Category: Ajax Amsterdam

Tak Pernah Gagal di Roma, Kiper Senior Ajax Tak Mengincar Dendam

Tak Pernah Gagal di Roma, Kiper Senior Ajax Tak Mengincar Dendam

Bola Gila – Sempat mengalami kegagalan saat membela AS Roma, penjaga gawang Ajax Amsterdam Maarten Stekelenburg mengaku tak berniat balas dendam saat kedua tim kembali bertemu.

Absen dari pertandingan pertama perempat final Liga Europa melawan AS Roma, penjaga gawang Ajax Amsterdam Marteen Stekelenburg diharapkan bisa menghadapi mantan klubnya itu pada pertemuan kedua di tengah pekan. Mengejar ketinggalan 2-1 pada laga pertama di Amsterdam, Stekelenburg tentu berharap bisa membantu rekan-rekan setimnya untuk menang dan lolos ke babak selanjutnya.

Mengalahkan Roma sendiri selain membantu timnya, sebenarnya juga bisa memberikan kepuasan bagi Stekelenburg mengingat sempat mengalami masa-masa sulit saat memperkuat tim asal ibu kota Italia tersebut pada musim 2011-2013. Namun, sang kiper rupanya mengaku sama sekali tidak punya motivasi untuk membalas dendam terhadap I Giallorossi.

Berbicara kepada media dalam jumpa persnya yang dilansir Football Italia, Stekelenburg mengatakan bahwa masa sulitnya bergabung dengan Roma beberapa tahun lalu adalah kesalahannya sendiri. Ia sebenarnya mengaku bahagia saat bermain bersama I Giallorossi, meski dinilai kurang sukses dan hanya bertahan dua tahun sebelum hengkang ke Fulham.

Baca juga:
Tak Pernah Gagal di Roma, Kiper Senior Ajax Tak Mengincar Dendam
Keberhasilan membungkam kritik, Zidane Woles: Madrid belum memenangkan apapun
Bayern Munchen bersiap-siap ditinggal sang pelatih usai tersingkir di Liga Champions

Penjaga gawang tersebut saat itu merasa belum siap karena baru pertama kali meninggalkan Ajax. Stekelenburg mengaku tidak pernah menyesali keputusannya bergabung dengan Roma saat itu karena itu bagian dari studinya.

Meski tak punya motivasi untuk membalas dendam pada Roma, Stekelenburg tetap berambisi membantu timnya memberikan yang terbaik dan pasti menang. Bagi kiper berusia 38 tahun tersebut tentunya tak butuh rasa balas dendam untuk menambah semangatnya meraih hasil maksimal bersama Ajax di stadion Olimpico.

Sepotong nasihat yang dia berikan kepada rekan satu timnya untuk mengalahkan Roma bahkan lebih baik dalam penyelesaian. Menurut Stekelenburg, pertahanan tim Italia sangat kuat sehingga Ajax tidak boleh terlalu banyak menyia-nyiakan peluang di depan gawang.

sumber: Pernah gagal di Roma, Kiper Senior Ajax Tidak Mengincar Dendam

Fonseca mengungkapkan kunci bagi Roma untuk bisa kembali mengatasi Ajax

Fonseca mengungkapkan kunci bagi Roma untuk bisa kembali mengatasi Ajax

Bola Gila – Pelatih AS Roma, Paulo Fonseca mengungkapkan bahwa kunci timnya untuk bisa kembali mengatasi perlawanan dari Ajax Amsterdam adalah bertahan dengan baik dan tidak melakukan kesalahan.

Mampu menang 2-1 pada pertemuan pertama di kandang lawan tak membuat AS Roma merasa betul-betul aman melaju ke babak selanjutnya di Europa League. Masih harus menjamu Ajax Amsterdam di stadion Olimpico tengah pekan ini di leg kedua, I Giallorossi setidaknya harus bisa kembali meredam tim asuhan Henk Ten Cate itu.

