Category: Jurgen Klopp

Klopp Perlu Melakukan Perubahan untuk Bertemu MU di Piala FA

Klopp Perlu Melakukan Perubahan untuk Bertemu MU di Piala FA

Bola Gila – Mantan Liverpool, Kenny Dalglish meminta Jurgen Klopp melawan Manchester United untuk memainkan pemain yang jarang tampil.

Klub berjuluk The Reds itu akan menghadapi Manchester United untuk kedua kalinya dalam sepekan dan kali ini mereka akan bertemu di Piala FA, Senin (25/1) WIB.

Pada laga akhir pekan lalu, tim asuhan Jurgen Klopp harus puas bermain imbang tanpa gol di Anfield di Premier League. Dengan hasil imbang tersebut, The Reds berada di urutan keempat klasemen.

Namun, jelang laga kedua saat bertandang ke Old Trafford di ajang FA Cup bersama Liverpool, Kenny Dalglish meminta Kenny Dalglish memainkan pemain lini depan yang berbeda, seperti menurunkan Takumi Minamino sejak menit awal. Perlu dicatat bahwa dalam tiga laga terakhir lini serang mereka mengalami kesulitan mencetak gol di Liga Inggris.

Berita terbaru:
Bek kiri Barcelona disebut siap menolak lamaran AC Milan
Mandzukic Siap Membantu Ibrahimovic Lakukan Dua Hal Penting untuk Milan
Gelandang Inter asal Uruguay siap kembali melawan Udinese
Bebas Covid-19, Tiga Punggawa Milan Siap Hadapi Atalanta

Berbicara Saluran YouTube Kenn7, eks pemain Liverpool itu menginginkan Jurgen Klopp sebagai pelatih untuk bisa memainkan pemain yang jarang tampil. Menurutnya, James Milner dan Takumi Minamino harus diberi kesempatan bermain.

Kenny Dalglish pun yakin jika ada perubahan akan membuat permainan Liverpool jauh lebih baik. Namun yang juga ia nantikan adalah lini belakang, terutama bek tengah yang akan dimainkan.

Sebelum bertemu Manchester United di Piala FA, anak asuh Jurgen Klopp akan menghadapi Burnley di Anfield pada ajang Liga Inggris, Jumat (22/1) dini hari WIB.

Jurgen Klopp Mengalahkan Pemenang Treble Untuk Memenangkan Pelatih FIFA Terbaik

Jurgen Klopp Mengalahkan Pemenang Treble Untuk Memenangkan Pelatih FIFA Terbaik

Bola Gila – Ini adalah keputusan paling mengejutkan dalam penghargaan terbaik FIFA tahun ini, ketika Hansi Flick, yang sangat difavoritkan untuk menang, kalah dari Jurgen Klopp.

Manajer Liverpool Jurgen Klopp dinobatkan sebagai Pelatih Pria Terbaik FIFA, kemenangan keduanya, bersama bos Orang Komunis mengalahkan Hansi Flick dan Marcelo Bielsa untuk penghargaan bergengsi ini.

Mantan bos Borussia Dortmund itu mendapat suara terbanyak dari fans, jurnalis, pelatih tim nasional dan kapten setelah memimpin Liverpool meraih gelar liga pertama mereka dalam 30 tahun dengan memenangi Liga Inggris musim lalu dengan 99 poin.

Ahli taktik berusia 53 tahun itu secara mengejutkan mengalahkan Hansi Flick yang sebelumnya menjadi favorit besar untuk memenangkan penghargaan ini setelah memimpin Bayern Munich meraih treble winners dengan menjuarai Bundesliga, Liga Champions dan Piala DFB musim lalu.

Selain itu, manajer berusia 55 tahun itu berhasil mengeluarkan yang terbaik dari setiap pemain dan menyatukan mereka menjadi satu kesatuan tim yang solid. Salah satunya adalah mengembalikan Thomas Mueller yang terpinggirkan menjadi playmaker terbaik dunia saat ini, memecahkan rekor 21 assist di Bundesliga musim 2019/2020.

Jurgen Klopp dalam memenangkan penghargaan juga mengalahkan Marcelo Bielsa, yang membimbing Leeds United kembali ke Liga Premier setelah absen selama 16 tahun, dan ini membuat bos Jerman itu merasa terkejut bahwa dia bisa memenangkan penghargaan itu dua musim berturut-turut.

"Saya kaget. Saya duduk di sini karena saya pikir tahun lalu saya memenangkannya. Saya di sini bersama para pemain saya. Terima kasih banyak, wow," ucap pelatih asal Jerman itu usai menerima penghargaan sebagai manajer terbaik FIFA 2020.

“Saya memiliki begitu banyak orang untuk berterima kasih dan kebanyakan dari semua pelatih saya. Jika saya tahu kami akan memenangkannya, pelatih saya akan ada di sini bersama saya. Apa yang kami lakukan tahun lalu adalah tentang para pemain kami. "

"Kami belum bermimpi 30 tahun tetapi kami telah bermimpi selama beberapa tahun. Itu benar-benar luar biasa dan kami semua memiliki tahun yang istimewa dengan cara yang sayangnya tidak terlalu positif tetapi untuk penggemar Liverpool kami setidaknya bisa membuat beberapa sorotan di masa yang sulit. Saya tidak tahu bagaimana rasanya dan ini benar-benar luar biasa. "