trofi musim ini setelah mengalahkan Shakhtar Donetsk 5-0 di semifinal. Dua penyerang La Beneamata, Lautaro Martinez dan Romelu Lukaku sedang dalam performa gemilang saat ini.

Menurut Julen Lopetegui, Inter adalah tim yang penuh dengan pemain kelas dunia, tetapi Sevilla sangat senang bisa masuk final Europa League ini dan bertekad untuk menampilkan performa yang luar biasa.

Lopetegui menambahkan Sevilla harus bermain dengan kekuatan mereka dan menjadi tim yang bekerja keras serta tim yang dapat diandalkan yang bermain seperti biasanya, serta menjadi yang terbaik.

Sevilla vs Inter Akan Ditentukan Detail Kecil

Gelandang Los Nervionenses Joan Jordan mengatakan Inter sangat sulit untuk dilawan dan Sevilla sangat menghormati mereka. Laga final itu akan menjadi salah satu pertandingan yang sulit, yang pemenangnya ditentukan oleh detail-detail kecil.

Sementara itu gelandang Sevilla asal Serbia Nemanja Gudelj menegaskan Inter adalah tim yang lebih layak berada di Liga Champions daripada Liga Europa, tetapi menambahkan bahwa rekor timnya di Liga Europa musim ini, di mana mereka mengalahkan AS Roma, Wolverhampton Wanders dan Manchester United, memberi Sevilla keyakinan.

Antonio Conte, pemenang Liga Inggris bersama Chelsea dan juara tiga kali beruntun Serie A dengan Juventus sebagai pelatih, mengatakan dia merasa bertanggung jawab untuk memenangkan trofi bersama Inter. Saat sang pelatih Italia itu menerima pekerjaan sebagai pelatih Nerazzurri, ia ingin timnya mencoba dan memenangkan sesuatu dan persepsi itu tumbuh setiap hari.

Pelatih asal Italia itu merasa dirinya memiliki sekelompok pemain yang sangat bagus di Inter yang selalu ingin meningkatkan diri, bekerja keras dan sekarang mereka memiliki kesempatan untuk melakukan sesuatu yang bersejarah.

Sumber: Jelang Final Liga Europa, Pelatih Sevilla Coba Bikin Inter Milan Lengah
Berita Bola
Video Berita Bola
Video Cerita Bola

Terdepak Dari Liga Europa, Bukti Man Utd Butuh Bek Tengah Kuat dan Striker Tajam!

Terdepak Dari Liga Europa, Bukti Man Utd Butuh Bek Tengah Kuat dan Striker Tajam!

Gilabola.com – Menghasilkan 20 tembakan sepanjang laga, namun hanya satu gol yang berhasil dicetak oleh Manchester United dalam kekalahan 2-1 mereka dari Sevilla di semifinal Liga Europa, itu pun dari titik putih penalti.

Ole Gunnar Solskjaer menurunkan kekuatan terbaiknya minus Nemanja Matic dan seperti biasa, mereka tampak sangat berbahaya ketika melakukan serangan balik cepat, namun masalah penyelesaian akhir sekali lagi menjadi kendala.

Menurut rating whoscored, dua pemain terbaik United malam ini adalah duo gelandang kreatif Paul Pogba dan Bruno Fernandes, yang memainkan peran sentral dalam permainan pasukan The Red Devils.

Paul Pogba tampak sangat mengagumkan dengan kualitas teknik individu yang luar biasa, membuatnya dengan mudah mengalahkan lawan, keluar dari tekanan, dan bahkan menghasilkan 9 kali dribel sepanjang laga.

Berita Bola Terbaru:
Terdepak Dari Liga Europa, Bukti Man Utd Butuh Bek Tengah Kuat dan Striker Tajam!
Victor Lindelof dan Bruno Fernandes ADU OTOT LEHER! Harry Maguire: Kami Hancur!
Pelatih Man Utd Mungkin Menyesal Pilih De Gea Daripada Sergio Romero
Kiper Maroko Asal Kanada Patahkan Hati Pemain Man Utd Tadi Malam

Sementara Bruno Fernandes sangat menakjubkan dalam menciptakan peluang terbuka, menghasilkan empat umpan kunci termasuk bagaimana dia menyediakan peluang emas bagi Mason Greenwood di awal babak kedua.