Menyadari bahaya yang masih bisa ditimbulkan Ajax di Italia, pelatih asal Roma, Paulo Fonseca mengungkapkan bahwa timnya harus melakukan beberapa hal penting agar bisa kembali unggul atas lawannya. Berbicara kepada media dalam jumpa persnya yang dilansir Football Italia, sang pelatih menjelaskan bahwa yang harus dilakukan anak buahnya adalah bertahan dengan baik dan tidak melakukan kesalahan.

Fonseca juga ingin para pemainnya memiliki sikap yang sama seperti saat menghadapi Ajax di Amsterdam. Pastinya, sang juru taktik berharap I Giallorossi bisa bermain sempurna karena lawannya tetap berbahaya meski sempat tertinggal 2-1 di pertemuan pertama.

Baca juga:
Dortmund sudah unggul satu gol, pemain muda Inggris bisa menggagalkan Manchester City untuk lolos
Skor masih 0-0, bus Real Madrid diserang suporter Liverpool, kasus kedua sejak 2018
Milan masih tertarik mendatangkan striker muda Sassuolo itu

Pelatih sendiri menilai laga leg kedua melawan Ajax akan menjadi laga terpenting bagi timnya musim ini. Memiliki peluang melaju ke babak semifinal Europa League dengan menyisihkan salah satu tim paling berbahaya di turnamen tersebut, tentunya bisa memberikan peluang yang lebih besar bagi tim asal ibu kota Italia tersebut untuk memenangkan persaingan antar kasta kedua Eropa tersebut. klub.

Meski cukup mewaspadai lawan dari Ajax, Fonseca tetap percaya diri dengan peluang timnya karena kondisi fisik dan mental timnya masih bagus. Sang ahli taktik mengatakan bahwa mereka sangat menyadari betapa pentingnya leg kedua dan pasti akan berusaha memberikan yang terbaik agar lawan mereka tidak bisa bermain maksimal dalam pertandingan di Olimpico tersebut.

sumber: Fonseca Mengungkap Kunci Agar Roma Kembali Mengatasi Ajax

Ajax dijamin tampil menyerang saat menjamu AS Roma

Ajax dijamin tampil menyerang saat menjamu AS Roma

Bola Gila – Ajax Amsterdam dijamin oleh salah satu punggawa mereka, Lisandro Martinez akan terus bermain menyerang melawan AS Roma di leg kedua perempat final Liga Europa di stadion Olimpico.

Mengalami kekalahan 2-1 pada pertemuan pertama laga perempat final Liga Europa melawan AS Roma, membuat peluang Ajax Amsterdam untuk melaju ke babak selanjutnya semakin sulit. Raksasa Belanda harus melakukan perjalanan ke Roma di stadion Olimpico pada tengah minggu dan berbalik jika mereka tidak ingin langkah mereka berhenti.

Meski harus bermain di kandang lawan dan menelan kelemahan mereka di laga pertama, Ajax dipastikan tidak akan mengubah gaya bermainnya di Olimpico nanti. Kepastian ini disampaikan bek tengah penguasa Eredivisie, Lisandro Martinez yang berbicara dalam wawancara dengan Calciomercato.it.

Menurut Martinez, timnya memang banyak melakukan kesalahan sehingga harus kalah pada pertemuan pertama di Amsterdam, namun sebenarnya masih banyak sisi positif yang bisa diambil dari partai ini. Salah satunya tentu saja kemampuan Ajax untuk terus bermain menyerang sepanjang pertandingan dan bisa dibilang kurang beruntung karena gagal memanfaatkan peluangnya, termasuk penalti yang tidak berhasil diselesaikan.

Baca juga:
Draw agregat 3-3! Berkat sundulan Choupo-Moting, Neymar dua kali membentur mistar gawang
Milan Disebut-sebut Akan Permanen Status Dua Gelandang Bertahan
Ajax dijamin tampil menyerang saat menjamu AS Roma

Martinez juga menambahkan, timnya juga harus bisa belajar dari kesalahan yang mereka lakukan agar bisa mendapatkan hasil yang lebih baik di pertemuan kedua. Meski demikian, mengoreksi kesalahan bukan berarti tim asuhan Erik ten Hag akan mengubah gaya menyerang melawan Roma, karena permainan ofensif sudah menjadi identitas klub berjuluk I Lancieri itu.

