Category: Celtic FC

David Moyes Menjual Mahal dengan Klub Skotlandia Besar

David Moyes Menjual Mahal dengan Klub Skotlandia Besar

Gilabola.com – David Moyes menegaskan dia tidak tertarik melatih klub sepak bola negara asalnya dan ingin tinggal bersama West Ham United.

Seperti dilansir media dari Inggris dan Skotlandia bahwa Celtic FC kini sedang mencari pelatih baru. Hal tersebut tak lepas dari Neil Lennon yang memutuskan mundur dari kursi kepelatihannya usai hasil negatif yang diraih klub saat melawan Ross County (21/2).

Meski dengan kekalahan itu, kini justru membuat Celtic FC semakin berbeda poinnya dengan pemuncak klasemen Rangers yang meraih 82 poin Liga Skotlandia. Meski banyak pemain besar yang akan tertinggal, klub yang dibela David Moyes ini kini memprioritaskan mencari pelatih baru untuk menangani klub mulai musim 2021/22.

Mantan ahli taktik Everton itu kini tengah dikaitkan untuk melatih klub berjuluk The Bhoys tersebut. Namun, pelatih berusia 57 tahun itu dengan tegas mengatakan tidak tertarik melatih Celtic FC. Sebaliknya, dia mengaku menikmati karir kepelatihannya bersama West Ham United.

Berita terbaru:
Hasil Liga Spanyol: Sevilla gagal menambah rekor kemenangan kandang Barcelona
Prediksi Sheffield United vs Liverpool, akhiri empat kekalahan beruntun, Reds!
Hasil Liga Jerman: Real Kan, Bayern Munchen Rain Goals, Lewandowski dan Gnabry Brace
Jelang Hadapi Sampdoria, Gasperini Beri Peringatan Kepada Bintang Atalanta

Berbicara kepada media menjelang pertandingan melawan Manchester City, David Moyes mengatakan dia tidak berniat meninggalkan West Ham United dalam waktu dekat.

Sementara itu, agar tidak mengganggu penampilan West Ham United yang sedang bugar di Premier League, ia pun sudah membicarakan masa depannya dengan ofisial klub dan semuanya langsung tenang. Mantan juru taktik Manchester United itu berharap tidak ada yang menghalangi kariernya di West Ham United.

Perlu dicatat, nama lain yang pernah dikaitkan dengan Celtic FC adalah Frank Lampard hingga Eddie Howe yang terakhir kali menangani Bournemouth. Sedangkan David Moyes & # 39; Penolakan untuk melatih mantan klubnya sangatlah masuk akal. Pasalnya, The Hammers saat ini berada di papan atas Liga Inggris dengan menempati posisi keempat klasemen dan berpotensi bermain di pentas Eropa musim depan. Bisakah dia membawa klub London Timur itu finis di papan atas musim 2020/21.

Jesse Lingard Akan Berkarir di Skotlandia

Jesse Lingard Akan Berkarir di Skotlandia

Bola Gila – Jesse Lingard dikabarkan akan segera hengkang dari Manchester United dan berpeluang besar melanjutkan karirnya di Liga Skotlandia.

Pemain timnas Inggris saat ini sama sekali diabaikan oleh Ole Gunnar Solskjaer dan terbukti sang pemain belum diberi kesempatan bermain di Premier League musim ini.

Meski pelatih asal Norwegia itu jarang bermain di Manchester United, Jesse Lingard tetap mendapat minat tinggi dari sejumlah klub papan atas di Skotlandia.

Berdasarkan The Scottish Sun, dua klub besar Skotlandia seperti Celtic dan Rangers tertarik untuk mengontraknya. Dalam laporan tersebut, disebutkan bahwa mereka tertarik untuk meminjamkannya pada paruh kedua musim ini.