Permasalahannya adalah Man United tak memiliki striker klinis di depan gawang untuk menyeleaikan peluang. Marcus Rashford terlalu sering membuang peluang, Anthony Martial banyak bermain di luar kotak, dan Mason Greenwood belum sepenuhnya matang.

Maka benar seperti kata legenda Arsenal Paul Merson, dewan Old Trafford perlu siap mengeluarkan banyak uang untuk mendapatkan Harry Kane dari Spurs, yang sudah terbukti insting golnya di Premier League. Bahkan di musim terburuknya musim ini karena masalah kebugaran, dia masih bisa mencetak 24 gol di berbagai ajang.

Sementara di sepanjang karirnya, penyerang internasional Inggris berusia 27 tahun itu sudah mencetak 188 gol dari 287 penampilan untuk The Lilywhites dan pernah memenangkan gelar top skor Premier League pada 2016.

Selain itu Man Utd juga membutuhkan bek tengah modern baru yang lebih kuat dari Victor Lindelof. Sayangnya bahwa Dayot Upamecano sudah menandatangani kontrak baru dengan Leipzig, dan kini mereka mungkin harus rela mengeluarkan uang besar untuk transfer Kalidou Koulibaly.

Kegagalan di Eropa ini pada akhirnya justru harus disyukuri fans dan bagus untuk Manchester United, karena Ole Gunnar Solskjaer dan pihak manajemen bisa melihat lebih jelas kekurangan pada skuad mereka saat ini, yakni bek tengah yang lebih kuat, suksesor Nemanja Matic yang nyaman dengan bola dan baik dalam mendistribusikannya, penyerang klinis di depan gawang untuk menyelesaikan umpan Bruno Fernandes dan Paul Pogba, serta mungkin penantang bagi Mason Greenwood dan Marcus Rashford agar mereka lebih termotivasi untuk mendapatkan tempat di skuad utama.

Jadi jika punya uang, daftar pemain yang harus dibeli The Red Devils adalah Kalidou Koulibaly, Saul Niguez, Harry Kane atau Moussa Dembele, dan salah satu dari Jadon Sancho atau Jack Grealish.

Sumber: Terdepak Dari Liga Europa, Bukti Man Utd Butuh Bek Tengah Kuat dan Striker Tajam!
Berita Bola
Video Berita Bola
Video Cerita Bola

Sevilla vs Man Utd 1-1, Gol Rojiblancos Hasil Assist Pemain Real Madrid

Sevilla vs Man Utd 1-1, Gol Rojiblancos Hasil Assist Pemain Real Madrid

Gila Bola – Skor sementara Sevilla vs Manchester United 1-1 pada partai semi final Liga Europa, Senin (17/8) dinihari, dengan Setan Merah unggul lebih dulu sebelum satu pemain pinjaman Real Madrid memberi assist untuk gol balasan Rojiblancos.

Baru sembilan menit berlalu sejak kickoff, Manchester United sudah unggul 0-1 atas Sevilla pada semi final Liga Europa, Senin (17/8) dinihari. Gol penalti dilesakkan oleh Bruno Fernandes dengan gayanya yang khas, menunda sampai saat terakhir untuk menendang bola.

Manchester United diramalkan akan menghadapi laga sulit menghadapi juara Liga Europa lima kali, Sevilla, pada pertandingan empat besar Europa League di RhineEnergiStadion di kota Cologne, kandang dari FC Koln. Tetapi hanya dalam waktu sembilan menit saja, Setan Merah yang turun dengan seragam coklat tua ini sudah unggul satu gol atas lawannya tersebut.

Penalti Bruno Fernandes itu diperoleh setelah Marcus Rashford dijatuhkan oleh tekel telat Diego Carlos dalam sebuah serangan di dalam kotak penalti Los Rojiblancos. Para pemain Sevilla kelihatan sangat kecewa dengan keputusan itu tapi wasit tetap pada keputusannya dan sang bintang Portugal menggunakan tendangan khasnya untuk mengecoh kiper Yassine Bounou. Skor 0-1 untuk keunggulan Manchester United.