Untuk bisa mengubah hasil dengan terus bermain ofensif, bek tengah itu menambahkan, timnya harus berusaha tampil lebih solid di lini belakang. Salah satu caranya adalah dengan tidak memberikan ruang kepada beberapa pemain berbahaya dari Roma seperti Edin Dzeko, Lorenzo Pellegrini, dan Pedro.

Jika mampu menjalankan semua rencana tersebut dengan baik, Martinez nampaknya cukup yakin bahwa timnya akan mampu membalikkan keadaan. Memang, tertinggal 2-1 bukanlah akhir dari segalanya bagi Ajax, tetapi seperti yang ditunjukkan oleh bek mereka, klub Eredivisie harus lebih baik dalam bertahan.

sumber: Dijamin Ajax akan terus tampil menyerang saat menjamu AS Roma

Cedera otot, winger AS Roma asal Italia bakal absen di Liga Europa

Cedera otot, winger AS Roma asal Italia bakal absen di Liga Europa

Bola Gila – Winger AS Roma asal Italia, Stephan El Shaarawy dipastikan bakal absen membela klubnya pada laga Liga Europa melawan Ajax Amsterdam setelah mengalami cedera otot.

Masalah cedera tak berhenti melanda AS Roma, jelang keikutsertaan mereka di perempat final Liga Europa melawan Ajax Amsterdam. Masih menunggu kembalinya beberapa pemain penting, seperti Henrikh Mkhitaryan dan Chris Smalling, tim Paulo Fonseca harus kembali kehilangan punggawa yang cukup penting.

Pemain yang dipastikan absen memperkuat Roma pada laga melawan Ajax pertengahan pekan ini adalah winger timnas Italia, Stephan El Shaarawy, yang didatangkan pada Januari lalu. Pemain tersebut dikabarkan mengalami masalah otot setelah harus ditarik pada pertandingan Serie A akhir pekan lalu melawan Sassuolo yang berakhir imbang 2-2.

El Shaarawy tidak bisa melanjutkan pertandingan dan menurut laporan dari Italian Football, hasil tes lanjutan mengonfirmasi bahwa ia mengalami cedera otot. Tak hanya absen di leg pertama melawan Ajax, eks punggawa AC Milan itu juga bakal absen di pertemuan kedua karena memang harus istirahat setidaknya selama 15 hari ke depan.

Baca juga:
Jesse Lingard Menggiring Bola Di Tengah Jalan Untuk Mencetak Gol Pertama West Ham
James membantu Everton mengakhiri tiga kekalahan beruntun, tetapi gagal menang melawan Palace tadi malam
Atletico Madrid Jadikan Villarreal Bintang Target Utama Transfer Musim Depan

Cedera El Shaarawy tentu menjadi kabar tak menyenangkan bagi Fonseca karena kini harus memutar otak lagi untuk menambal posisi yang akan ditinggalkan sang pemain. Pastinya Roma akan kehilangan pemain yang bisa memberikan pergerakan bagus di lini depan serta kerja keras maksimal di lapangan, termasuk dalam membantu pertahanan timnya.

Meski El Shaarawy sebetulnya bisa diganti, namun dengan jadwal yang padat, Roma tentu ingin punya pilihan sebanyak-banyaknya untuk merotasi. Pemain berusia 28 tahun tersebut sejauh ini mampu menjadi pemain yang dipercaya oleh Fonseca untuk mengisi posisi di sayap kiri I Giallorossi, baik di Eropa maupun Serie A.

Roma tentu berharap absennya El Shaarawy tidak memengaruhi peluangnya menghadapi Ajax. Selain itu, I Giallorossi tentunya juga ingin para pemainnya pulih tepat waktu atau bahkan lebih cepat dari yang diharapkan.

Minum Obat Istri, Kiper Ajax Dilarang Bermain Selama 12 Bulan Karena Positif Doping

Minum Obat Istri, Kiper Ajax Dilarang Bermain Selama 12 Bulan Karena Positif Doping

Gilabola.com – Penjaga gawang Ajax Andre Onana telah dilarang bermain selama 12 bulan oleh UEFA karena doping positif.