Berita Sepak Bola Terbaru:
Wakil kapten Juventus: membangkitkan mentalitas derby melawan Barcelona
Manajer Juventus mengatakan Lionel Messi mengalami masalah psikologis
Tak senang di Manchester United, Paul Pogba bisa kembali ke Juventus
Romelu Lukaku Ingin Ini di Inter Milan

Jika Celtic atau Rangers berhasil mendapatkan tanda tangannya maka Jesse Lingard bisa mendapatkan keuntungan. Pasalnya, di klub barunya ia akan bisa kembali menampilkan performa terbaiknya. Di sisi lain, peluang untuk menjadi permanen juga cukup terbuka lebar. Pasalnya, musim ini sang pemain sudah memasuki tahun terakhir kontraknya dengan Manchester United.

Sementara itu, klub berjuluk Setan Merah itu belum menunjukkan tanda-tanda akan memperpanjang masa jabatan pemain sepak bola berusia 27 tahun itu.

Perlu dicatat, Jesse Lingard musim ini baru tampil dalam 2 laga di ajang Carabao Cup. Namun, pemain tersebut hanya bermain sebagai starter satu kali saat ia menang atas Luton. Sedangkan melawan Brighton, pelatih Ole Gunnar Solskjaer hanya memberi waktu bermain 9 menit.

Di semua kompetisi, pemain telah bermain dalam 209 pertandingan dengan mencetak 33 gol dan memberikan 20 assist. 133 penampilan yang dia mainkan di Liga Premier.

Sebagai informasi, Jesse Lingard selama berada di Old Trafford telah meraih berbagai trofi seperti Piala Liga, Piala FA, dan Liga Europa. Menarik untuk menunggu apakah Celtic atau Rangers dapat mengontraknya dari Manchester United.

Kjaer mengalami cedera, pelatih Milan mengaku harus mengambil risiko

Kjaer mengalami cedera, pelatih Milan mengaku harus mengambil risiko

Bola Gila – Pelatih AC Milan Stefano Pioli mengaku terpaksa mengambil risiko dengan tetap memainkan bek seniornya Simon Kjaer di laga Liga Europa yang akhirnya mengakibatkan sang pemain cedera.

Selalu jadi starter sejak mengawali musim bersama AC Milan, Simon Kjaer memang terlihat sedikit lelah di laga Serie A timnya melawan Fiorentina. Kondisi ini sempat membuat beberapa pihak memprediksi sang pemain akan diberi jeda di tengah pekan saat Milan menghadapi Celtic di Liga Europa.

Namun, pada akhirnya Kjaer terus bermain sejak menit pertama dan malapetaka akhirnya datang ketika pertandingan baru berjalan 11 menit di mana ia tampak tertatih-tatih. Bek timnas Denmark pada akhirnya harus ditarik dan digantikan oleh Alessio Romagnoli dalam laga yang dimenangi Milan 4-2.

Cedera Kjaer memang menjadi salah satu hal yang mencoreng kemenangan skuat Merah Hitam karena sosoknya yang terbukti penting untuk lini belakang mereka selama ini. Pelatih Milan Stefan Pioli mengaku paham bahwa selalu bermain tiga kali dalam sepekan bisa meningkatkan risiko cedera bagi pemainnya, termasuk Kjaer, namun sang pelatih belum bisa mengistirahatkan bek asal Denmark tersebut.

Mengungkap alasan tidak bisa memberikan istirahat bagi Kjaer, Pioli mengatakan hal itu karena dia memilih mengistirahatkan Romagnoli yang sedang memulihkan diri dari cedera lama. Bek asal Denmark itu pun mengaku dalam kondisi prima dan siap bermain melawan Celtic, sehingga sang pelatih memutuskan untuk tetap mempertahankan eks pemain Sevilla itu sebagai starter.

Sayangnya, Kjaer kurang beruntung karena harus keluar lapangan akibat cedera otot. Sejauh mana keseriusan cedera yang dialami bek berusia 31 tahun itu masih belum diketahui karena ia harus menjalani tes lebih lanjut.

Pioli mengaku kecewa dengan cederanya Kjaer, namun sang pelatih menyadari situasi ini bisa saja terjadi. Apalagi musim ini dengan kondisi pandemi dan jadwal yang padat, kemungkinan pemain mengalami cedera apalagi jika sering bermain sangat bisa menimpa siapa saja.