Berita Bola Terbaru:
BREAKING: Lionel Messi Minta Keluar Dari Barcelona Sekarang, Tak Tunggu 2021
Sevilla vs Man Utd 1-1, Gol Rojiblancos Hasil Assist Pemain Real Madrid
138 Hari Lagi, Lionel Messi Bisa Mulai Diskusi Transfer Dengan Klub Baru
Jadwal Matchday 1 Liga Inggris Musim Baru: Chelsea, Man Utd, Liverpool

Hadiah penalti pada menit 9 tersebut merupakan penalti ke-22 yang pernah diterima oleh Manchester United sepanjang musim ini di semua kompetisi, yang terbanyak dari semua tim di lima liga elit Eropa sejak musim 2015/2016 (Barcelona, 24 kali). Fakta ini akan menjadi titik serang dari musuh-musuh Setan Merah.

Salah satu kejutan dari pertandingan Sevilla vs Manchester United ini adalah dimainkannya David De Gea di bawah mistar The Red Devils. Dengan demikian maka Sergio Romero yang menjadi pahlawan untuk gelar terakhir Liga Europa mereka, serta bermain pada laga melawan LASK Linz Austria serta Copenhagen, diabaikan.

Namun Sevilla berhasil membalaskan skor menjadi 1-1 dengan gol oleh Suso pada menit 26, dengan assist diberikan oleh pemain pinjaman dari Real Madrid, Sergio Reguilon.

Sampai dengan menit 36 saat berita ini diunggah, skor Sevilla vs Manchester United masih terjaga 1-1.

Sumber: Sevilla vs Man Utd 1-1, Gol Rojiblancos Hasil Assist Pemain Real Madrid
Berita Bola
Video Berita Bola
Video Cerita Bola

Prediksi Wolves vs Sevilla, Liga Europa 12 Agustus 2020

Prediksi Wolves vs Sevilla, Liga Europa 12 Agustus 2020

Gilabola.com – Sevilla yang sudah lima kali menjuarai Liga Europa sepanjang sejarah lebih difavoritkan akan lolos ke semi final turnamen itu saat menghadapi Wolves pada partai perempat final, Rabu (12/8) dinihari.

Namun dalam hal motivasi, Wolves lebih memiliki tekad menang dan meraih gelar juara kompetisi Liga Europa setelah mereka gagal lolos ke kompetisi Liga Europa melalui posisi liga mereka. Setelah persaingan yang ketat, mereka harus puas di tempat ketujuh klasemen akhir Liga Inggris. Yang membuat kecewa adalah fakta bahwa mereka memiliki jumlah poin yang sama dengan Tottenham Hotspur yang berada di urutan keenam, namun kalah selisih gol dari Spurs yang sedikit lebih baik, yaitu +3.

Wolves mungkin akan berjuang lebih keras daripada Sevilla untuk memenangkan pertandingan ini, terus melaju hingga ke babak final dan meraih trofi kompetisi kedua level Eropa tersebut. Jika mereka mampu memenangkan trofi ini, otomatis mereka akan langsung masuk ke penyisihan grup Liga Champions musim depan untuk pertama kalinya.

Sementara itu, Sevilla sebenarnya tidak memiliki tujuan yang serius seperti kubu Wolves. Mereka sudah memiliki tiket ke Liga Champions musim depan dengan finish pada posisi keempat di Liga Spanyol.

5 Laga Terakhir Wolves

  • 07/08/20 Wolves vs Olympiakos Piraeus 1-0
  • 26/07/20 Chelsea vs Wolves 2-0
  • 21/07/20 Wolves vs Crystal Palace 2-0
  • 16/07/20 Burnley vs Wolves 1-1
  • 12/07/20 Wolves vs Everton 3-0

5 Laga Terkini Sevilla

  • 06/08/20 Sevilla vs AS Roma 2-0
  • 20/07/20 Sevilla vs Valencia 1-0
  • 17/07/20 Real Sociedad vs Sevilla 0-0
  • 13/07/20 Sevilla vs Mallorca 2-0
  • 10/07/20 Ath Bilbao vs Sevilla 1-2

Prediksi Skor Wolves vs Sevilla

Wolves telah mencatatkan kemenangan 1-0 di kandang pada leg kedua pertandingan babak 16 besar mereka atas Olympicaos, setelah bermain imbang 1-1 pada leg pertama. Sedangkan Los Palanganas membukukan kemenangan 2-0 atas Roma di babak sebelumnya. Tim Spanyol memiliki dominasi yang jelas sepanjang pertandingan, dan mereka telah memimpin 2-0 bahkan sebelum turun minum. Di atas kertas, tentu saja kubu Sevilla lebih diunggulkan pada pertandingan ini.