Kandungan furosemid ditemukan dalam urin pemain internasional Kamerun dalam tes yang diadakan di luar kompetisi pada 31 Oktober 2020. Raksasa Belanda itu mengakui bahwa komisi disiplin UEFA telah mengakui bahwa pemain itu "tidak berniat curang".

Ajax juga menjelaskan bahwa Andre Onana merasa tidak enak badan sehari sebelum ujian. Kemudian dia meminum pil yang dikenal sebagai Lasimac, yang sebenarnya diresepkan oleh dokter kepada istrinya, untuk menghilangkan rasa sakit yang dialaminya.

Selain itu, penjaga gawang Ajax berusia 24 tahun itu secara tidak sengaja meminum obat istrinya, dan UEFA meyakini apa yang diakui Onana, meski otoritas sepak bola Eropa juga menegaskan bahwa setiap pemain '. harus memastikan bahwa tidak ada zat terlarang yang dilepaskan. ke dalam tubuhnya & # 39 ;.

Larangan bermain efektif mulai hari ini, Jumat (5/2), dan "berlaku untuk semua kegiatan sepak bola, baik nasional maupun internasional". Dengan demikian, De Godenzonen diyakini tidak akan diperkuat penjaga gawangnya saat bertemu Lille di babak 32 besar Europa League akhir bulan ini.

Namun, Ajax berniat mengajukan banding atas keputusan UEFA ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) secepatnya. Ini dinyatakan Independen.

Ditambahkan MatahariSesaat sebelum meminum obat tersebut, Onana mengaku bingung karena salah meminum obat istrinya yang ternyata berakibat sangat fatal untuk hasil tes antidoping urine nya.

Managing Director Ajax yang juga merupakan legenda Manchester United, Edwin van der Sar, memberikan dukungannya kepada penjaga gawang Ajax yang pernah menjadi incaran Chelsea tersebut, dan mengatakan pihaknya sangat menentang penggunaan obat-obatan terlarang.

"Kami tegas menentang penggunaan obat-obatan yang dikonsumsi untuk meningkatkan performa, kami jelas mendukung latihan bersih. Ini kemunduran yang mengerikan, termasuk untuk Andre, tapi tentu juga bagi kami sebagai klub," kata Van der Sar.

"Andre adalah penjaga gawang top, yang telah membuktikan kualitasnya di lapangan untuk Ajax selama bertahun-tahun dan dia sangat terkenal di antara pendukung kami," tambahnya.

“Kami berharap akan ada skorsing atau skorsing bersyarat yang jauh lebih pendek dari larangan bermain 12 bulan. Sebab, dia tidak sengaja melakukannya, dan tidak mengkonsumsinya untuk memperkuat tubuhnya dan meningkatkan penampilannya, ”kata Van der Sar.

Ajax Mencari Kesalahan Pemain Mahal yang Tidak Terdaftar di Liga Europa

Ajax Mencari Kesalahan Pemain Mahal yang Tidak Terdaftar di Liga Europa

Gilabola.com – Ajax sedang menyelidiki kesalahan yang membuat nama pemain mahal mereka, Sebastien Haller, tidak masuk dalam skuad Europa League.

Raksasa Belanda sebelumnya mengonfirmasi bahwa pemain mahal yang dibelinya dari West Ham United BUKAN bagian dari skuat Europa League yang akan bermain akhir bulan ini. De Godenzonen terus mencari tahu kesalahan apa yang membuat Haller "dilupakan".

TalkSPORT Bahkan menggambarkan hal ini dengan permainan Football Manager, karena tanpa alasan dan tidak sengaja para pemain bisa kehilangan nama-nama besar di skuad domestik atau tim Eropa mereka.

Situasi luar biasa seperti di game itu, yang sekarang terjadi di kehidupan nyata, sedang terjadi pada Ajax dan pemain pemecah rekor mereka, Sebastien Haller.