Milan Diminta Tak Meremehkan Celtic di Liga Europa

Milan Diminta Tak Meremehkan Celtic di Liga Europa

Bola Gila – AC Milan dituntut oleh pelatihnya, Stefano Pioli untuk tetap tampil serius dan tidak meremehkan lawannya, Celtic FC di laga Liga Europa, mengingat Rossoneri belum memastikan diri lolos.

Hanya bermain imbang 1-1 di laga terakhirnya di Liga Europa, AC Milan masih harus berjuang untuk memastikan lolos ke babak berikutnya. Pasukan Stefano Pioli memiliki kesempatan untuk lebih dekat memastikan mereka lolos dari penyisihan grup tengah pekan ini melawan Celtic di San Siro.

Sudah mampu menang 3-1 pada pertemuan pertama di Skotlandia, Milan dipastikan punya kans besar untuk bisa kembali meraih tiga poin. Apalagi, performa Celtic sendiri dalam beberapa pertandingan terakhirnya semakin menurun, termasuk di kompetisi domestik di mana mereka dikalahkan Ross County di Piala Liga Skotlandia, akhir pekan lalu.

Namun, meski potensi lawannya sedang tidak dalam kondisi terbaik, Milan diminta Pioli untuk tidak meremehkannya dan tetap tampil serius pada laga Jumat (04/11) dini hari tadi. Dalam jumpa persnya yang dikutip Football Italia, sang pelatih tetap akan melihat Celtic tampil penuh determinasi meski dipastikan tak akan lolos ke babak selanjutnya Liga Europa.

Berita Sepak Bola Terbaru:
Rapor Pemain Barcelona Menang 0-3 di Ferencvaros, Barca tak butuh Messi
Setelah mencetak 4 gol, Giroud ternyata belum juga mencapai puncak Top Score Liga Champions
Cetak Tiga Gol Tapi Juga Kalah, Kahveci Setara dengan Rekor Gareth Bale dan Ronaldo
Cristiano Ronaldo mencatatkan gol ke-750 setelah membobol gawang Kiev tadi malam

Selain itu, Pioli juga mengingatkan timnya bahwa mereka belum memastikan tiket ke babak selanjutnya Liga Europa, sehingga tidak ada alasan untuk bermain tanpa motivasi yang tinggi. Pelatih yang baru dipastikan sebagai lawan Covid-19 ini juga meminta para pemainnya bermain bagus di laga tengah pekan ini karena Celtic masih menjadi lawan yang bisa menimbulkan kesulitan seperti yang terlihat di laga pertama keduanya.

Pioli juga ingin melihat timnya terus menunjukkan peningkatan performa dari setiap pertandingan, termasuk saat melawan Celtic. Pelatih ingin timnya tetap berbahaya bagi lawan setiap saat hingga peluit panjang berakhir, karena mereka punya kualitas untuk melakukannya.

Pemain Milan diminta untuk selalu berusaha mengontrol pertandingan, meski harus juga bersiap untuk bertahan dan bertarung jika diperlukan. Pastinya, skuat Merah Hitam diharapkan terus meningkat levelnya agar bisa terus berkembang.

AC Milan Menang Kontra Celtic, Pemain Ini Tak Puas

AC Milan Menang Kontra Celtic, Pemain Ini Tak Puas

Gila Bola – Simon Kjaer meminta setelah AC Milan menang 3-1 atas Celtic di Liga Europa dirinya ingin permainan timnya dapat terus meningkat.

Pertandingan pertama grup H yang berlangsung di Celtic Park pada Jumat (23/10) dini hari WIB. Raksasa Liga Italia sudah unggul dua gol di babak pertama masing-masing melalui Rade Krunic dan Brahim Diaz. Sedangkan pada paruh kedua laga, tuan rumah mampu meresponnya lewat Mohamed Elyounoussi.

AC Milan dipastikan meraih tiga poin setelah Jens Hauge mencetak gol di menit-menit akhir. Dengan kemenangan tersebut, maka membuat Rossoneri berada diperingkat kedua klasemen.