Pasukan Julen Lopetegui telah menjadi salah satu tim terbaik dalam sejarah Liga Europa, memenangkan trofi ini lima kali dalam sejarah, dengan tiga kali beruntun antara tahun 2014 sampai 2016. Sementara itu, Wolves baru beberapa musim lalu dipromosikan dari divisi kedua Championship dan juga minim pengalaman dalam kompetisi Eropa. Dengan demikian, Sevilla kembali diyakini untuk memenangkan pertandingan ini dan lolos ke semi final. Prediksi Skor: Wolves 1-2 Sevilla.

Sumber: Prediksi Wolves vs Sevilla, Liga Europa 12 Agustus 2020
Berita Bola
Video Berita Bola
Video Cerita Bola

Hasil Liga Europa: Shakhtar Donetsk Melaju ke Semi Final Kalahkan Basel

Hasil Liga Europa: Shakhtar Donetsk Melaju ke Semi Final Kalahkan Basel

Gila Bola – Hasil Liga Europa hari Rabu (12/8): Shakhtar Donetsk melaju ke semi final setelah mengandaskan FC Basel dengan skor 4-1 pada laga di Veltins-Arena Gelsenkirchen, dengan dua gol pertama terjadi dalam 22 menit sejak kickoff.

Dengan kemenangan 4-1 ini maka tim asal Ukraina, Shakhtar Donetsk, dengan demikian mengulangi prestasi pada tahun 2016 saat mereka melaju ke empat besar Liga Europa, sebelum dihentikan oleh Sevilla yang tahun itu menjadi juara tiga kali beruntun kompetisi kedua di Eropa ini.

Pasukan Luis Castro mengejutkan anak-anak Marcel Koller dengan gol cepat menit kedua melalui Junior Moraes, sebelum Taison menambahkan gol kedua menit 22. Alan Patrick menambahkan gol ketiga pada menit 75. Dan saat semua orang mengira pertandingan Shakhtar Donetsk vs Basel ini usai dengan skor 3-0, Domilson Cordeiro dos Santos atau Dodo menambahkan gol keempatnya pada menit 88. Skor akhir dari hasil Liga Europa ini usai dengan skor 4-1 setelah Ricky van Wolfswinkel membalaskan satu gol pada menit-menit terakhir injury time.

Pertandingan yang dipimpin wasit Michael Oliver dari Inggris ini berlangsung kurang lebih seimbang dalam hal penguasaan bola, 55% banding 45%, tapi apa yang dengan cepat menarik perhatian kita adalah dominasi tim Ukraina itu dalam hal tembakan tepat sasaran ke gawang lawan, delapan kali berbanding dua. Selain itu lima percobaan serangan yang meleset banding sembilan untuk keunggulan Basel. Shakhtar menunjukkan kemampuan mereka mencegah para pemain Swiss itu melepaskan serangan ke gawang.

Perbedaan babak pertama dan kedua dari laga perempat final Liga Europa di Gelsenkirchen ini adalah, Shakhtar menurunkan tempo dan tekanan pada paruh kedua, dengan mereka membiarkan Basel melakukan serangan demi serangan, menahannya dan kemudian melakukan serangan balik dengan dua di antaranya membuahkan gol menit 75 dan menit 89. Satu-satunya gol balasan dari Basel terjadi pada menit kedua injury time melalui  Ricky van Wolfswinkel.

Shakhtar Donetsk dengan demikian melaju ke babak semi final Liga Europa untuk menghadapi Inter Milan. Sebuah pertandingan yang sangat seru dengan kedua tim akam memamerkan lini depan mereka yang lincah. Pasukan Antonio Conte bisa direpotkan tim Ukraina ini.

Sumber: Hasil Liga Europa: Shakhtar Donetsk Melaju ke Semi Final Kalahkan Basel
Berita Bola
Video Berita Bola
Video Cerita Bola