Berita terbaru:
Juventus siap menawarkan kontrak baru, berambisi mempertahankan Cristiano Ronaldo hingga usianya 38 tahun
Arteta Percayakan Kiper Cadangan Hadapi Aston Villa
Giorgio Chiellini Diam-diam Menerima Tawaran dari Klub Inggris
Ajax Mencari Kesalahan Pemain Mahal yang Tidak Terdaftar di Liga Europa

Seluruh klub yang akan berlaga di babak 32 besar Europa League telah mengonfirmasi 25 pemainnya pada Rabu (3/2) waktu setempat. Namun, tim asuhan Erik ten Hag tidak mendaftarkan striker andalannya untuk kompetisi tersebut.

Haller sendiri sejauh ini memberikan pengaruh besar di Johan Cruyff Arena, di mana ia mencetak dua gol dan empat assist dalam enam pertandingan pertamanya untuk klub Eredivisie.

Banyak kalangan – termasuk pendukung yang kemudian mempertanyakan hal tersebut melalui media sosial. Rata-rata mereka mengaku bingung dengan kelalaian tersebut, dan Ajax pun mengungkapkan pernyataan terbaru mereka terkait hal tersebut.

"Memang benar, nama Haller tidak ada dalam daftar pemain kami untuk Liga Europa. Namun, kami telah bekerja sama dengan KNVB dan UEFA, untuk menyelidiki dan mencari tahu langkah apa yang salah agar sang pemain '. ; Nama tidak dimasukkan, "kata juru bicara klub ESPN NL.

Namun, sejauh ini tidak jelas apakah kesalahan itu dilakukan oleh klub, KNVB – federasi sepak bola lokal, atau UEFA. Namun, jika terbukti klub yang melakukan kesalahan, maka Haller tetap tidak akan bisa terlibat dalam kompetisi lapis kedua klub-klub Eropa pada tahap ini.

Namun, klub yang saat ini memimpin klasemen Eredivisie itu sukses mendaftarkan pemain yang mereka pinjam dari Sevilla, Oussama Idrissi, untuk tampil di ajang tersebut.

Toby Alderweireld dan Ajax Tetap Berhubungan

Toby Alderweireld dan Ajax Tetap Berhubungan

Bola Gila – Pelatih Ajax Amsterdam, Erik ten Hag, mengakui pihaknya terus menjalin kontak dengan Toby Alderweireld yang saat ini bermain di Tottenham Hotspur.

Pemain internasional Belgia baru-baru ini dikaitkan dengan meninggalkan Tottenham Hotspur. Sementara dari berbagai pemberitaan pemain yang berposisi sebagai bek tengah ini diminati oleh PSV Eindhoven.

Sementara di sisi lain, Toby Alderweireld juga dikaitkan dengan Ajax Amsterdam. Seperti diketahui, pemain tersebut sebelumnya bermain untuk raksasa Belanda dari akademi. Namun, dia memutuskan hengkang pada 2013.

Alhasil, setelah tampil impresif bersama Tottenham Hotspur di Premier League dan di level Eropa, PSV Eindhoven dan Ajax Amsterdam mencoba mengontraknya.

Berita Sepak Bola Terbaru:
Wayne Rooney pensiun setelah secara resmi melatih Derby County
Absen Latihan, Dua Pemain Kunci Milan Diragukan Tampil Melawan Cagliari
Manchester United sekarang yang terbaik untuk menemukan penalti, tampaknya diajarkan oleh Jose Mourinho
Jurgen Klopp Belum Memutuskan Tentang Joel Matip Sebelum Liverpool Menjamu Man United

Erik ten Hag pun memastikan kubu Ajax Amsterdam terus menjalin komunikasi yang baik dengan mantan pemain klub berjuluk de Amsterdammers itu. Namun, untuk memboyong kembali Toby Alderweireld, dia membantahnya.

Kepada awak media, Erik ten Hag menyebut Ajax kerap melakukan kontak dengan pemain Tottenham Hotspur tersebut. Dan klubnya terus dikaitkan dengan mendatangkan kembali sang pemain, dia menekankan bahwa klub tidak tertarik untuk merekrutnya.