Usai timnya memenangkan laga tandang di Liga Europa, Simon Kjaer tak puas di mana dia ingin klubnya terus dapat terus meningkat. Pasalnya, dia menilai dalam laga itu timnya belum sepenuhnya tampil oke.

Berita Bola Terbaru:
Barcelona Tak akan Jual Griezmann Tahun Depan
Daftar Pemain Yang Paling Sering Pindah Klub! Ada Yang Sampai 29 Kali Bor!
Manchester City Akan Kesulitan Curi Poin di London
Simon Kjaer Selalu Yakin Dengan Kemampuannya Untuk Bantu Milan

Berbicara kepada Sky Sport, Simon Kjaer mengatakan AC Milan perlu ada yang ditingkatkan lagi setelah laga ini. Dia mengungkapkan timnya memang berhasil mencetak tiga gol, tetapi di babak kedua ada sedikit penurunan.

Namun, Simon Kjaer menilai timnya mampu meresponnya dengan baik di mana mampu mengendalikan permainan hingga mempunyai beberapa peluang. Kendati demikian, pemain internasional Denmark itu tetap meminta agar di laga berikutnya ada peningkatan dalam permainan timnya.

Perlu diketahui, sebelum memasuki fase grup sang pemain telah bermain dalam 3 pertandingan di kualifikasi Liga Europa. Sedangkan di Serie A 2020/21, sang bek sudah tampil dalam 4 pertandingan untuk AC Milan.

Sementara usai menang atas Celtic, kubu AC Milan akan menghadapi pertandingan yang berat di mana tim asuhan Stefano Pioli akan melawan AS Roma pada 27 Oktober mendatang.

Sekedar informasi, AS Roma di pertandingan Liga Europa juga berhasil memetik hasil sempurna yakni menang 2-1 atas Young Boys.

Pertandingan AC Milan melawan anak asuh Paulo Fonseca sendiri akan berlangsung di San Siro.

Sumber: AC Milan Menang Kontra Celtic, Pemain Ini Tak Puas
Berita Bola
Video Berita Bola
Video Cerita Bola

Karena cedera, bintang Milan asal Turki itu bisa absen di Liga Europa

Karena cedera, bintang Milan asal Turki itu bisa absen di Liga Europa

Bola Gila Gelandang andalan AC Milan asal Turki, Hakan Calhanoglu, dikabarkan mengalami cedera engkel dan kemungkinan besar akan absen timnya di Liga Europa.

Baru saja meraih kemenangan penting di Serie A atas rival sekota Inter Milan, berita mengecewakan datang ke AC Milan setelah gelandang andalan mereka Hakan Calhanoglu mengalami cedera. Berita dari MilanNews mengungkapkan gelandang asal Turki itu mengalami cedera pergelangan kaki saat sesi latihan skuad Merah Hitam dan akan menjalani tes lebih lanjut.

Pemain itu sendiri telah meninggalkan basis latihan dari Milan dan kemungkinan akan menjalani pemeriksaan untuk mendapatkan kejelasan tentang keseriusan cederanya. Meski belum ada hasil pasti terkait kondisi pergelangan kaki sang pemain, sangat besar kemungkinan Calhanoglu tidak akan bisa bermain saat timnya menghadapi Celtic di Europa League pada pertengahan pekan ini.

Cedera Calhanoglu tentu menjadi kabar yang mengecewakan bagi Milan, namun mereka tentu berharap tidak ada yang serius dengan sang pemain. Jika hanya harus absen melawan Celtic, tentunya tim Stefano Pioli tidak akan terlalu khawatir karena masih memiliki beberapa pemain yang bisa ditempatkan sebagai pengganti seperti Brahim Diaz dan Jens Hauge.

Namun, jika cedera bintang timnas Turki itu semakin parah, maka kekhawatiran pasti akan mulai muncul karena Milan bisa kehilangan pemain topnya untuk beberapa pertandingan. Apalagi jadwal skuad Merah Hitam akan sangat banyak dalam beberapa pekan ke depan dengan hadirnya pesta di Eropa yang tentunya akan menguras stamina dan tenaga Anda.