Erik ten Hag juga menyebutkan bahwa yang sering melakukan kontak dengan Toby Alderweireld dan lainnya adalah Marc Overmars selaku direktur olahraga Ajax Amsterdam.

Bersama Tottenham Hotspur musim ini, bek berusia 31 tahun itu telah bermain dalam 11 pertandingan di Premier League dengan mencetak 1 gol.

Sekedar informasi, Toby Alderweireld masih terikat kontrak dengan klub asal London Utara tersebut hingga Juni 2023.

Kasihan, Real Madrid dan Manchester United Ditolak Bintang Ajax

Kasihan, Real Madrid dan Manchester United Ditolak Bintang Ajax

Gila Bola – Real Madrid dan Manchester United harus rasakan penolakan bintang muda Ajax Amsterdam, Donny van de Beek, yang bertekad menjaga komitmennya pada raksasa Eredivisie itu.

Van de Beek mengaku ingin tetap bertahan di Ajax meskipun saat ini ia dikaitkan dengan rencana transfer dua klub papan atas Eropa, El Real dan United.

Gelandang 23 tahun itu menikmati perjalanan karir gemilangnya di Ajax, di mana ia sukses mencetak 14 gol dan tujuh assist di semua kompetisi, setelah kompetisi sepak bola papan atas di Belanda itu dianulir akibat pandemi.

Incaran Real Madrid itu menyatakan, bursa transfer saat ini berlangsung begitu rumit akibat pandemi yang terjadi. Ia menyebutnya sebagai ‘periode yang kacau’, walau dia juga menekankan segalanya bisa berbeda tanpa terjadinya kekacauan di berbagai belahan dunia.

“Semuanya sangat kacau, ini periode transfer yang sangat berantakan. Belum ada yang pasti, saya masih pemain Ajax dan saya tetap bangga ada di sana,” tegas Van de Beek kepada Fox Sports, seperti dilansir Daily Mail.

“Jika tak ada pandemi, mungkin semuanya berbeda sekarang. Tak ada kejelasan sekarang, dan kami harus menunggu serta melihat bagaimana akhirnya nanti,” tambah Van de Beek yang pernah diyakini akan gabung Setan Merah itu.

Gelandang berpostur 1,68 meter itu pertama kali muncul sebagai target transfer beberapa klub papan atas Eropa – termasuk Real Madrid dan United, setelah ia tunjukkan permainan apiknya saat Ajax melaju ke semifinal Liga Champions pada musim 2018/19. Ketika itu, Van de Beek ikut mencetak gol ke gawang Tottenham Hotspur.

Van de Beek pun diperkirakan bakal gabung Old Trafford atau Bernabeu dalam beberapa bulan terakhir, setelah pelatih Setan Merah Ole Gunnar Solskjaer bertekad datangkan bantuan untuk lini tengah skuadnya.

Tapi, Van de Beek menyatakan dia tak akan mendorong Ajax untuk melepasnya. Ia bahkan akan sangat puas jika tetap menjadi pemain De Godenzonen di musim 2020/21.

Pemain yang diburu Real Madrid ini merupakan produk akademi Ajax yang tampil ke kompetisi sepak bola papan atas Eropa bersama-sama bintang De Joden lainnya, seperti Matthijs de Ligt yang kini membela Juventus, dan Frenkie de Jong, yang memilih pindah ke Barcelona.

Dia total sudah tampil untuk klub masa kecilnya itu dalam 175 pertandingan, mencetak 41 gol dan ikut membawa Ajax memenangkan gelar juara Eredivisie serta Piala Belanda pada musim 2018/19. Klub asuhan Erik ten Hag itu sebelumnya menjadi favorit juara Eredivisie lagi pada musim 2019/20, sebelum akhirnya otoritas sepak bola setempat memutuskan untuk membatalkan kompetisi akibat pandemi.

Sumber: Kasihan, Real Madrid dan Manchester United Ditolak Bintang Ajax
Berita Bola
Video Berita Bola
Video Cerita Bola