Masalah utama yang tentunya akan muncul jika Calhanoglu harus absen dalam waktu yang lama adalah rotasi pemain yang akan berkurang karena salah satu pemain penting tidak bisa dimainkan. Meski punya calon pengganti, tapi kesibukan pasti menguras stamina.

Selain itu, Calhanoglu sendiri telah berkembang menjadi salah satu pemain kunci skuad Merah Hitam selain Zlatan Ibrahimovic. Kreativitas dan kepercayaan dirinya di lapangan kerap menjadi sumber gol bagi skuad Merah Hitam, terutama usai kuncian.

Sumber: Cedera, bintang Milan asal Turki bisa absen di Liga Europa
Berita Sepak Bola
Video Berita Sepak Bola
Video Cerita Bola

Start Mulus di Serie A Tak Bikin Milan Lupakan Liga Europa

Start Mulus di Serie A Tak Bikin Milan Lupakan Liga Europa

Bola Gila – AC Milan tidak akan meremehkan kompetisi Liga Europa dan memastikan tetap serius dengan persaingan antar klub kasta kedua Eropa.

Memulai awal yang sangat baik di Serie A, memang, kepercayaan diri AC Milan saat ini sangat baik. Mereka pasti akan melakukan yang terbaik untuk mempertahankan performa positif ini, tapi bukan berarti mereka akan meremehkan kompetisi lain yang mereka ikuti di Liga Europa.

Perasaan bahwa mereka akan terus fokus dan mengomentari Eropa musim ini disampaikan oleh pelatih mereka, Stefano Pioli. Dalam wawancara dengan Radio Anch & # 39; io yang juga dikutip Football Italia, sang pelatih mengatakan bahwa tim seperti Milan harus memiliki ambisi yang tinggi artinya mereka akan berusaha memberikan yang terbaik di semua kompetisi.

Pioli mengatakan skuad Merah dan Hitam tidak boleh memilih antara Serie A atau Liga Europa dan tetap harus berusaha mendapatkan hasil terbaik di setiap pertandingan. Pelatih ingin para pemainnya berkonsentrasi pada satu pertandingan yang ada di depan mata mereka, termasuk pertandingan penyisihan grup pertama di Eropa melawan tim Skotlandia Celtic di tengah pekan.

Berita Sepak Bola Terbaru:
Meminta Chelsea untuk tidak memaksa Hakim Ziyech
Start Mulus di Serie A Tak Bikin Milan Lupakan Liga Europa
Real Madrid Bersiap Menyamai Shakhtar Donetsk Tanpa Sergio Ramos
Sandro Tonali Akan Mengubah Posisi Franck Kessie

Bagi pelatih, hal terpenting saat ini adalah hanya memikirkan lawan di depan mereka dan tidak berpikir terlalu jauh ke depan. Meski Pioli mengaku bermain di banyak kompetisi bukanlah hal yang mudah, namun hal itu harus dilakukan terutama untuk tim seperti Milan.

Meski mengaku puas dengan start bagus yang telah diraih timnya hingga saat ini, Pioli tetap mengingatkannya bahwa mereka masih dalam tahap awal dan masih banyak laga sulit ke depan. Karena itu, sang ahli taktik merasa akan lebih baik jika timnya tidak melangkah terlalu jauh dan hanya mempersiapkan diri untuk menghadapi siapa pun lawan mereka selanjutnya.

Meski menjanjikan akan memberikan yang terbaik di Liga Europa, Milan diprediksi masih kerap merotasi pemain. Hal tersebut tak lain karena jadwal yang cukup padat di kompetisi kasta kedua Eropa yang biasanya berlangsung berdekatan dengan pertandingan lanjutan Serie A.

Sumber: Start Mulus di Serie A Tak Bikin Milan Lupakan Liga Europa
Berita Sepak Bola
Video Berita Sepak Bola
Video Cerita Bola